TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Akibat Demontrasi Buruh, Prancis Nyaris Lumpuh

Akibat Demontrasi Buruh, Prancis Nyaris Lumpuh

By William Putra Wijaya
6 Desember 2019
706
0

TIKTAK.ID – Prancis menghadapi demonstrasi terburuk di negeri itu dalam beberapa dekade terakhir. Demonstrasi kali ini diikuti oleh banyak komponen masyarakat seperti pekerja kereta api, guru dan petugas gawat darurat rumah sakit, pada Kamis (5/12/19), seperti yang dilaporkan Reuters.

Selain itu, pekerja bandara, pengemudi truk dan polisi juga ikut bergabung dalam mogok kerja. Ini merupakan bentuk meluasnya ketidakpuasan rakyat Prancis atas upaya Macron untuk menciptakan ekonomi Prancis lebih kompetitif dengan memangkas pengeluaran kepentingan publik.

Perusahaan kereta api negara Prancis, SNCF mengatakan hanya 1 dari 10 kereta api cepat yang akan beroperasi. Sementara itu, polisi melaporkan kabel listrik yang menghubungkan Paris dan Riviera telah dirusak.

Selain kereta api, otoritas penerbangan sipil juga meminta maskapai untuk membatalkan 20% penerbangan mereka karena efek knock-on dari pemogokan.

Baca juga: Jerman Usir 2 Diplomat Rusia yang Dituduh Terlibat Konspirasi Pembunuhan

Para demonstran menuntut Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk membatalkan rencana perombakan sistem pensiun di Prancis.

Demonstrasi ini mengakibatkan jaringan sistem transportasi di Paris terhenti. Bahkan para pekerja mengancam akan melumpuhkan layanan publik dan ekonomi Prancis selama berhari-hari. Ini menjadi tantangan terberat agenda reformasi Macron sejak meletusnya demonstrasi “Rompi Kuning” di Prancis. Aturan di Prancis sendiri mensyaratkan layanan publik seminim mungkin dipertahankan selama mogok.

Macron sendiri beralasan ingin penyederhanaan sistem pensiun di Prancis. Selama ini lebih dari 40 rencana pensiun berbeda, termasuk batas umur dan uang tunjangan. Misalnya, pekerja kereta api, pelaut dan penari balet Paris Opera House mendapat pensiun hingga dekade lebih awal dari rata-rata pekerja lain.

Baca juga: Trump Juluki Kim Jong Un ‘Rocket Man’

Macron menganggap sistem seperti itu tak adil dan terlalu mahal. Dia menginginkan sistem yang berbasis tunggal bagi setiap sen yang dibayarkan sebagai kontribusinya. Sebab menurutnya setiap pensiunan memiliki hak yang sama.

Bentrok antara polisi anti huru-hara dengan demonstran terjadi di beberapa kota. Di Nantes, polisi menembakkan gas air mata ke pengunjuk rasa yang melempari polisi.

Di Lyon dan Marseille, ribuan pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan, “Macron tersesat” dan “Jangan sentuh pensiun kami”.

“Yang harus kita lakukan adalah menutup perekonomian,” kata seorang pejabat senior serikat pekerja Force Ouvriere, Christian Grolier, kepada Reuters.

Sementara itu di Paris, Polisi membuat blokade di jalan-jalan sekitar kantor kepresidenan dan perdana menteri.

Menteri Dalam Negeri Prancis Christophe Castaner mengatakan ribuan pengunjuk rasa “Blok Hitam” dan “Rompi Kuning” yang sebelumnya turun ke jalan karena protes biaya hidup dan anggapan elitisme kelas politik, mungkin akan membuat kerusuhan.

Baca juga: Rusia Terbitkan Aturan Media ‘Agen Asing’

Castaner meminta semua toko yang dilalui rute demonstran untuk tutup. Polisi telah menyiapkan 6 ribu personel, termasuk puluhan perwira reaksi cepat dengan sepeda motor.

Prancis memiliki pengalaman buruk di masa lalu terkait upaya reformasi pensiun. Pada 1995, pemerintah konservatif mantan Presiden Jacques Chirac menyerah kepada tuntutan serikat pekerja setelah protes berminggu-minggu melumpuhkan Prancis.

Namun kali ini, sebuah survei yang dilakukan bulan lalu menunjukkan opini publik terpecah atas reformasi pensiun Macron.

Baca juga: Aktivis Kemanusiaan Jepang Peraih ‘Nobel Asia’ Tewas di Afghanistan

TagsChristophe CastanerDemo BuruhEmmanuel MacronJacques ChiracPrancis

Related articles More from author

  • Ikuti Jejak Prancis, Spanyol Siapkan Aturan Pajak Digital
    Internasional

    Ikuti Jejak Prancis, Spanyol Siapkan Aturan Pajak Digital

    20 Februari 2020
    By William Putra Wijaya
  • Macron Komentar 'Sembrono’ Soal Islam, Asosiasi Pedagang Arab Boikot Produk Prancis
    Internasional

    Macron Komentar ‘Sembrono’ Soal Islam, Asosiasi Pedagang Arab Boikot Produk Prancis

    28 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Macron Khawatir Konflik Ukraina Menyebar ke Negara Tetangga
    Internasional

    Macron Khawatir Konflik Ukraina Menyebar ke Negara Tetangga

    22 Mei 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Kandidat Presiden Prancis Tuding AS Sengaja Terus Adu Domba Eropa dan Rusia
    Internasional

    Kandidat Presiden Prancis Tuding AS Sengaja Terus Adu Domba Eropa dan Rusia

    29 Januari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Belarus Usir Duta Besar Prancis
    Internasional

    Belarus Usir Duta Besar Prancis

    23 Oktober 2021
    By William Putra Wijaya
  • TIKTAK.ID - Polisi Turki Tangkap 13 Anggota ISIS Diduga Bersiap Lakukan Teror Malam Tahun Baru
    Internasional

    Polisi Turki Tangkap 13 Anggota ISIS Diduga Bersiap Lakukan Teror Malam Tahun Baru

    19 Desember 2019
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tips Atasi Mood Swing Saat PMS
    Tips & Tutorial

    Tips Atasi Mood Swing Saat PMS

  • Gerindra Beri Bocoran Kriteria Cawapres Pendamping Prabowo di 2024
    Nasional

    Gerindra Beri Bocoran Kriteria Cawapres Pendamping Prabowo di 2024

  • Petani India Lanjutkan Protes dengan Aksi Mogok Makan
    Internasional

    Petani India Lanjutkan Protes dengan Aksi Mogok Makan

  • Jokowi Ancang-ancang Hentikan Ekspor Puluhan Juta Ton Bauksit
    Nasional

    Jokowi Ancang-ancang Hentikan Ekspor Puluhan Juta Ton Bauksit

  • Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Siapa yang Pimpin DKI Jakarta?
    Nasional

    Anies Paling Banyak Dipilih Anak Muda jadi Presiden 2024, Wagub DKI: Terlalu Prematur!

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.