TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Ribuan Hektare Hutan di Bengkulu Dibabat untuk Sawit, Gajah Sumatera Terancam Punah

Ribuan Hektare Hutan di Bengkulu Dibabat untuk Sawit, Gajah Sumatera Terancam Punah

By Johan Arif
29 Oktober 2025
188
0
Ribuan Hektare Hutan di Bengkulu Dibabat untuk Sawit, Gajah Sumatera Terancam Punah

TIKTAK.ID – Koalisi Selamatkan Bentang Seblat menemukan seluas 1.585 hektare hutan habitat gajah di bentang alam Seblat telah hilang. Hutan tersebut dibabat dan dialihfungsikan menjadi tanaman sawit sepanjang periode Januari 2024 hingga Oktober 2025. Kondisi ini sontak mengancam eksistensi Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Provinsi Bengkulu.

Supintri Yohar dari Yayasan Auriga yang menjadi anggota Koalisi menjelaskan, konversi hutan alam secara massif di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Mukomuko ini terjadi di area konsesi dua perusahaan kehutanan, yakni PT Anugerah Pratama Inspirasi (API) dan PT Bentara Arga Timber (BAT).

Menurut Supin, lokasi perambahan hutan habitat utama gajah, yang diduga memakai alat berat, berada dalam areal Hutan Produksi (HP) Air Rami dan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Lebong Kandis.

Baca juga : Ini Alasan Pembebasan Bersyarat Setya Novanto Digugat ke PTUN Jakarta

Supin menyebut kawasan hutan ini berbatasan langsung dengan kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Koalisi juga menunjukkan visual pembukaan hutan alam di HPT Lebong Kandis.

“Terdapat perubahan tutupan hutan secara massif di habitat kunci Gajah Sumatera dalam dua tahun terakhir ini dengan luas mencapai 1.585 hektare,” ujar Supin, seperti dilansir CNNIndonesia.com, pada Selasa (28/10/25) malam.

Supin memaparkan, menurut analisis citra sentinel hingga awal Oktober 2025, tutupan hutan alam yang berubah menjadi lahan terbuka luasnya mencapai 1.585 hektare. Dia melanjutkan, hal itu meliputi pembukaan dalam kawasan HP Air Rami seluas 270 hektare (2024), dan mencapai 560 hektare satu tahun berikutnya. Sementara pembukaan hutan dalam HPT Lebong Kandis pada 2024 seluas 397 hektare, dan pada 2025 mencapai 358 hektare.

Baca juga : Umrah Mandiri Dilegalkan, Ini Respons Sekjen MUI

“Bahkan berdasarkan pantauan kami, perambahan sudah masuk ke kawasan konservasi Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) pada titik koordinat TK.5 2°53’54.72″S – 101°46’50.30″T seluas 3 hingga 4 hektare,” terang Supin.

Sejak 2020 lalu, Supin mengaku Koalisi sudah mendesak Menteri Kehutanan agar mencabut izin Usaha Pengelolaan Hasil Hutan Kayu-Hutan Alam (IUPHHK-HA) atau Hak Pengusahaan Hutan (HPH). Sebab, kata Supin, mereka tidak mematuhi kewajiban pengamanan di wilayah kerja dan membiarkan wilayahnya dirambah serta diperjualbelikan.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsGajah SumateraHutan BengkuluPerkebunan Sawit

Related articles More from author

  • Survei PPI: Elektabilitas Ustaz Abdul Somad Melejit, Kalahkan Mahfud MD, Habib Rizieq dan Puan
    Nasional

    Survei PPI: Elektabilitas Ustadz Abdul Somad Melejit, Kalahkan Mahfud MD, Habib Rizieq dan Puan

    25 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Minta Moeldoko Ngalah dari Demokrat, Partai Priboemi Tawarkan Posisi Ketum DPP
    Nasional

    Minta Moeldoko Ngalah dari Demokrat, Partai Priboemi Tawarkan Posisi Ketum DPP

    5 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Pengamat Ungkap Pertemuan Jokowi-Prabowo di Istana Bogor Upaya Jegal Anies di Pilpres 2024
    Nasional

    Pengamat Ungkap Pertemuan Jokowi-Prabowo di Istana Bogor Upaya Jegal Anies di Pilpres 2024

    28 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Didesak Mundur Ketua DPP PDIP, Menteri NasDem: Jangan Berlagak Jadi Presiden
    Nasional

    Didesak Mundur Ketua DPP PDIP, Menteri NasDem: Jangan Berlagak Jadi Presiden

    15 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • Survei Kepercayaan Publik: Jokowi 60 Persen, Terawan 45 Persen
    Nasional

    Survei Kepercayaan Publik: Jokowi 60 Persen, Terawan 45 Persen

    20 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Gibran Ungkap Solo Pernah Dicap Antek China Saat Jadi Wali Kota
    Nasional

    Gibran Ungkap Solo Pernah Dicap Antek China Saat Jadi Wali Kota

    17 November 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Dulu Keras Serang Jokowi, Kini Fahri Hamzah Bela Gibran, Ternyata ini Alasannya
    Nasional

    Dulu Keras Serang Jokowi, Kini Fahri Hamzah Bela Gibran, Ternyata ini Alasannya

  • Patuhi Jokowi, Kemenkumham Batalkan Wacana Bebaskan Napi Koruptor dari Bui
    Nasional

    Patuhi Jokowi, Kemenkumham Batalkan Wacana Bebaskan Napi Koruptor dari Bui

  • Mahasiswa UGM Dirikan BeProfesion, Bantu Sertifikasi Profesi
    Nasional

    Mahasiswa UGM Dirikan BeProfesion, Bantu Sertifikasi Profesi

  • Jenna Ortega Ubah Dialog Wednesday Addams, Akui Tak Profesional
    Selebriti

    Jenna Ortega Ubah Dialog Wednesday Addams, Akui Tak Profesional

  • 3 Tips Seimbangkan Kehidupan Pribadi dan Pekerjaan demi Jaga Kesehatan
    Tips & Tutorial

    3 Tips Seimbangkan Kehidupan Pribadi dan Pekerjaan demi Jaga Kesehatan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.