TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Sejak 2019 Startup AI Sudah Prediksi Penyebaran Virus Corona

Sejak 2019 Startup AI Sudah Prediksi Penyebaran Virus Corona

By Bagas F Sinaga
28 Januari 2020
966
0
TIKTAK.ID - Sejak 2019 Startup AI Sudah Prediksi Penyebaran Virus Corona

TIKTAK.ID – Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) dan US Center For Disease Control sudah memberikan peringatan pada 6 dan 9 Januari lalu. Namun, ternyata hal tersebut masih kalah cepat dibandingkan dengan peringatan dari startup kecerdasan buatan (AI) asal Kanada yang dinamakan Bluedot.

Seperti dikethui, Bluedot sendiri dikabarkan sudah memberikan peringatan kepada para pelanggannya terkait virus Corona. Bahkan hal tersebut sudah mereka umumkan sejak 31 Desember 2019 lalu. Mereka memberi peringatan kepada para pelanggannya agar menjauhi tempat yang menjadi awal penyebab virus Corona tersebut, yakni Wuhan, China.

Baca juga: Tak Banyak Orang Tahu, Ternyata Bill Gates Sudah Ramalkan Virus Mematikan ala Corona Dua Tahun Lalu

Bluedot bisa memprediksi penyebaran tersebut dengan menggunakan sejumlah teknologi terbaru dan tercanggih. Mereka menggunakan algoritma yang mempelajari tentang sejumlah berita, laporan, dan informasi dari jaringan penyakit pada hewan dan tumbuhan.

Setelah itu, mereka mengumpulkan sumber yang didapat dari berbagai negeri dan diolah. Hasil dari pengolahan tersebut kemudian memunculkan prediksi terkait penyebaran virus tersebut.

Bluedot sendiri merupakan sebuah startup yang berbasis di Toronto, Kanada, Amerika Serikat. Startup itu disebut menyediakan platform layanan pemantau kesehatan berbasis AI. Cara kerjanya adalah dengan menganalisa berbagai data dari miliaran sumber dan kemudian mengolahnya untuk menjadi sebuah penilaian ancaman.

Baca juga: Cegah Virus Corona Menggila, China Isolasi 13 Kota dan Karantina 41 Juta Warganya

Halaman selanjutnya…

1 2
Tagsahli epidemiologiBluedotvirusVirus Coronawabah penyakitWHOWuhan

Related articles More from author

  • Myanmar Penjarakan Pendeta Pelanggar Protokol Kesehatan
    Internasional

    Myanmar Penjarakan Pendeta Pelanggar Protokol Kesehatan

    7 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Aksi Solidaritas Cegah Corona, Melanie Subono Bagi-bagi Masker dan Handsanitizer Gratis untuk Warga
    Selebriti

    Aksi Solidaritas Cegah Corona, Melanie Subono Bagi-bagi Masker dan Handsanitizer Gratis untuk Warga

    18 Maret 2020
    By
  • TIKTAK.ID - Anies: Wabah Covid-19 Nasional Lebih Bahaya dari Jakarta!
    Nasional

    Anies: Wabah Covid-19 Nasional Lebih Bahaya dari Jakarta!

    17 Agustus 2020
    By Adam Humain
  • Ma'ruf Amin: Jangan Sampai MUI Tak Dipercaya Pemerintah dan Seluruh Lapisan Masyarakat
    Nasional

    Ma’ruf Amin: Jangan Sampai MUI Tak Dipercaya Pemerintah dan Seluruh Lapisan Masyarakat

    12 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Ini 5 Gebrakan Erick Thohir Perangi Corona
    Nasional

    Ini 5 Gebrakan Erick Thohir Perangi Corona

    22 Maret 2020
    By Johan Arif
  • Ini Alasan Omesh Sulap Mobil Mercy Miliknya Jadi Ambulans Darurat
    Selebriti

    Ini Alasan Omesh Sulap Mobil Mercy Miliknya Jadi Ambulans Darurat

    9 Juli 2021
    By

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Jokowi Tegang Saksikan Detik-detik Indonesia Juara Thomas Cup 2020
    Olahraga

    Jokowi Tegang Saksikan Detik-detik Indonesia Juara Thomas Cup 2020

  • Mau Dapat Kuota Belajar 10GB Harga 10 Rupiah dari Telkomsel? Begini Caranya
    Teknologi

    Mau Dapat Kuota Belajar 10GB Harga 10 Rupiah dari Telkomsel? Begini Caranya

  • Anies Tagih Dana Piutang DKI Rp 5,1 Triliun ke Sri Mulyani
    Nasional

    Anies Tagih Dana Piutang DKI Rp 5,1 Triliun ke Sri Mulyani

  • TIKTAK.ID - Persoalkan Nepotisme dan Inkonsistensi Jokowi, PKS: Ipar Dilarang Nyalon Pilkada, Tapi Gibran Boleh
    Nasional

    Persoalkan Nepotisme dan Inkonsistensi Jokowi, PKS: Ipar Dilarang Nyalon Pilkada, Tapi Gibran Boleh

  • Jokowi Jadi Muslim Peringkat ke-12 Paling Berpengaruh 2021
    Nasional

    Jokowi Jadi Muslim Peringkat ke-12 Paling Berpengaruh 2021

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.