TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Beijing Sebut UU Keamanan adalah Hadiah Ulang Tahun ke-23 Hong Kong

Beijing Sebut UU Keamanan adalah Hadiah Ulang Tahun ke-23 Hong Kong

By Bagas F Sinaga
2 Juli 2020
679
0
Beijing Sebut UU Keamanan adalah Hadiah Ulang Tahun ke-23 Hong Kong

TIKTAK.ID – Wakil Direktur Eksekutif Beijing, Hong Kong dan Kantor Urusan Makau, Zhang Xiaoming mengatakan bahwa Undang-Undang Keamanan yang diterapkan di Hong Kong adalah hadiah ulang tahun dari Beijing.

“Hukum adalah hadiah ulang tahun untuk (Hong Kong) dan akan menunjukkan nilainya yang berharga di masa depan,” kata Zhang, menambahkan hukum tidak akan diterapkan surut, seperti yang dikutip Reuters, Rabu (1/7/20).

Dia melanjutkan bahwa kantor keamanan nasional daratan mematuhi hukum Tiongkok dan sistem Hong Kong tak dapat menerapkan Undang-Undang yang diharapkan Beijing. Pasal 55 Undang-Undang menyatakan bahwa kantor keamanan nasional Beijing di Hong Kong dapat menggunakan yurisdiksi atas kasus-kasus “rumit” atau “serius”.

Ini artinya para tersangka yang ditangkap kantor keamanan Beijing di Hongkong dapat diadili di China daratan. Kondisi inilah yang memicu kekhawatiran akan memberangus kebebasan sebagai wilayah otonom bagi Hong Kong.

Namun bagi para aktivis demokrasi, Undang-Undang Keamanan Beijing untuk Hong Kong bukanlah hadiah, tapi sebuah pemakaman.

“Saya melihat pagi ini ada perayaan untuk penyerahan Hong Kong, tetapi bagi saya itu adalah pemakaman, pemakaman untuk ‘satu negara dua sistem’,” kata anggota parlemen demokrasi Kwok Ka-ki.

Undang-Undang yang kontroversial itu mulai berlaku pada 30 Juni, pukul 11 malam. Beberapa aktivis pro-demokrasi yang menentang aturan itu mundur dari jabatan mereka hanya beberapa jam sebelum Undang-Undang itu berlaku. Mereka menyerukan agar kampanye demokrasi terus berlanjut di lepas pantai.

Menurut Undang-Undang itu, agen keamanan Beijing akan berbasis di Hong Kong secara resmi untuk pertama kalinya, dengan kekuatan yang melampaui hukum lokal kota.

Undang-Undang yang masih kontroversial itu akan menghukum tindakan pemisahan diri, subversi, terorisme, dan kolusi dengan pasukan asing yang akan mendapat ganjaran penjara hingga seumur hidup. Undang-Undang itu juga disebut sebagai era baru pusat keuangan Asia yang lebih otoriter.

Ketentuan lain dalam Undang-Undang itu mengatur para pelaku demokrasi dan aktivis hak asasi di kota itu. Mereka dilarang melanggar undang-undang pemilihan dan pegawasan yang lebih ketat kepada organisasi non-pemerintah dan kelompok media.

Berbicara pada upacara pengibaran bendera untuk menandai ulang tahun penyerahan Hong Kong dari London ke Beijing pada 1997, pemimpin kota Hong Kong Carrie Lam mengatakan Undang-Undang Keamanan adalah perkembangan yang paling penting sejak kota itu kembali ke Beijing.

“Ini juga merupakan keputusan yang tak terhindarkan dan segera untuk memulihkan stabilitas di masyarakat,” kata Lam di tempat yang sama di depan pelabuhan di mana 23 tahun lalu gubernur kolonial terakhir, Chris Patten, dengan penuh air mata menyerahkan kembali Hong Kong ke pemerintahan China.

Pihak berwenang di Beijing dan Hong Kong telah berulang kali mengatakan Undang-Undang ini ditujukan untuk beberapa “pembuat onar” dan tidak akan mempengaruhi hak dan kebebasan, atau kepentingan investor di Hong Kong.

Namun, para kritikus tetap khawatir Undang-Undang ini akan menghancurkan kebebasan luas di Hong Kong yang dipandang sebagai kunci keberhasilannya sebagai pusat keuangan global. Klaim itu ditolak oleh Beijing.

