TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Serangan Kelompok Bersenjata di Niger Tewaskan Puluhan Warga Sipil

Serangan Kelompok Bersenjata di Niger Tewaskan Puluhan Warga Sipil

By Bagas F Sinaga
3 Januari 2021
445
0
Serangan Kelompok Bersenjata di Niger Tewaskan Puluhan Warga Sipil

TIKTAK.ID – Menteri Dalam Negeri Niger, Alkache Alhada pada Minggu (3/1/21) mengatakan Sedikitnya 70 warga sipil tewas dalam serangan serentak di dua desa di Niger, dekat zona perbatasan dengan Mali.

Alkache mengatakan serangan itu terjadi pada Sabtu kemarin di desa Tchombangou dan Zaroumdareye dekat perbatasan dengan Mali. Sedikitnya 20 orang juga terluka.

Menteri menduga bahwa serangan itu diyakini sebagai pembalasan atas pembunuhan dua anggota kelompok militan oleh penduduk desa itu sebelumnya.

Reporter Al Jazeera, melaporkan dari Ibu Kota Niger, Niamey, mengatakan serangan itu terjadi di salah satu daerah paling rentan di perbatasan.

Para pejabat mengatakan mereka mencurigai para penyerang menyeberang ke Niger dari negara tetangga Mali. Daerah tempat penyerangan juga menjadi saksi kekerasan antarkomunitas. Delegasi Pemerintah saat ini sedang dalam perjalanan ke daerah itu untuk menyelidiki apa yang terjadi.

Seorang wartawan lokal mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa 50 orang tewas di Tchombangou, sementara Reuters, mengutip sumber keamanan, mengatakan sedikitnya 49 orang tewas dan 17 lainnya luka-luka di desa yang sama.

Sementara itu 30 lainnya tewas di Zaroumdareye, Reuters melaporkan, mengutip sumber keamanan kedua.

Kekerasan itu terjadi pada hari yang sama ketika Niger mengumumkan hasil putaran pertama pemilihan presiden.

Mantan Menteri Dalam Negeri, Mohamed Bazoum dari Partai Nigeria untuk Demokrasi dan Sosialisme memimpin pemungutan suara dengan 39 persen suara. Dia sekarang akan menghadapi mantan Presiden Mahamane Ousmane, yang mengumpulkan 17 persen suara, dalam pemilihan ulang pada 20 Februari nanti.

Lokasi tempat serangan hari Sabtu terjadi, Mangaize, terletak di Tillaberi, wilayah yang luas dan tidak stabil di perbatasan Niger, Mali, dan Burkina Faso.

Kekerasan telah melanda Mali dan yang paling parah Burkina Faso, tetapi juga meluas ke Niger barat. Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, setidaknya 4.000 orang di tiga negara itu tewas dalam kekerasan yang terkait dengan kelompok bersenjata pada 2019.

Pada 21 Desember, tujuh tentara Nigeria tewas dalam serangan di Tillaberi, sementara 34 penduduk desa dibantai di wilayah tenggara Diffa di perbatasan Nigeria bulan lalu.

Pengajar di Universitas Aberdeen di Inggris Raya, Manu Lekunze menyebutkan “populasi yang terus bertambah, kemiskinan dan perubahan iklim” sebagai pendorong ketidakstabilan di wilayah Sahel.

Akan tetapi Niger, Chad, Burkina Faso dan Mali memiliki “masalah struktural mendasar” di mana negara menjadi “tidak mampu memberikan jaminan keamanan, baik secara individu maupun kolaboratif” di Sahel, kata Lekunze.

“Kita perlu menerima fakta ini dan mulai berpikir tentang bagaimana negara-negara ini perlu direformasi secara fundamental untuk memenuhi tantangan yang mereka hadapi di abad ke-21,” katanya.

TagsAlkache AlhadaBerita Dunia Hari IniKelompok BersenjataMenteri Dalam Negeri NigerNigerserangan terorWarga Sipil

Related articles More from author

  • RSF Tuntut Pidana Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman
    Internasional

    RSF Tuntut Pidana Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman

    3 Maret 2021
    By William Putra Wijaya
  • Ceko Restui Warganya Gabung Militer Ukraina
    Internasional

    Ceko Restui Warganya Gabung Militer Ukraina

    18 Mei 2022
    By William Putra Wijaya
  • Setelah Dikudeta, Aung San Suu Kyi Didakwa Langgar UU Ekspor-Impor
    Internasional

    Setelah Dikudeta, Aung San Suu Kyi Didakwa Langgar UU Ekspor-Impor

    3 Februari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Ukraina: Saat ini Tak Mungkin Ambil Kembali Krimea secara Militer dari Rusia
    Internasional

    Ukraina: Saat ini Tak Mungkin Ambil Kembali Krimea secara Militer dari Rusia

    7 Februari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Sebut Perilaku Trump Mengerikan, Istri Obama Minta Semua Akun Medsos Presiden AS itu Diblokir Selamanya
    Internasional

    Sebut Perilaku Trump Mengerikan, Istri Obama Minta Semua Akun Medsos Presiden AS itu Diblokir Selamanya

    9 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Navalny Tuding Putin yang Meracunnya
    Internasional

    Navalny Tuding Putin yang Meracunnya

    3 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Elite PAN Merapat ke Rumah Zulhas, Benarkah Bahas Reshuffle?
    Nasional

    Elite PAN Merapat ke Rumah Zulhas, Benarkah Bahas Reshuffle?

  • Teknologi Terbaru OPPO Reno5 F, Dukung Kebutuhan Milenial
    Teknologi

    Teknologi Terbaru OPPO Reno5 F, Dukung Kebutuhan Milenial

  • Declassified: Pasukan Inggris 'Diam-diam Beroperasi Bantu Saudi di Yaman'
    Internasional

    Declassified: Pasukan Inggris ‘Diam-diam Beroperasi Bantu Saudi di Yaman’

  • Golkar-PAN Beri Kode Partai Parlemen 'Biru' Bakal Gabung Koalisi Prabowo, Demokrat?
    Nasional

    Golkar-PAN Beri Kode Partai Parlemen ‘Biru’ Bakal Gabung Koalisi Prabowo, Demokrat?

  • Ahok: Kalau Pertamina Kaya Raya, Pemerintah Pasti Kaya, dan Rakyat juga Kaya
    Nasional

    Ahok: Kalau Pertamina Kaya Raya, Pemerintah Pasti Kaya, dan Rakyat juga Kaya

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.