TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Meski Kepercayaan pada Pemerintah Masih Tinggi, Sandiaga Prihatin Konflik Kepentingan Stafsus Jokowi Gerus Simpati Publik

Meski Kepercayaan pada Pemerintah Masih Tinggi, Sandiaga Prihatin Konflik Kepentingan Stafsus Jokowi Gerus Simpati Publik

By Joni Sitohang
20 April 2020
476
0
Meski Kepercayaan pada Pemerintah Masih Tinggi, Sandiaga Prihatin Konflik Kepentingan Stafsus Jokowi Gerus Simpati Publik

TIKTAK.ID – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno mengaku prihatin dengan polemik potensi adanya konflik kepentingan yang menyeret Staf Khusus (Stafsus) Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebab, ia menilai kepercayaan terhadap Pemerintah menjadi hal yang sangat penting terlebih di tengah penanganan pandemi Covid-19 saat ini.

“Polemik Stafsus Pak Jokowi ini, saya sangat prihatin ya,” ujar Sandiaga melalui pesan suara, seperti dilansir Tempo.co, Sabtu (18/4/20).

Menurut Sandiaga, mungkin saja niat Stafsus Jokowi itu baik. Mereka, lanjutnya, adalah para pengusaha muda yang sukses di bidang start up dan memiliki kinerja luar biasa membangun unicorn.

Baca juga : Gerindra Desak Jokowi Pecat Luhut yang Membuat Rakyat Marah Soal 49 TKA China

Namun Sandiaga mengingatkan ada standar tinggi yang diperlukan pejabat publik untuk memastikan tak ada benturan kepentingan. Politikus yang juga pengusaha ini menuturkan, ia pernah mengalami hal serupa saat menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

“Memang kita harus memastikan tidak ada potensi benturan kepentingan, dan informasi itu disampaikan secara transparan, akuntabel, responsibel, independen, dan juga penuh dengan keadilan atau fairness,” ucapnya.

Sandiaga menyebut saat ini Pemerintah memerlukan kepercayaan publik terkait penanganan Covid-19, sehingga Pemerintah juga harus memiliki kredibilitas tinggi.

Baca juga : Di Tengah Situasi Pandemi Virus Corona, Jokowi: Ada Dua Kelompok yang Tidak Bisa Dilarang Mudik Lebaran

Ia kemudian menyinggung sejumlah survei bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah masih terhitung tinggi.

Sandiaga pun memperingatkan jangan sampai kepercayaan publik itu dicederai dengan adanya potensi konflik kepentingan yang banyak dipertanyakan publik.

Sebelumnya dua Stafsus Jokowi, Adamas Belva Syah Devara dan Andi Taufan Garuda Putra, tengah disorot karena dianggap memiliki konflik kepentingan dalam program-program Pemerintah.

Baca juga : Anies Selipkan Sepucuk Surat untuk Warga Penerima Bantuan Sembako

Belva disorot lantaran perusahaan miliknya, Ruangguru, menjadi salah satu aplikator pelatihan online Program Kartu Prakerja. Ruangguru merupakan satu dari delapan vendor yang ditunjuk langsung oleh Pemerintah tanpa melalui lelang.

Belva mengklaim ia tak terlibat dalam penunjukan tersebut. Dia pun menyatakan siap mundur jika ada konflik kepentingan terkait penunjukan itu.

Sementara Taufan dikritik karena menyurati camat se-Indonesia. Dalam surat berkop Sekretariat Kabinet dengan atribusi Staf Khusus Presiden, Taufan meminta para camat mendukung perusahaannya, PT Amartha Mikro Fintek, dalam program Relawan Desa Lawan Covid-19.

Baca juga : SBY Akhirnya Buka-Bukaan Tentang Langkah Jokowi Perangi Corona

Setelah itu, Taufan meminta maaf karena menimbulkan kegaduhan dan menarik surat itu. Ia mengaku perusahaannya bergerak atas dasar kemanusiaan tanpa menggunakan anggaran negara.

TagsCoronaCOVID-19JokowiKonflik KepentinganPemerintahSandiagaSimpati PublikStafsusVirus Corona

Related articles More from author

  • Pakar Hukum Tata Negara Soal Isu Amendemen UUD 1945: Urgensi dan Waktunya Tidak Pas
    Nasional

    Pakar Hukum Tata Negara Soal Isu Amendemen UUD 1945: Urgensi dan Waktunya Tidak Pas

    21 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Mbak You Revisi Ramalan Jokowi Lengser, Pelapornya ke Polisi Makin Semangat
    Nasional

    Mbak You Revisi Ramalan Jokowi Lengser, Pelapornya ke Polisi Makin Semangat

    23 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Jenderal Gatot Nurmantyo Beberkan Penyebab Dirinya Dicopot Jokowi dari Jabatan Panglima TNI
    Nasional

    Jenderal Gatot Nurmantyo Beberkan Penyebab Dirinya Dicopot Jokowi dari Jabatan Panglima TNI

    23 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Tommy Soeharto Tak Terima Namanya Dicatut untuk Serang Jokowi
    Nasional

    Tommy Soeharto Tak Terima Namanya Dicatut untuk Serang Jokowi

    8 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Berikan Bintang Jasa ke 325 Nakes Gugur Akibat Covid
    Nasional

    Jokowi Luncurkan JKP Pengganti JHT, Apa Manfaatnya?

    22 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • Ditegur Gerindra Gara-gara Sindir Jokowi, Fadli Zon Diajak Gabung Partai Ummat
    Nasional

    Ditegur Gerindra Gara-gara Sindir Jokowi, Fadli Zon Diajak Gabung Partai Ummat

    17 November 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Roro Fitria Rilis Lagu 'Ramadhanku
    Selebriti

    Roro Fitria Rilis Lagu ‘Ramadhanku’, Genre EDM

  • Ibu Baim Wong Meninggal
    Selebriti

    Luar Biasa! Sikap Baim Wong Petik Hikmah dari Tiga Kematian Beruntun ini Layak Jadi Bahan Renungan

  • Presiden Brasil Ramal Sendiri Nasibnya di Masa Depan: Ditangkap, Dibunuh atau Menang
    Internasional

    Presiden Brasil Ramal Sendiri Nasibnya di Masa Depan: Ditangkap, Dibunuh atau Menang

  • Kelaparan Picu Otak Lebih Cerdas, Begini Kata Peneliti
    Tips & Tutorial

    Kelaparan Picu Otak Lebih Cerdas, Begini Kata Peneliti

  • Ma'ruf Amin Beri Bocoran Sosok Cawapres Potensial Umat Islam
    Nasional

    Ma’ruf Amin Beri Bocoran Sosok Cawapres Potensial Umat Islam

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.