TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Aneh! Dinas Intelijen Saudi Tangkap Ulama Perempuan karena Ngajar Ngaji di Rumah

Aneh! Dinas Intelijen Saudi Tangkap Ulama Perempuan karena Ngajar Ngaji di Rumah

By Bagas F Sinaga
18 Februari 2021
487
0
Aisha Al-Muhajiri

TIKTAK.ID – Pihak berwenang di Arab Saudi dilaporkan telah menangkap ulama perempuan terkenal, Aisha Al-Muhajiri. Menurut Prisoners of Conscience, dia ditangkap karena dia terus berdakwah dan mengajar Al-Qur’an di rumahnya di kota suci Makkah.

Ulama perempuan berusia 65 tahun itu dilaporkan ditangkap oleh 20 anggota dinas intelijen Arab Saudi.

Prisoners of Conscience, organisasi yang melaporkan penangkapan dan penindasan Pemerintah Saudi terhadap aktivis dan tokoh masyarakat, melaporkan dua wanita lainnya ditangkap bersama Al-Muhajiri.

“Satu dari dua perempuan itu berusia 80 tahun, sementara keluarga seorang perempuan lainnya menolak untuk mengungkapkan informasi apa pun tentang dia,” kata organisasi tersebut, seperti dikutip dariMiddle East Monitor, Selasa (16/2/21).

Organisasi itu menambahkan bahwa setelah penangkapan mereka, siapa pun yang menanyakan tentang penahanan atau dakwaan juga akan ditangkap, termasuk anak-anak Al-Muhajiri sendiri.

“Kami mengonfirmasi bahwa anak-anak pendakwah Aisha Al-Muhajiri diancam dengan penahanan ketika mereka menanyakan tentang dia setelah dia ditangkap,” kata organisasi tersebut.

“Pihak berwenang dilaporkan mengatakan; ‘Kami akan menangkap siapa pun yang menanyakan tentang dia’,” lanjut organisasi Prisoners of Conscience mengutip ancaman pihak berwenang Arab Saudi.

Masih menurut organisasi itu, Al-Muhajiri ditahan di Penjara Dhahban dekat kota pesisir Jeddah.

Pemerintah Arab Saudi maupun otoritas terkait belum berkomentar atas laporan tersebut.

Sejumlah ulama, aktivis, dan kritikus rezim Arab Saudi telah ditangkap selama beberapa tahun terakhir. Bahkan ulama yang sangat dihormati dan terkenal pernah ditahan hanya karena mengomentari urusan terkini atau kebijakan Kerajaan, di antaranya adalah Aid Al-Qarni, Ali Al-Omari, Safar Al-Hawali, Omar Al-Muqbil, dan Salman al-Ouda. Banyak yang dikenal sebagai reformis dan karenanya dipandang sebagai ancaman oleh penguasa de facto Putra Mahkota, Muhammad Bin Salman.

Tindakan kerasnya terhadap cendekiawan Muslim yang telah lama menjadi suara utama di Arab Saudi merupakan upaya untuk mengekang pengaruh mereka. Inisiatif kebijakan luar negeri Muhammad Bin Salman dan upayanya yang keras untuk memodernisasi Kerajaan telah menjadi sasaran khusus para kritikus.

Bahkan para sarjana asing tidak lolos di bawah tindakan keras itu. Aimidoula Waili dari minoritas Muslim Uighur yang dianiaya di China ditangkap oleh otoritas Saudi pada November atas permintaan Pemerintah China. Setelah ditahan di China beberapa tahun lalu sebelum melarikan diri ke Turki, Waili dilaporkan berisiko dideportasi ke China.

TagsAisha Al-MuhajiriArab SaudiBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahDinas Intelijen Arab SaudiUlama Perempuan

Related articles More from author

  • Rusia Sambut Baik Persatuan Fatah dan Hamas Hadapi Aneksasi Tepi Barat oleh Israel
    Internasional

    Rusia Sambut Baik Persatuan Fatah dan Hamas Hadapi Aneksasi Tepi Barat oleh Israel

    6 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Tarik Rudal Canggih dan Ratusan Tentaranya dari Arab, Benarkah AS Sedang Bersiap Tinggalkan Saudi?
    Internasional

    Tarik Rudal Canggih dan Ratusan Tentaranya dari Arab, Benarkah AS Sedang Bersiap Tinggalkan Saudi?

    9 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Uni Eropa Kecam Cara Trump Tangani Demonstrasi 'Black Lives Matter'
    Internasional

    Uni Eropa Kecam Cara Trump Tangani Demonstrasi ‘Black Lives Matter’

    21 Juni 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Kremlin: Tuduhan Barat Soal Invasi Rusia ke Ukraina adalah Provokasi Berbahaya
    Internasional

    Kremlin: Tuduhan Barat Soal Invasi Rusia ke Ukraina adalah Provokasi Berbahaya

    22 Februari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Senat Buka Opsi Dakwa Presiden Brasil 13 Tuntutan Pidana, Termasuk Pembunuhan
    Internasional

    Senat Buka Opsi Dakwa Presiden Brasil 13 Tuntutan Pidana, Termasuk Pembunuhan

    23 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Beijing Klaim Krisis Taiwan adalah Permusuhan Terbesar China-AS
    Internasional

    Beijing Klaim Krisis Taiwan adalah Permusuhan Terbesar China-AS

    30 Januari 2022
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Menang Telak Lawan Kandidat PKS, Politikus Gerindra Ahmad Riza Patria Resmi Jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta
    Nasional

    Menang Telak Lawan Kandidat PKS, Politikus Gerindra Ahmad Riza Patria Resmi Jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta

  • Tweet Ferdinand Hutahaean Soal 'Caplin' Berbuntut Panjang, Putri JK Laporkan ke Polisi
    Nasional

    Tweet Ferdinand Hutahaean Soal ‘Caplin’ Berbuntut Panjang, Putri JK Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ajak Rabithah Alawiyah Sampaikan Pesan Harkamtibmas dengan Bahasa Umat
    Nasional

    Kapolri Ajak Rabithah Alawiyah Sampaikan Pesan Harkamtibmas dengan Bahasa Umat

  • Sandiaga Uno Terus Genggam Tasbih Selama Prosesi Pelantikan Menteri
    Nasional

    Sandiaga Uno Terus Genggam Tasbih Selama Prosesi Pelantikan Menteri

  • Istana Tegaskan Jokowi Masih Berhubungan Baik dengan Megawati
    Nasional

    Istana Tegaskan Jokowi Masih Berhubungan Baik dengan Megawati

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.