
Bahlil Bersuara soal Isu Ada Munaslub Selamatkan Golkar dari Gank Solo
Ketua Umum PartaiGolkarBahlil Lahadaliamembantah isu Munas Luar Biasa Partai Golkar yang belakangan ramai dibicarakan.
“Jadi itu kira-kira Bapak, Ibu semua. Dan seiring dengan itu, ada juga flyer hoaks-hoaks itu,” ucap Bahlil dalam pelantikan pengurus DPD I Golkar Maluku, Sabtu (7/11).
Bahlil mengatakan bahwa isu ini merupakan isu murahan untuk mengguncang legitimasi Partai Golkar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyebut narasi yang dibangun belakangan ini mengarah pada upaya politik pecah belah.
“Yang mau bikin macam-macam, macam-macam, macam-macam gitu lho. Abu lekke kelas tinggi lagi ini. Saya sudah tahu orang-orang itu, saya sudah tahu. Kalian pikir saya orang kampung enggak ngerti? Aku paham,” ujarnya.
Bahlil mengatakan, prinsip ia dalam bekerja salah satunya adalah loyal. Ia mengatakan hal itu merupakan ciri khas orang Indonesia bagian Timur.
Ia mengatakan bahwa ia takkan menjadi pengkhianat. Bahlil menyebut ia akan selalu setia dengan atasannya.
Belakangan ramai di media sosial bahwa Partai Golkar akan segera menggelar Munaslub.
Flyer Munaslub itu belakangan ramai di media sosial dan dinarasikan sebagai upaya menyelamatkan Golkar dari Gank Solo.
Isu ini juga berhembus bersamaan dengan dugaan penyadapan oleh eks Kapolri Listyo Sigit Prabowo Cs.
Artikel ini adalah rewrite dari sumber berita terpercaya. Direka ulang untuk format dan audiens tiktak.id.
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










