TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Pakar Ekonomi Energi UGM Buka Suara Soal Isu Pencampuran Etanol

Pakar Ekonomi Energi UGM Buka Suara Soal Isu Pencampuran Etanol

By Joni Sitohang
5 November 2025
135
0
Pakar Ekonomi Energi UGM Buka Suara Soal Isu Pencampuran Etanol

TIKTAK.ID – Pakar Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi, buka suara mengenai isu Bahan Bakar Minyak (BBM) terkini, yaitu pencampuran etanol 10 persen (E10) pada bahan bakar dengan oktan 90, yang menyebabkan motor bermasalah.

“Saya rasa tidak benar ya,” ujar Fahmy, seperti dilansir Media Indonesia, pada Jumat (31/10/25).

Fahmy mengatakan saat ini pencampuran menggunakan etanol itu dilakukan pada BBM dengan oktan 92, bukan oktan 90. Dia pun menganggap terjadinya kerusakan sejumlah motor usai mengisi BBM bersubsidi tersebut perlu dibuktikan dengan uji laboratorium.

Baca juga : Kemenag: Ditjen Pesantren Ditargetkan Rampung Terbentuk Akhir Tahun

Fahmy menyatakan pencampuran dengan bahan lain hingga memicu kerusakan mesin, belum bisa dibuktikan. Fahmy mengaku mendukung program Pemerintah yang ingin menerapkan BBM dengan campuran etanol 10 persen agar segera diterapkan, dalam rangka menuju energi bersih.

“Saya mendukung E10. Namun jangan diwajibkan semua BBM dicampur etanol. Jangan sampai konsumen tidak memiliki pilihan,” terang Fahmy.

Senada dengan Fahmy, Guru Besar Kebijakan Publik UGM, Wahyudi Kumorotomo menegaskan, isu terkait merupakan informasi menyesatkan. Dia menyebut isu itu berpotensi ditumpangi pihak tertentu.

Baca juga : Kapolda Riau Tunjuk Bhayangkari Kelola Dapur SPPG

Menurut Wahyudi, isu viral seperti itu bisa dipakai sebagai alat serangan balik kelompok yang merasa dirugikan. Dia menyebut Pemerintah perlu bergerak cepat merespons isu-isu seperti ini sebelum semakin liar.

“Pemerintah memiliki instrumen banyak. Untuk melawan hoax, salah satunya Pemerintah dapat menutup IP dari penyebar hoax,” tutur Wahyudi.

Lebih lanjut, Pakar Ekonomi STIE YKPN Yogyakarta, Rudy Badrudin, menyatakan isu BBM bikin motor rusak belum ada bukti ilmiah. Ia menduga fenomena tersebut bisa saja bersifat kasuistik di satu daerah saja, dan perlu investigasi teknis yang lebih rinci.

Baca juga : MKD: Rahayu Saraswati Tetap Lanjutkan Jabatan Anggota DPR

“Apakah karena disebabkan oleh BBM-nya atau memang ada aspek yang lain? Barangkali motornya dan seterusnya,” kata Rudy.

Rudy lantas menyoroti pentingnya pihak terkait segera turun tangan melakukan pemeriksaan lapangan. Dia juga mengapresiasi langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia yang menerjunkan tim khusus guna mengivestigasi masalah ini. Dia berpendapat langkah tersebut menjadi salah satu respons yang baik atas polemik ini.

TagsBahlil LahadaliaBBM CampuranEtanolMenteri ESDMPertaminaUGM

Related articles More from author

  • Pengamat: Ada Ahok Kinerja Pertamina Anjlok
    Nasional

    Pengamat: Ada Ahok Kinerja Pertamina Anjlok

    20 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Kali ini Reshuffle Kabinet Jokowi Rabu Wage, Ada Nama Nadiem dan Bahlil
    Nasional

    Kali ini Reshuffle Kabinet Jokowi Rabu Wage, Ada Nama Nadiem dan Bahlil

    29 April 2021
    By Johan Arif
  • Sandiaga Uno: Apabila Benar Terpilih Harus Kita Dukung
    Nasional

    Ahok di BUMN, Sandiaga: Jika Benar Terpilih, Harus Kita Dukung

    16 November 2019
    By Adam Humain
  • Jokowi Beri Tenggat 3 Tahun, Kilang Minyak TPPI Tuban Harus Beroperasi
    Nasional

    Jokowi Beri Tenggat 3 Tahun, Kilang Minyak TPPI Tuban Harus Beroperasi

    23 Desember 2019
    By Johan Arif
  • Prinsip Bisnis '3C' Orang China Akan Diterapkan Ahok di Pertamina
    Nasional

    Prinsip Bisnis ‘3C’ Orang China Akan Diterapkan Ahok di Pertamina

    3 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Baru Terungkap, Ternyata ini Penyebab Pertamina Rugi 11 Triliun Lebih
    Nasional

    Baru Terungkap, Ternyata ini Penyebab Pertamina Rugi 11 Triliun Lebih

    1 September 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Janji Laksanakan Putusan MK, Jokowi Instruksikan Revisi UU Cipta Kerja
    Nasional

    Janji Laksanakan Putusan MK, Jokowi Instruksikan Revisi UU Cipta Kerja

  • Jerinx Siap Terima Tantangan Disuntik Virus Corona, Ini Syaratnya
    Selebriti

    Jerinx Siap Terima Tantangan Disuntik Virus Corona, Ini Syaratnya

  • Disney+ Jadi Pesaing Netflix di Indonesia, Begini Strategi Mereka
    Selebriti

    Disney+ Jadi Pesaing Netflix di Indonesia, Begini Strategi Mereka

  • Prabowo Sebut Kekuatan Asing Dalangi Demo Omnibus Law
    Nasional

    Prabowo Sebut Kekuatan Asing Dalangi Demo Omnibus Law

  • Cara Atasi Ponsel Android yang Lemot
    Teknologi

    Cara Atasi Ponsel Android yang Lemot

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.