TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Ahok Blak-blakan Soal Dirinya Tak Dikehendaki Jadi Pasangan Jokowi di Pilkada DKI

Ahok Blak-blakan Soal Dirinya Tak Dikehendaki Jadi Pasangan Jokowi di Pilkada DKI

By Joni Sitohang
13 Februari 2021
659
0
Diledek Komut Rasa Dirut, Ahok: Saya Dirut Nyaru Komut

TIKTAK.ID – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mengungkapkan bahwa dirinya merasa tidak pernah diharapkan publik untuk menjadi pendamping Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat mengikuti kontestasi Pilkada 2012 DKI Jakarta.

Menurut Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) ini, ketika itu ada banyak pihak yang meragukannya sebagai calon wakil gubernur akibat latar belakangnya.

“Saya hanya dengar, sebenarnya saat itu pendamping Pak Jokowi bukan saya. Sebab, saya akan menurunkan nilai seorang Pak Jokowi. Saya turunan Tionghoa, dan agama saya bukan yang mayoritas,” ujar Mantan Gubernur DKI Jakarta itu melalui acara Perayaan Imlek yang diadakan oleh PDIP-P secara virtual, Jumat (12/2/21), seperti dilansir Kompas.com.

Baca juga : Pengamat: Jokowi Minta Kritik Pedas-Keras tapi Novel Baswedan Baru Kritik Ringan Langsung Dipolisikan, Apa Nggak Ngeri?

Seperti diketahui, melalui Pilkada DKI Jakarta 2012, pasangan Jokowi dan Ahok terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dalam dua kali putaran. Mereka pun berhasil mengalahkan lima pasangan calon (paslon) lain, yakni Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria, Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini, Faisal Basri-Biem Benyamin, dan Alex Noerdin-Nono Sampono.

Menurut Ahok, keraguan banyak pihak itu kembali terjadi ketika ia hendak mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2017. Ia mengklaim saat itu banyak pihak yang memintanya untuk mundur dari pencalonan. Akan tetapi, lanjut Ahok, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri tetap memilihnya karena menilai kinerja Ahok selama ini.

“Ibu Mega mengatakan, ‘Saya memilih Ahok untuk maju karena dia memang bisa kerja’,” ucap Ahok.

Baca juga : PKB Timang Raffi Ahmad dan Agnez Mo Maju Pilgub DKI 2024

Oleh sebab itu, pada 2017 Ahok mencalonkan diri sebagai gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta bersama Djarot Saiful Hidayat. Ia bersaing dengan pasangan calon Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)-Sylviana Murni, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, dengan hasil kemenangan Anies dan Sandiaga.

Ahok menjelaskan, salah satunya alasan ia masuk PDI-P karena Megawati selalu menilai seseorang dari kemampuan bekerja, bukan dari latar belakang suku, agama, ras, dan golongan.

“Saya mengalami sendiri, banyak orang takut mencalonkan saya karena dianggap triple minority, namun bagi Ibu Ketum tidak. Dia menilai orang berdasarkan meritokrasi atau kemampuan seseorang bisa berkerja atau tidak,” imbuhnya.

TagsAhokJokowiKomisaris Utama PertaminaMegawatiPDIPPilkada DKI

Related articles More from author

  • Lawan Indikasi Tekanan Kekuasaan Jelang 2024, PDIP Komunikasi dengan Kubu AMIN
    Nasional

    Lawan Indikasi Tekanan Kekuasaan Jelang 2024, PDIP Komunikasi dengan Kubu AMIN

    21 November 2023
    By Joni Sitohang
  • Muncul Rencana Aksi Mogok Pekerja Pertamina, Begini Penjelasan Ahok
    Nasional

    Muncul Rencana Aksi Mogok Pekerja Pertamina, Begini Penjelasan Ahok

    24 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • Sorot Kemunduran Demokrasi dan Kuasa Oligarki, Puluhan Tokoh Pendukung Jokowi Tolak Pemindahan IKN Lewat Petisi
    Nasional

    Sorot Kemunduran Demokrasi dan Kuasa Oligarki, Puluhan Tokoh Pendukung Jokowi Tolak Pemindahan IKN Lewat Petisi

    10 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • Nama Moeldoko Muncul di Musra Relawan Jokowi, Bagimana Peluangnya di Pilpres 2024?
    Nasional

    Nama Moeldoko Muncul di Musra Relawan Jokowi, Bagimana Peluangnya di Pilpres 2024?

    5 November 2022
    By Joni Sitohang
  • PP Komponen Cadangan Diteken Jokowi, WNI Biasa Bisa Berpangkat Militer ala TNI
    Nasional

    PP Komponen Cadangan Diteken Jokowi, WNI Biasa Bisa Berpangkat Militer ala TNI

    21 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • PDIP Tegaskan Fokus Menangkan Ganjar Meski Gibran Dilirik Jadi Cawapres Prabowo
    Nasional

    PDIP Tegaskan Fokus Menangkan Ganjar Meski Gibran Dilirik Jadi Cawapres Prabowo

    16 Agustus 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Cerita JK Soal Kantornya Jadi Sasaran Bom Saat Atasi Konflik Poso
    Nasional

    Jusuf Kalla Buka Suara Soal Isu Jokowi 3 Periode

  • Menkumham Sahkan Partai Berkarya Kubu Muchdi, Begini Kata Loyalis Tommy
    Nasional

    Menkumham Sahkan Partai Berkarya Kubu Muchdi, Begini Kata Loyalis Tommy

  • Mulai Tahun ini 500 Ribu PNS dan TNI/Polri Pindah ke Ibu Kota Baru
    Nasional

    Mulai Tahun ini 500 Ribu PNS dan TNI/Polri Pindah ke Ibu Kota Baru

  • Aksi Gila Terbaru Bin Salman: Tawar Istri Orang 143,5 Miliar untuk Kencan Semalam
    Internasional

    Aksi Gila Terbaru Bin Salman: Tawar Istri Orang 143,5 Miliar untuk Kencan Semalam

  • Speaker Devialet Phantom I, Bebas Distorsi dan Background Noise
    Teknologi

    Speaker Devialet Phantom I, Bebas Distorsi dan Background Noise

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.