TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Pelajar Bermasalah Dimasukkan Barak Militer, Ini Kata Psikiater

Pelajar Bermasalah Dimasukkan Barak Militer, Ini Kata Psikiater

By Johan Arif
22 Juni 2025
142
0
Pelajar Bermasalah Dimasukkan Barak Militer, Ini Kata Psikiater

TIKTAK.ID – Program Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang memberikan pendidikan berkarakter di barak militer bagi para pelajar bermasalah, menuai pro dan kontra. Program pendidikan yang dicetuskan oleh Dedi Mulyadi tersebut sudah mulai berjalan sejak 2 Mei 2025 yang ditargetkan pada para pelajar yang memiliki perilaku menyimpang, seperti tawuran, bolos sekolah, atau minum minuman keras.

Pendidikan berkarakter bela negara tersebut diprogram selama 14 hari, dengan tujuan membentuk karakter disiplin dan nasionalisme. Walaupun sejumlah masyarakat memberi dukungan, sejumlah pihak lainnya mengkritisi.

Salah satunya, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Ai Maryati Solihah menyatakan program pendidikan Dedi Mulyadi ini berpotensi melanggar hak anak. Kemudian Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa (Psikiater), dr. Zulvia Oktanida Syarif, Sp.KJ ikut memberikan pendapatnya.

Baca juga : Dedi Mulyadi Tanggapi Cap ‘Gubernur Konten’ Mirip Gaya Jokowi 

“Pendekatan militer dapat membantu menanamkan kedisiplinan dan struktur. Namun harus hati-hati dalam penerapannya,” ujar wanita yang akrab disapa Vivi, seperti dilansir Kompas.com pada Rabu (21/5/25).

Vivi menilai pendidikan berkarakter bela negara kurang bisa efektif untuk mendisiplinkan para pelajar yang menyimpang.

“Bila terlalu keras atau tanpa pendekatan emosional yang tepat, justru dapat memperburuk kondisi psikologis remaja,” tutur Vivi.

Menurut Vivi, cara yang efektif untuk para pelajar yang berperilaku menyimpang yakni dengan mengombinasikan pelatihan yang tegas dengan pendekatan emosional dan komunikasi yang baik.

Baca juga : Petinggi PPP Tawari Sandiaga hingga Anies Jadi Caketum Partai, Tapi Jokowi ‘Restui’ Amran

“Bakal lebih efektif jika dikombinasikan dengan pendekatan yang membangun rasa tanggung jawab, komunikasi yang baik, dan keterlibatan emosional,” ucap Vivi.

Vivi pun menekankan bahwa intinya bukan cuma menekan perilaku, melainkan juga membentuk kesadaran diri dan kemampuan mengenali dan mengelola emosi yang baik.

“Remaja perlu didengarkan dan dipahami terlebih dulu. Apakah mengalami trauma, tekanan emosional, atau gangguan perilaku yang mendasari,” kata Vivi.

Vivi menjelaskan, dari segi ilmu psikologi, anak-anak remaja yang berperilaku menyimpang memerlukan terapi psikologi, konseling, pendampingan dari keluarga, dan keterlibatan sekolah.

Baca juga : TNI Bantah Adanya Upaya Kembalikan Tentara Seperti di Rezim Orde Baru

Dia melanjutkan, hal yang tidak kalah penting yakni adanya figur positif di sekitar mereka, seperti guru, teman, tokoh masyarakat, bahkan kreator konten di media sosial.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsBarak MiliterDedi MulyadiGubernur Jawa BaratKPAI

Related articles More from author

  • Emil Ikut Komentari Rencana Demo BEM SI 11 April
    Nasional

    Emil Ikut Komentari Rencana Demo BEM SI 11 April

    10 April 2022
    By Joni Sitohang
  • Ridwan Kamil: Biaya Pembangunan Istana IKN Capai Rp 2 Triliun 'Enggak Masuk Akal'
    Nasional

    Ridwan Kamil: Biaya Pembangunan Istana IKN Capai Rp 2 Triliun ‘Enggak Masuk Akal’

    13 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • Dedi Mulyadi Beberkan Alih Fungsi Lahan di Lokasi Longsor Cisarua
    Nasional

    Dedi Mulyadi Beberkan Alih Fungsi Lahan di Lokasi Longsor Cisarua

    28 Januari 2026
    By Johan Arif
  • Ditanya Peluangnya Duet Dengan AHY di 2024, Begini Kata Ridwan Kamil
    Nasional

    Ditanya Peluangnya Duet Dengan AHY di 2024, Begini Kata Ridwan Kamil

    6 Juni 2021
    By Johan Arif
  • Jokowi Minta para Gubernur Dukung Omnibus Law, Begini Respons Anies Baswedan
    Nasional

    Jokowi Minta para Gubernur Dukung Omnibus Law, Begini Respons Anies Baswedan

    12 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Polrestabes Semarang Larang Tim Advokasi Dampingi Korban Salah Tangkap
    Nasional

    Polrestabes Semarang Larang Tim Advokasi Dampingi Korban Salah Tangkap

    8 Oktober 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Selain TMII, Berikut Aset Keluarga Cendana yang Dialih Kelola Negara
    Nasional

    Selain TMII, Berikut Aset Keluarga Cendana yang Dialih Kelola Negara

  • Soal Pelaporan Gibran-Kaesang ke KPK, Eks Aktivis 98 Minta Relawan Jokowi Mania Tak Baper
    Nasional

    Soal Pelaporan Gibran-Kaesang ke KPK, Eks Aktivis 98 Minta Relawan Jokowi Mania Tak Baper

  • Pengamat Prediksi PAN Bakal Prioritaskan Duet Ganjar-Erick Jelang Pilpres 2024
    Nasional

    Polling The Matchmaker: Duet Ganjar-Erick Paling Favorit

  • Konsep Strategis Baru NATO akan Sebut Rusia sebagai ‘Ancama Utama'
    Internasional

    Konsep Strategis Baru NATO akan Sebut Rusia sebagai ‘Ancama Utama’

  • Kim Go Eun dan Wi Ha Joon Syuting Drama ‘Little Women' di Singapura
    Selebriti

    Kim Go Eun dan Wi Ha Joon Syuting Drama ‘Little Women’ di Singapura

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.