TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Setelah Dikudeta, Aung San Suu Kyi Didakwa Langgar UU Ekspor-Impor

Setelah Dikudeta, Aung San Suu Kyi Didakwa Langgar UU Ekspor-Impor

By William Putra Wijaya
3 Februari 2021
593
0
Setelah Dikudeta, Aung San Suu Kyi Didakwa Langgar UU Ekspor-Impor

TIKTAK.ID – Sejak militer melancarkan kudeta pada Senin (1/2/21) lalu, hingga saat ini pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi belum diketahui keberadaannya. Malahan, baru-baru ini muncul tuduhan yang diajukan oleh polisi Maynmar terhadap Suu Kyi.

Tuduhan itu menyebut Suu Kyi melanggar Undang-Undang Impor dan Ekspor, serta kepemilikan perangkat komunikasi yang melanggar hukum. Karena itu, dokumen polisi menyebutkan Suu Kyi akan ditahan hingga 15 Februari.

Bukan hanya Suu Kyi, Presiden Myanmar yang dikudeta, Win Myint juga didakwa polisi karena diduga melanggar aturan protokol kesehatan yang melarang pertemuan selama masa pandemi.

Keberadaan keduanya kini masih belum jelas, namun sejumlah laporan mengatakan bahwa Suu Kyi ditahan di kediamannya di Ibu Kota Nya Pyi Taw.

Kudeta militer dipimpin Panglima Angkatan Bersenjata, Min Aung Hlaing didasari oleh dugaan kecurangan yang terjadi pada pemilihan umum pada November tahun lalu. Pemilihan itu dimenangkan oleh Liga Nasional untuk Demokrasi Suu Kyi.

Kini, Aung Hlaing telah menempatkan 11 anggota junta yang berkuasa di bawah keadaan darurat selama setahun.

Namun kudeta militer itu bukan tanpa perlawanan. Aktivis di Myanmar mulai menyerukan pembangkangan sipil.

Banyak petugas medis rumah sakit yang melakukan protes atas kudeta itu dengan cara berhenti bekerja. Atau jika mereka memilih untuk melanjutkan pekerjaannya, mereka akan memakai pita merah atau hitam sebagai simbol pembangkangan dalam kemarahan yang membara atas penindasan demokrasi yang berumur pendek di Myanmar.

Staf medis yang memprotes mengatakan mereka menuntut pembebasan Suu Kyi.

Dengan mengenakan pita merah, atau hitam, mereka berfoto memberi hormat salam tiga jari yang dikutip dari film “Hunger Games” dan digunakan oleh para demonstran di Thailand pada tahun lalu.

Sementara itu di media sosial, banyak yang melakukan protes atas kudeta itu dengan mengubah gambar profil mereka menjadi warna merah.

“Pembangkangan sipil adalah salah satu taktik yang dilakukan oleh kaum muda di Myanmar saat ini untuk melakukan kampanye di seluruh negeri,” kata pendiri Jaringan Pemuda Yangon, Thinzar Shunlei kepada BBC.

“Mereka menyerukan tindakan terutama dari pegawai negeri, berhenti bekerja untuk Pemerintah, untuk junta militer.”

Mereka juga membuat grup Facebook untuk mengoordinasikan kampanye perlawanan atas kudeta militer itu.

Namun hanya sedikit protes besar yang terjadi, yaitu pada Selasa malam kemarin, ketika pengemudi membunyikan klakson mereka di kota utama, Yangon, dan penduduk memukul-mukul panci mereka.

Setelah kudeta, sebagian besar kota di Myanmar tetap tenang dengan pasukan berpatroli dan pemberlakuan jam malam.

TagsAung San Suu KyiBerita Dunia Hari IniKudeta militerMyanmarUU Ekspor-Impor

Related articles More from author

  • Kremlin Masih Ogah Ucapkan Selamat kepada Joe Biden
    Internasional

    Kremlin Masih Ogah Ucapkan Selamat kepada Joe Biden

    27 November 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Jubir Dewan Keamanan Nasional Biden Sebut Sanksi China 'Sinis'
    Internasional

    Jubir Dewan Keamanan Nasional Biden Sebut Sanksi China ‘Sinis’

    23 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Mesir Ringkus Pentolan Ikhwanul Muslimin
    Internasional

    Mesir Ringkus Pentolan Ikhwanul Muslimin

    29 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Mantan Presiden Brasil Lula Bakal Dukung Siapa pun Lawan Bolsonaro di Pilpres 2022
    Internasional

    Mantan Presiden Brasil Lula Bakal Dukung Siapa pun Lawan Bolsonaro di Pilpres 2022

    23 September 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Polisi Lebanon Tewaskan 9 Anggota Jaringan ISIS
    Internasional

    Polisi Lebanon Tewaskan 9 Anggota Jaringan ISIS

    28 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • Taliban Klaim Taklukkan Panjshir
    Internasional

    Taliban Klaim Taklukkan Panjshir

    7 September 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Mendikdasmen: Pembelajaran di Daerah Bencana Sudah 100 Persen, Tapi Bergantian di Tenda
    Nasional

    Mendikdasmen: Pembelajaran di Daerah Bencana Sudah 100 Persen, Tapi Bergantian di Tenda

  • Nasional

    Erick Thohir Pecat Dirut Garuda yang Terbukti Selundupkan Komponen Harley

  • Neymar Gabung Al Hilal, Mantan Pemain Barcelona: Salah Langkah
    Olahraga

    Neymar Gabung Al Hilal, Mantan Pemain Barcelona: Salah Langkah

  • Viral Beredar Video Pesawat Garuda Angkut Ferrari Merah, Ini Komentar Erick Thohir
    NasionalViral

    Viral Beredar Video Pesawat Garuda Angkut Ferrari Merah, Ini Komentar Erick Thohir

  • Siap Masuk Koalisi, Airlangga Ngaku Sudah Bahas Power Sharing Bareng Prabowo
    Nasional

    Siap Masuk Koalisi, Airlangga Ngaku Sudah Bahas Power Sharing Bareng Prabowo

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.