TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Amerika Tuduh Militer China Retas Perusahaan Kredit Raksasa Equifax

Amerika Tuduh Militer China Retas Perusahaan Kredit Raksasa Equifax

By Bagas F Sinaga
13 Februari 2020
883
0
China Ditiduh Retas Equifax

TIKTAK.ID – Amerika Serikat menuduh empat perwira militer China melakukan serangan siber besar-besaran ke perusahaan kredit raksasa Equifax. Perusahaan ini adalah satu dari 3 perusahaan besar swasta yang mencatat semua transaksi keuangan (kartu kredit, pinjaman, SSN/nomor jaminan sosial) rakyat Amerika.

Lebih dari 147 juga warga Amerika kena dampaknya ketika para peretas mencuri data pribadi mereka termasuk nama dan alamat. Bukan hanya di Amerika, pelanggan di Inggris dan Kanada juga terpengaruh, seperti yang dilansir BBC, pada Selasa (11/2/20).

Namun, China membantah tuduhan peretasan itu dan bersikeras tak terlibat di dalamnya.

Pengadilan Amerika Serikat mengumumkan dakwaannya pada Senin 10 Februari lalu. Jaksa Agung William Barr menyebut peretasan itu sebagai “salah satu pelanggaran data terbesar dalam sejarah”.

Dokumen pengadilan menyebutkan keempat perwira China itu adalah Wu Zhiyong, Wang Qian, Xu Ke dan Liu Lei. Mereka diduga anggota Lembaga Penelitian Angkatan Darat ke-54 Tentara Pembebasan Rakyat, bagian dari militer Tiongkok.

Baca juga: Xi Jinping Telepon Jokowi, Puji Kedekatan Indonesia-China, Soal Apa?

Sebelumnya mereka menghabiskan waktu berminggu-minggu berada dalam sistem perusahaan, membobol jaringan keamanan dan mencuri data pribadi, tulis dokumen pengadilan itu.

Dalam dakwaannya pengadilan juga menuduh kelompok itu mencuri rahasia dagang, termasuk kompilasi dan desain berbasis data.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang membatah tuduhan Amerika itu. Pada Selasa (12/2/20), dia mengatakan bahwa militer dan personil China tak pernah terlibat dalam pencurian siber rahasia dagang.

Dia balik menyatakan bahwa China sendiri adalah korban kejahatan dunia maya, pengawasan dan pemantauan oleh Amerika.

Hingga kini keberadaan empat terduga itu belum diketahui dan sangat tak mungkin mereka dapat diadili di Amerika.

Wakil Direktur FBI, David Bowdich mengatakan “Kami tak bisa menahan mereka, mengadili di pengadilan, dan mengunci mereka, setidaknya tidak untuk hari ini.”

Baca juga: Puluhan Anggota Penyelamat Tewas Akibat Longsor Salju di Turki

Sebelumnya pada 2017, Equifax melaporkan terjadinya peretasan yang mengakses informasi antara pertengahan Mei dan Akhir Juli 2017.

Pelaku diduga menggunakan 34 server yang berlokasi hampir di 20 negara untuk menyembunyikan lokasi mereka sesungguhnya.

Sementara Equifax sendiri menyimpan data lebih dari 820 juta konsumen serta 91 juta informasi tentang bisnis.

Hingga saat ini Bodwdich bilang belum ada bukti adanya data yang digunakan untuk membajak rekening bank atau kartu kredit seseorang.

Halaman selanjutnya…

1 2
TagsAmerikaChinaEquifaxHackerUSA

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - Situasi Demo di Hongkong
    Internasional

    Aksi Brutal di Tengah Bayang-Bayang Kehancuran Hongkong

    16 November 2019
    By Bagas F Sinaga
  • Jokowi Divonis Bersalah PTUN Jakarta karena Blokir Internet Papua, Bagaimana Kronologi Sebenarnya?
    Nasional

    CEK HOAKS ATAU FAKTA: Foto Jokowi Berjabat Tangan dengan Pihak China Sambil Membungkukkan Badan

    5 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • INDEF Ragukan Klaim Pemerintah ‘IKN Bakal Dapat Investor Kakap dari China dan Jepang’
    Nasional

    INDEF Ragukan Klaim Pemerintah ‘IKN Bakal Dapat Investor Kakap dari China dan Jepang’

    11 Agustus 2024
    By Joni Sitohang
  • Teka-teki Nasib Karyawan Swasta yang Tak Dapat Rp600 Ribu dari Jokowi
    Nasional

    Misi Jokowi Punya UU Sapu Jagad Omnibus Terwujud, Ini Ceritanya!

    10 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • 'Adu Mulut' AS dan China Soal Virus Corona di Sidang Dewan Keamanan PBB
    Internasional

    ‘Adu Mulut’ AS dan China Soal Virus Corona di Sidang Dewan Keamanan PBB

    27 Maret 2020
    By William Putra Wijaya
  • Beijing Sebut UU Keamanan adalah Hadiah Ulang Tahun ke-23 Hong Kong
    Internasional

    Beijing Sebut UU Keamanan adalah Hadiah Ulang Tahun ke-23 Hong Kong

    2 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Dinilai Politikus Bersih, Jokowi Masuk Urutan 13 Tokoh Muslim Paling Berpengaruh di Dunia
    Nasional

    Dinilai Politikus Bersih, Jokowi Masuk Urutan 13 Tokoh Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

  • KPU Tak Adakan Debat Khusus Cawapres, TPN Ganjar: Rendahkan Kemampuan Gibran
    Nasional

    KPU Tak Adakan Debat Khusus Cawapres, TPN Ganjar: Rendahkan Kemampuan Gibran

  • Pakar Komunikasi Politik Nilai Anies Muliakan Jokowi Saat Tunjukkan Prestasinya Pimpin DKI
    Nasional

    Pakar Komunikasi Politik Nilai Anies Muliakan Jokowi Saat Tunjukkan Prestasinya Pimpin DKI

  • Tiga Spa di AS Diserang, Delapan Orang Tewas
    Internasional

    Tiga Spa di AS Diserang, Delapan Orang Tewas

  • Kerokan atau Pijat, Lebih Bagus Mana secara Medis?
    Tips & Tutorial

    Kerokan atau Pijat, Lebih Bagus Mana secara Medis?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.