TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›AS Janji Hapus Sudan dari Daftar ‘Negara Sponsor Terorisme’ dengan Syarat Harus Bayar 335 Juta Dolar

AS Janji Hapus Sudan dari Daftar ‘Negara Sponsor Terorisme’ dengan Syarat Harus Bayar 335 Juta Dolar

By Bagas F Sinaga
20 Oktober 2020
523
0
AS Janji Hapus Sudan dari Daftar 'Negara Sponsor Terorisme' dengan Syarat Harus Bayar 335 Juta Dolar

TIKTAK.ID – Sudan harus membayar mahal untuk menghapus negaranya dari daftar hitam “Negara Sponsor Terorisme” yang dilabeli oleh Amerika. Khartoum harus merogoh kocek sebesar 335 juta dolar Amerika sebagai kompensasi yang harus dibayarkan kepada korban serangan kelompok teror terhadap militer AS dan keluarganya.

Kepastian penghapusan Sudan dari daftar hitam tersebut disampaikan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada Senin (19/10/20).

Tak hanya itu, kesepakatan tersebut juga dapat menggerakkan langkah-langkah Sudan untuk membangun hubungan diplomatik dengan Israel, kata seorang pejabat AS mengatakan kepada Reuters, mengikuti langkah serupa yang dilakukan oleh Uni Emirat Arab dan Bahrain yang ditengahi AS. Detailnya masih dikerjakan, kata sumber itu.

Meskipun Trump tidak menyebutkan Israel dalam tweetnya yang mengumumkan terobosan dengan Sudan, pemulihan hubungan antara Israel dan negara Arab lain akan memberi Trump pencapaian diplomatik baru saat ia berupaya untuk kembali terpilih pada 3 November.

Penunjukan Sudan sebagai “Negara Sponsor Terorisme” berawal dari penguasa yang digulingkan Omar al-Bashir, sehingga menyulitkan Pemerintah transisi untuk mengakses bantuan hutang yang sangat dibutuhkan dan pembiayaan luar negeri.

Banyak orang di Sudan mengatakan penunjukan itu, yang diberlakukan pada 1993 karena Washington yakin Bashir mendukung kelompok-kelompok militan, tak lagi berlaku sejak dia digulingkan tahun lalu dan Sudan telah lama bekerja sama dalam penanggulangan terorisme.

Negosiasi AS-Sudan telah difokuskan pada dana yang Washington ingin Khartoum setorkan dalam escrow untuk dibayarkan kepada para korban serangan al-Qaeda di Kedutaan AS di Kenya dan Tanzania pada 1998, kata sumber Pemerintah AS.

“Kabar baik! Pemerintah baru Sudan membuat kemajuan besar, setuju untuk membayar $ 335 JUTA kepada korban teror warga AS dan keluarga”, cuit Trump. “Setelah ini saya akan mencabut Sudan dari daftar Negara Sponsor Terorisme”.

Sumber Pemerintah Sudan mengatakan Khartoum siap membayar kompensasi kepada korban pemboman di Kedutaan Besar AS.

“Terima kasih banyak, Presiden Trump!” Perdana Menteri Sudan Abdalla Hamdok menulis dalam akun twitternya. “Kami sangat menantikan pemberitahuan resmi Anda kepada Kongres yang membatalkan penunjukan Sudan sebagai Negara Sponsor Terorisme”.

Sementara Trump tidak dapat bertindak sendiri untuk menghapus Sudan dari daftar itu, karena Undang-Undang Kongres diperlukan untuk memastikan aliran pembayaran kepada korban pemboman Kedutaan dan keluarga mereka -dan tindakan segera di Capitol Hill masih jauh dari pasti.

Edith Bartley, Juru Bicara warga Amerika yang tewas dalam pemboman Nairobi, mengatakan dana tersebut akan memenuhi komitmen tiga presiden berturut-turut “untuk kondisi normalisasi (dengan AS) tentang kompensasi korban selamat dan keluarga mereka yang hilang karena tindakan teror”.

TagsAmerika SerikatASBerita Dunia Hari IniNegara SponsorSudanTerorisme

Related articles More from author

  • Sebuah Mobil Tabrak Parade Natal di AS, 5 Orang Tewas
    Internasional

    Sebuah Mobil Tabrak Parade Natal di AS, 5 Orang Tewas

    24 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • Israel Kembali Gempur Jalur Gaza
    Internasional

    Israel Kembali Gempur Jalur Gaza

    18 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Kepala Staf Kepresidenan Nigeria Meninggal Karena Covid-19
    Internasional

    Kepala Staf Kepresidenan Nigeria Meninggal Karena Covid-19

    20 April 2020
    By William Putra Wijaya
  • Senat Buka Opsi Dakwa Presiden Brasil 13 Tuntutan Pidana, Termasuk Pembunuhan
    Internasional

    Senat Buka Opsi Dakwa Presiden Brasil 13 Tuntutan Pidana, Termasuk Pembunuhan

    23 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Houthi tembak jatuh drone AS
    Internasional

    Houthi Klaim Tembak Jatuh Drone Amerika

    12 Desember 2019
    By William Putra Wijaya
  • Guntur Romli: MUI Tempat Berlindung Jaringan Terorisme
    Nasional

    Guntur Romli: MUI Tempat Berlindung Jaringan Terorisme

    18 Februari 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tren #KaburAjaDulu Menggema, Bentuk Kekecewaan Masyarakat RI?
    Nasional

    Tren #KaburAjaDulu Menggema, Bentuk Kekecewaan Masyarakat RI?

  • PDIP Godok 10 Nama Bursa Cawapres Ganjar, Puan: Ada Pak AHY
    Nasional

    PDIP Godok 10 Nama Bursa Cawapres Ganjar, Puan: Ada Pak AHY

  • Ole Gunnar Solskjaer Tegaskan Dirinya Sosok yang Tepat Tangani MU
    Olahraga

    Ole Gunnar Solskjaer Tegaskan Dirinya Sosok yang Tepat Tangani MU

  • Kalung 'Anti-Corona' Kementan Belum Diuji Spesifik, Dokter Ahli Obat Tradisional Imbau Masyarakat Hati-hati
    Nasional

    Kalung ‘Anti-Corona’ Kementan Belum Diuji Spesifik, Dokter Ahli Obat Tradisional Imbau Masyarakat Hati-hati

  • Farhat Abbas Bentuk Partai Pandai, Gaet Dokter Louis Owen Jadi Sekjen
    Nasional

    Farhat Abbas Bentuk Partai Pandai, Gaet Dokter Louis Owen Jadi Sekjen

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.