TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Pengamat Nilai Kebiasaan Masa Lalu Bisa Bikin Golkar Pindah Haluan Usung Anies Baswedan

Pengamat Nilai Kebiasaan Masa Lalu Bisa Bikin Golkar Pindah Haluan Usung Anies Baswedan

By Joni Sitohang
10 Februari 2023
552
0
Pengamat Nilai Kebiasaan Masa Lalu Bisa Bikin Golkar Pindah Haluan Usung Anies Baswedan

TIKTAK.ID – Kunjungan Partai NasDem dan PKS ke kantor Golkar pada Selasa (7/2/23), dianggap tidak sekadar silaturahim. Kedua partai tersebut dinilai melihat adanya peluang mengajak Golkar bergabung bersama Koalisi Perubahan untuk mendukung pencalonan Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres).

Analis politik sekaligus Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago menduga pertemuan itu merupakan upaya untuk mengajak Golkar bergabung dengan Koalisi Perubahan. Dia mengatakan tabiat atau tingkah laku Golkar yang selalu dinamis dalam setiap kontestasi memungkinkan hal itu terjadi.

“Golkar ini partainya dinamis, dan ruang ini wajar saja dibaca oleh Koalisi Perubahan untuk menarik Golkar bergabung dengan Koalisi Perubahan,” ungkap Arifki melalui siaran pers, seperti dilansir Republika, Rabu (8/2/23).

Baca juga : Muncul Isu Hapus Gubernur Hingga Kades 9 Tahun, DPR Curiga Upaya Perubahan Regulasi

Sebelum PKS, Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh telah lebih dulu bertemu dengan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto. Arifki menyatakan Koalisi Perubahan yang berisikan NasDem, PKS, dan Demokrat ingin memperkokoh diri dengan menarik Golkar bergabung.

Golkar sendiri sudah berada dalam gerbong KIB bersama PAN dan PPP. Meski begitu, Arifki menyebut Golkar merupakan partai yang mudah menyesuaikan diri dengan apa pun situasi dan keadaan. Sebab, kata Arifki, sejak 2004 lalu, Partai Golkar selalu menempatkan diri di posisi aman dan selalu bergabung dengan Pemerintahan.

Menurut Arifki, saat ini ada banyak faksi-faksi di internal Golkar tersebar di beberapa kandidat Capres. Untuk itu, dia mengeklaim siapa pun pihak yang menang akan mudah untuk menarik kelembagaan Golkar yang kalah masuk ke dalam Pemerintahan.

Baca juga : Usai Bubar, Ketum GP Mania Dilabeli Kadrun Varian Baru

“KIB hingga kini belum menentukan Capres dan Cawapresnya untuk 2024. Ruang ini pun jadi lebih terbuka didekati oleh koalisi lain,” ucap Arifki.

Arifki menerangkan, jika Golkar bergabung, maka akan meminta jatah supaya kadernya bisa menjadi Cawapres bagi Anies. Dia memaparkan bahwa dua kandidat yang cocok untuk posisi tersebut adalah Airlangga Hartarto dan kader baru, Ridwan Kamil.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia mengaku pembahasan Capres dan Cawapres bakal dibicarakan bersama Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang sudah menjadi bagian dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Meski begitu, dia menegaskan bahwa kemungkinan pembahasan Capres-Cawapres dengan partai politik lain masih terbuka.

TagsAniesAnies BaswedanGolkarPemilu 2024Pilpres 2024

Related articles More from author

  • Ganjar Ikut Respons Tudingan Roy Suryo Soal Gibran dapat Bisikan di Debat Cawapres
    Nasional

    Ganjar Ikut Respons Tudingan Roy Suryo Soal Gibran dapat Bisikan di Debat Cawapres

    28 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Resmi jadi Cawapres Prabowo, Berikut Sepak Terjang Gibran yang Pernah Ngaku Tak Tertarik Politik
    Nasional

    Resmi jadi Cawapres Prabowo, Berikut Sepak Terjang Gibran yang Pernah Ngaku Tak Tertarik Politik

    24 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • Risma, Susi dan Sahroni, Tokoh Potensial Pesaing Anies Baswedan di Pilkada DKI 2022
    Nasional

    Risma, Susi dan Sahroni, Tokoh Potensial Pesaing Anies Baswedan di Pilkada DKI 2022

    17 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Sederet Tokoh Nonparpol yang Masuk Bursa Capres 2024
    Nasional

    Sederet Tokoh Nonparpol yang Masuk Bursa Capres 2024

    31 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Cak Imin: Dorongan Duet Prabowo-Muhaimin Datang dari Jabar
    Nasional

    Cak Imin: Dorongan Duet Prabowo-Muhaimin Datang dari Jabar

    5 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • Kakak Cak Imin Datangi Istana Temui Jokowi, Mau Merapat ke Pemerintahan Berikutnya?
    Nasional

    Kakak Cak Imin Datangi Istana Temui Jokowi, Mau Merapat ke Pemerintahan Berikutnya?

    23 Maret 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ketua DPD Klaim Penghapusan Ambang Batas Presiden Bisa Kembalikan Kedaulatan Rakyat
    Nasional

    Ketua DPD Klaim Penghapusan Ambang Batas Presiden Bisa Kembalikan Kedaulatan Rakyat

  • Soal Kode-kode dan Sebut Nama Jelang 2024, Pengamat: Jokowi Ingin Duetkan Prabowo-Ganjar
    Nasional

    Soal Kode-kode dan Sebut Nama Jelang 2024, Pengamat: Jokowi Ingin Duetkan Prabowo-Ganjar

  • Inilah Mimpi Jokowi yang Diwujudkan Duet Anies-Erick di DKI
    Nasional

    Inilah Mimpi Jokowi yang Diwujudkan Duet Anies-Erick di DKI

  • Pilkada Jakarta, Gerindra Godok Peluang Usung Figur Selain Ridwan Kamil
    Nasional

    Pilkada Jakarta, Gerindra Godok Peluang Usung Figur Selain Ridwan Kamil

  • Modal Ambang Batas 20 Persen, Hasto Sebut Jokowi Sulit Dapat Dukungan Kuat Rakyat
    Nasional

    Hasto Akui PDIP Sulit Koalisi dengan Demokrat dan PKS

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.