TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Adian Akhirnya Ngaku: Jokowi Sendiri yang Minta Setor Nama Calon Komisaris BUMN dari Kalangan Aktivis 98

Adian Akhirnya Ngaku: Jokowi Sendiri yang Minta Setor Nama Calon Komisaris BUMN dari Kalangan Aktivis 98

By Joni Sitohang
24 Juli 2020
575
0
Adian Akhirnya Ngaku: Jokowi Sendiri yang Minta Setor Nama Calon Komisaris BUMN dari Kalangan Aktivis 98

TIKTAK.ID – Politikus PDI Perjuangan dan anggota Komisi VII DPR RI, Adian Napitupulu mengaku bahwa ia diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyetorkan nama-nama calon komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari kelompok relawan hingga aktivis 1998.

Pernyataan Adian tersebut untuk membantah sejumlah isu yang menyebut dirinya meminta jatah kursi komisaris BUMN kepada Menteri BUMN, Erick Thohir.

“Presiden yang meminta nama-nama dari kita. Kita enggak minta, tapi kita ditawarkan. Kalau mau, serahkan ke Mensesneg. Saya sudah menyerahkan nama-nama itu,” ujar Adian di kawasan Kemang, Jakarta, seperti dilansir CNN Indonesia, Kamis (23/7/20).

Baca juga : Hasil Survei: Prabowo Menteri dengan Kinerja Terbaik, Terawan Terpopuler

Adian menyebut Jokowi sempat meminta sejumlah nama untuk menjabat kursi komisaris BUMN dalam pertemuan bersama para aktivis 1998 medio 2018-2019 lalu. Ia mengklaim setidaknya ada tiga pertemuan antara Jokowi dengan para aktivis 1998.

Ia menyampaikan pada pertemuan terakhir atau 16 Juni 2019 lalu, para aktivis 1998 yang bertemu Jokowi mengungkapkan bahwa perjuangan setelah menang Pilpres 2019 akan dirintangi banyak tantangan.

Adian pun mengatakan Jokowi setuju jika aktivis 1998 turut membantu dirinya. Menurutnya, Jokowi menyatakan ada banyak posisi yang bisa diisi para Aktivis 1998. Mulai dari menjadi menteri, duta besar, hingga menduduki kursi komisaris BUMN.

Baca juga : Elektabilitas Ganjar Pranowo Terus Meningkat, PDI-P: Capres-Cawapres Tetap Ditentukan Megawati

“Pada pidato terbuka [Jokowi] di Hotel Sahid Jaya, juga menyampaikan tentang kesempatan teman-teman 1998 untuk menjadi menteri, duta besar, atau komisaris BUMN. Kita enggak minta, tapi kita diminta dan ditawarkan,” terang Adian.

Usai pertemuan tersebut, Adian menyatakan tidak ada lagi pertemuan bersama Jokowi yang membahas posisi jabatan tersebut. Ia menerangkan terakhir kali bertemu Jokowi saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019 di DPR. Meski faktanya, Adian diketahui kembali bertemu Jokowi di Istana belum lama ini, saat statemennya tentang Menteri BUMN Erick Thohir dinilai kontroversial oleh publik.

Lebih lanjut, Adian memaparkan nama-nama yang sudah disetorkan kepada Jokowi bukan dipilih secara asal. Ia menilai calon kandidat tersebut tetap mempertimbangkan standar tertentu, mulai dari latar belakang pendidikan dan asal daerah para kandidat.

Baca juga : Komisi I Berencana Bentuk Lembaga Perlindungan Data Pribadi

“BUMN itu kan tersebar di seluruh Indonesia, itu yang jadi dasar kita susun nama-nama. Pertama soal putera daerah, kemudian kompetensi dan tentu pendidikan,” ucapnya.

TagsAdian NapitupuluErick ThohirJokowiKomisaris BUMNMenteri BUMN

Related articles More from author

  • Petinggi PDIP: Jokowi Tak Diundang Rakernas karena Langgar Konstitusi, Etika dan Moral
    Nasional

    Petinggi PDIP: Jokowi Tak Diundang Rakernas karena Langgar Konstitusi, Etika dan Moral

    29 Mei 2024
    By Joni Sitohang
  • Baru Terungkap, Ternyata ini Alasan Jokowi Tunjuk Prabowo Urus Proyek Lumbung Pangan Nasional
    Nasional

    Demi Ketahanan Pangan, Prabowo Garap Food Estate, Anehnya Kenapa Singkong yang Ditanam?

    23 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Ada Gerakan yang Akan Kudeta Jokowi, LPI Klaim Kantongi Nama para Tokohnya
    Nasional

    Ada Gerakan yang Akan Kudeta Jokowi, LPI Klaim Kantongi Nama para Tokohnya

    5 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Catat! Tahun 2020 Jokowi Janji Bagikan Uang 1,8 Juta Rupiah per Tahun per KK
    Nasional

    Catat! Tahun 2020 Jokowi Janji Bagikan Rp1,8 Juta Rupiah per Tahun per KK

    11 Desember 2019
    By Rusli Qomar
  • Soal Jokowi Kumpulkan Relawan di Istana, PDIP Anggap Biasa, PKS Sebut Tak Etis
    Nasional

    Soal Jokowi Kumpulkan Relawan di Istana, PDIP Anggap Biasa, PKS Sebut Tak Etis

    2 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Sindir Pejabat yang Doyan ke Luar Negeri Lalu Pamer di Instagram
    Nasional

    Jokowi Sindir Pejabat yang Doyan ke Luar Negeri Lalu Pamer di Instagram

    1 Oktober 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tanpa Ronaldo, MU Tampilkan Tiki Taka
    Olahraga

    Tanpa Ronaldo, MU Tampilkan Tiki Taka

  • Tips Berhenti Merokok Alami
    Tips & Tutorial

    5 Cara Agar Kecanduan Rokok Tak Kumat Lagi

  • Tren Makanan Organik, Benarkah Lebih Sehat?
    Tips & Tutorial

    Tren Makanan Organik, Benarkah Lebih Sehat?

  • Prabowo Perintahkan Penambahan Petugas Perlindungan Jemaah Haji dari Unsur Polisi-TNI
    Nasional

    Prabowo Perintahkan Penambahan Petugas Perlindungan Jemaah Haji dari Unsur Polisi-TNI

  • Di Depan Kader dan Petinggi Hanura, Jokowi Pamer Ibu Kota Baru Lewat Tayangan Video
    Nasional

    Jika #2024GantiPresiden, Ibu Kota RI Batal Pindah ke Kaltim?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.