“Dengan dirilisnya rincian lengkap Undang-Undang itu, harus jelas bagi mereka yang ragu bahwa ini bukan Hong Kong tempat mereka tumbuh,” kata Kepala Penelitian Ekuitas, Tellimer di Dubai, Hasnain Malik.

“Perbedaannya adalah bahwa hubungan Amerika dan China jauh lebih buruk dan ini dapat digunakan sebagai alasan untuk menghalangi peran Hong Kong sebagai pusat keuangan,” lanjutnya.

Para pengkritik hukum khawatir Undang-Undang baru itu akan menghancurkan kebebasan yang dijanjikan ke Hong Kong selama 50 tahun ketika kembali ke Beijing di bawah model pemerintahan “satu negara, dua sistem”.

TagsBeijingBerita Dunia Hari IniChinaHong KongTiongkokUU KeamananWakil Direktur Eksekutif Beijing Hong Kong dan Kantor Urusan MakauZhang Xiaoming

Related articles More from author

  • Internasional

    Pekerjakan Terlalu Banyak Wanita, Wali Kota Paris Kena Denda

    17 Desember 2020
    By William Putra Wijaya
  • Bus Penumpang Meledak, Sembilan Orang Tewas di Afghanistan
    Internasional

    Bus Penumpang Meledak, Sembilan Orang Tewas di Afghanistan

    25 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Israel Kembali Gempur Jalur Gaza
    Internasional

    Israel Kembali Gempur Jalur Gaza

    18 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Perayaan Pekan Kemerdekaan Amerika Malah Diwarnai 45 Insiden Penembakan di New York
    Internasional

    Perayaan Pekan Kemerdekaan Amerika Malah Diwarnai 45 Insiden Penembakan di New York

    11 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • Sederet Artis Hollywood Bakal Tampil di Pelantikan Joe Biden, Siapa Saja Mereka?
    Internasional

    Sederet Artis Hollywood Bakal Tampil di Pelantikan Joe Biden, Siapa Saja Mereka?

    18 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Taiwan Ancam China dengan Rudal Supersonik
    Internasional

    Taiwan Ancam China dengan Rudal Supersonik

    22 Juni 2022
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kubu AMIN Respons Fahri Hamzah Soal ‘Anies dan Cak Imin Bakal Jadi Tersangka Usai Pilpres 2024’
    Nasional

    Kubu AMIN Respons Fahri Hamzah Soal ‘Anies dan Cak Imin Bakal Jadi Tersangka Usai Pilpres 2024’

  • MUI Terbitkan Fatwa Baru, Haram Beri Uang ke Pengemis Sehat dan Malas Kerja
    Nasional

    MUI Terbitkan Fatwa Baru, Haram Beri Uang ke Pengemis Sehat dan Malas Kerja

  • iPhone SE 2 2020 Bakal Segera Dirilis, Kira-kira Berapa Harganya?
    Teknologi

    iPhone SE 2 2020 Bakal Segera Dirilis, Kira-kira Berapa Harganya?

  • NASA: Kolab dengan Film ‘Lightyear’ Jadi Inspirasi Ekplorasi Mars
    Teknologi

    NASA: Kolab dengan Film ‘Lightyear’ Jadi Inspirasi Eksplorasi Mars

  • GP Mania Optimis Megawati Bakal Rasional Pilih Ganjar jadi Capres 2024
    Nasional

    Ketua Joman Sebut Jokowi Kini Punya Beban dan Ketakutan, Apa Itu?

Artikel Terbaru

  • Mutasi Besar-Besaran Kapolri Suyudi, 6 Wakapolda Diganti 3 November 2026
  • SSD NVMe vs SSD SATA: Mana yang Lebih Cepat untuk Laptop? 3 November 2026
  • Infeksi Saluran Kemih: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya 3 November 2026
  • Denny Indrayana: Gibran Tak Lagi Memenuhi Syarat sebagai Wapres 3 November 2026
  • Kapolres Sukoharjo dan 3 Anggota Dicopot Buntut Geledah Ponpes Dini Hari 2 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (98)
  • Keuangan (24)
  • Kuliner (1,070)
  • Nasional (8,039)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,307)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.