TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Sebut MUI Disusupi Wahabi, Ustaz Gorontalo Sampai Ungkap Besaran Gaji

Sebut MUI Disusupi Wahabi, Ustaz Gorontalo Sampai Ungkap Besaran Gaji

By Joni Sitohang
11 Maret 2022
635
0
Rencana MUI DKI Bentuk Pasukan Siber Jadi Sorotan, Bakal Dinamai 'Mujahid Digital'

TIKTAK.ID – Mantan ustaz Wahabi asal Gorontalo, Ustaz Robi mengklaim para pengikut maupun penceramah aliran Wahabi telah menyusup ke dalam Majelis Ulama Indonesia atau MUI.

Ustaz Robi menyampaikan hal itu melalui sebuah video pengakuannya, yang saat ini sudah beredar luas, setelah diunggah oleh penggiat media sosial Yusuf_dumdum, seperti dilihat pada Rabu (9/3/22).

Dalam video tersebut, mulanya Ustaz Robi mengungkap target dan gerakan para pengikut aliran Wahabi di Indonesia.

Baca juga : Soal Kritikan ke BNPT, PKB: MUI ‘Offside’

“Target mereka yang pertama adalah mencari massa sebanyak-banyaknya. Jadi mereka menyelenggarakan Taklim di mana-mana,” terang Ustaz Robi, seperti dilansir Terkini.id.

Kemudian Ustaz Robi mengatakan bahwa di tubuh Kepolisian RI atau Polri juga terdapat organisasi masyarakat (ormas) berisi para pengikut Wahabi. Dia menyebut ormas itu bernama Polisi Cinta Sunnah.

“Mereka di Kepolisian juga ada, namanya PCS, Polri Cinta Sunnah. Itu organisasi mereka, dan di situ ada orang-orang mereka,” ujar Ustaz Robi.

Baca juga : Anies Banding PTUN, PDIP: Tak Peka Persoalan Masyarakat

Selain itu, mantan penceramah Wahabi tersebut mengaku pengikut Wahabi juga sudah menyusup di jajaran MUI.

“Target mereka selanjutnya yakni masuk ke organisasi-organisasi resmi supaya dianggap legal, seperti MUI. Mereka mulai masuk ke dalam situ,” ucap Ustaz Robi.

Bahkan Robi menuding para Dai atau penceramah Wahabi tersebut memperoleh gaji dari luar negeri sebesar Rp20 juta per bulan.

“Di samping itu, mereka mendapatkan gaji dari luar negeri kurang lebih Rp20 juta satu bulan, per Dai-nya mereka. Satu provinsi itu, ada satu orang (Dai),” jelas Ustaz Robi.

Baca juga : Pakar Prediksi Bakal Terjadi Chaos jika Pemilu 2024 Ditunda

Ustaz Robi pun memaparkan, terdapat sejumlah yayasan di Indonesia yang ikut mendanai gerakan pengikut Wahabi itu.

“Kalau di NU, yang dari Timur Tengah itu organisasinya bernama Robita. Namun kalau dari mereka, selain dari Robita ada juga beberapa yayasan yang mendanai mereka,” ungkap Ustaz Robi.

Di sisi lain, Pengurus Harian Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme (BPET) MUI, Muhammad Makmun Rasyid menanggapi sinyalemen aliran Wahabi/Salafi yang menyusup ke institusi resmi negara.

Baca juga : Sosok Bambang Susantono-Dhony yang Dilantik Jokowi Jadi Kepala-Waka Otorita IKN

“Ketegasan dan perintah presiden dalam Rapim TNI-Polri menjadi pedoman di masing-masing instansi, tidak bisa atas nama demokrasi. Contohnya di Kepolisian soal pengajian keagamaan, lalu memanggil orang-orang yang tidak memiliki kesetiaan kepada negara,” tutur Makmun, Rabu (9/3/22), mengutip radartegal.com.

TagsMUIWahabi

Related articles More from author

  • MUI: Kelompok Radikal Sering Gunakan Bungkus Agama untuk Rebut Kekuasaan
    Nasional

    MUI: Kelompok Radikal Sering Gunakan Bungkus Agama untuk Rebut Kekuasaan

    26 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Klarifikasi Pernyataan Anwar Abbas, MUI Tegaskan Kerumunan Jokowi Beda dengan Kasus Rizieq
    Nasional

    Klarifikasi Pernyataan Anwar Abbas, MUI Tegaskan Kerumunan Jokowi Beda dengan Kasus Rizieq

    2 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Mengenal Wahabi, Aliran Radikal yang Diminta PBNU Dilarang di RI
    Nasional

    Mengenal Wahabi, Aliran Radikal yang Diminta PBNU Dilarang di RI

    30 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - PAN: RUU HIP Bisa Ciptakan Krisis Ideologi dan Sosial
    Nasional

    PAN: RUU HIP Bisa Ciptakan Krisis Ideologi dan Sosial

    11 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Tagar #BubarkanMUI Ramai di Medsos, Begini Tanggapan Wamenag
    Nasional

    Tagar #BubarkanMUI Ramai di Medsos, Begini Tanggapan Wamenag

    20 November 2021
    By Joni Sitohang
  • Dewan Pertimbangan MUI: Jangan Munculkan Isu Radikalisme Saat Kita Hadapi Covid-19
    Nasional

    Dewan Pertimbangan MUI: Jangan Munculkan Isu Radikalisme Saat Kita Hadapi Covid-19

    29 Juli 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ganjar Diganjal PDIP, Ulang Strategi Lama Pencalonan Jokowi-Ahok?
    Nasional

    Ganjar Diganjal PDIP, Ulang Strategi Lama Pencalonan Jokowi-Ahok?

  • Gerak Cepat Uni Eropa Pasca Brexit: Fokus Ekspansi Hingga Balkan
    Internasional

    Gerak Cepat Uni Eropa Pasca Brexit: Fokus Ekspansi Hingga Balkan

  • WhatsApp Dapat Diakses Langsung Lewat Smartwatch
    Teknologi

    WhatsApp Dapat Diakses Langsung Lewat Smartwatch

  • Ahli Sebut Pandemi di Masa Datang Bakal 'Lebih Mematikan'
    Nasional

    Ahli Sebut Pandemi di Masa Datang Bakal ‘Lebih Mematikan’

  • Waspadai Masalah Kesehatan Akibat Menahan Buang Air Kecil
    Tips & Tutorial

    Waspadai Masalah Kesehatan Akibat Menahan Buang Air Kecil

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.