TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›DPR Desak Bentuk Pansus Keamanan Siber Usai Peretasan PDNS

DPR Desak Bentuk Pansus Keamanan Siber Usai Peretasan PDNS

By Joni Sitohang
6 Juli 2024
213
0
DPR Desak Bentuk Pansus Keamanan Siber Usai Peretasan PDNS

TIKTAK.ID – Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR mempertanyakan kinerja dan tanggung jawab Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), terkait peristiwa serangan siber ransomware yang menyasar Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) II Surabaya.

Anggota Komisi bidang Pertahanan DPR, Sukamta mendorong dibentuknya panitia khusus atau Pansus untuk mendalami dan menuntaskan persoalan serangan siber yang kerap terjadi dan menyasar lembaga pemerintahan.

“Ini perlu dibentuk karena serangan siber merupakan persoalan serius,” ungkap Sukamta dalam keterangan tertulis, seperti dilansir Tempo.co, pada Sabtu (29/6/24).

Baca juga : Zulhas Bantah Sekjen PKS Soal Jokowi Tawarkan Kaesang ke Parpol untuk Pilgub Jakarta

Sukamta menjelaskan, nantinya pansus tersebut harus diisi oleh figur-figur yang punya keahlian dalam bidang keamanan siber, tidak hanya melibatkan tim Kemenkominfo dan BSSN.

“Unsurnya melibatkan sipil profesional untuk sekaligus membenahi tata kelola dan infrastruktur PDN,” jelas politikus PKS tersebut.

Senada dengan Sukamta, Anggota Komisi bidang Pertahanan DPR lainnya, TB Hasanuddin menilai penentukan Pansus untuk mendalami dan menuntaskan peristiwa serangan siber yang menyasar PDNS itu bakal menjadi pembuka jalan untuk memperbaiki tata kelola dan menguatkan keamanan data siber negara.

Baca juga : 82 Anggota DPR Dilaporkan Main Judi Online, MKD Bakal Bahas Bareng PPATKv

“Sebab, hal ini sudah berulang kali terjadi. Jadi saya rasa sudah waktunya dibentuk Pansus soal keamanan siber kita,” tutur politikus PDIP tersebut.

Kemudian purnawirawan militer dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal itu mengeklaim usulan ini akan dikomunikasikan dengan seluruh fraksi yang ada di Komisi bidang Pertahanan DPR, guna memperoleh dukungan dan persetujuan.

“Kami yakin fraksi lain juga akan berpendapat serupa,” jelas Hasanuddin.

Sebelumnya, sejak Kamis, 20 Juni lalu, PDNS yang dikelola oleh Komimfo mengalami gangguan yang berimbas pada terkendalanya layanan publik. Gangguan itu berasal dari serangan siber ransomware. Akan tetapi, Pemerintah baru mengakui adanya serangan siber tersebut pada Senin lalu.

Baca juga : Pilkada Jawa Timur, PDIP Siapkan 3 Kader Menteri untuk Maju

Serangan tersebut menyebabkan layanan digital Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia tidak berfungsi. Begitu pula dengan layanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di daerah yang mengalami gangguan.

Adapun virus yang menyerang PDNS ini berupa serangan ransomware LockBit 3.0. Varian itu disebut-sebut mirip dengan yang menyerang data pelanggan Bank Syariah Indonesia (BSI) pada Mei tahun lalu.

Ransomware sendiri adalah istilah yang mencakup jenis-jenis malware tertentu yang menyerang sistem data. Pelaku biasanya meminta sejumlah uang tebusan, lalu mengancam membobol atau menghapus data di web yang diretasnya.

TagsDPRPDNSPusat Data NasionalPusat Data Nasional Sementara

Related articles More from author

  • Minta DPR Cabut RUU HIP, MUI: Kalau Masih Ngotot, Ya Akan Terjadi Terus Seperti ini
    Nasional

    Minta DPR Cabut RUU HIP, MUI: Kalau Masih Ngotot, Ya Akan Terjadi Terus Seperti ini

    27 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Rizal Ramli: Tanpa Omni Cilaka, Gus Dur Ciptakan 5 Juta Lapangan Kerja per Tahun, Jokowi Bikin Oligarki Makin Kaya 20-100 Kali
    Nasional

    Rizal Ramli: Tanpa Omni Cilaka, Gus Dur Ciptakan 5 Juta Lapangan Kerja per Tahun, Jokowi Bikin Oligarki Makin Kaya 20-100 ...

    13 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Dinilai Ancam Kebebasan Pers, AJI Minta DPR dan Pemerintah Cabut 19 Pasal Bermasalah RKUHP
    Nasional

    Dinilai Ancam Kebebasan Pers, AJI Minta DPR dan Pemerintah Cabut 19 Pasal Bermasalah RKUHP

    21 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Ketua DPP PDIP Ramal Prabowo Bakal Kocok Ulang Kabinet 3 sampai 4 Bulan Mendatang
    Nasional

    Ketua DPP PDIP Ramal Prabowo Bakal Kocok Ulang Kabinet 3 sampai 4 Bulan Mendatang

    15 Februari 2025
    By Joni Sitohang
  • Rizieq Shihab Desak Jokowi dan DPR Ikut Usut Kematian 6 Laskar FPI
    Nasional

    Rizieq Shihab Desak Jokowi dan DPR Ikut Usut Kematian 6 Laskar FPI

    10 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Partai Umat Desak Pemerintah Jelaskan Soal Polemik Rp349 Triliun Diduga TPPU yang Diungkap Mahfud MD
    Nasional

    Partai Ummat Desak Pemerintah Jelaskan Soal Polemik Rp349 Triliun Diduga TPPU yang Diungkap Mahfud MD

    3 April 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • PDIP: Saat Pembahasan, Demokrat Setuju UU Ciptaker, Namun WO Saat Diliput Media
    Nasional

    PDIP: Saat Pembahasan, Demokrat Setuju UU Ciptaker, Namun WO Saat Diliput Media

  • Ke AS Temui Biden, Jokowi dapat Titipan Pesan dari Presiden Palestina
    Nasional

    Ke AS Temui Biden, Jokowi dapat Titipan Pesan dari Presiden Palestina

  • Dituding Sengaja Atur Penetapan 1 Ramadan, Begini Bantahan PBNU
    Nasional

    Dituding Sengaja Atur Penetapan 1 Ramadan, Begini Bantahan PBNU

  • Cristiano Ronaldo Seret Gol, Ini Kata Pelatih Juventus
    Olahraga

    Cristiano Ronaldo Seret Gol, Ini Kata Pelatih Juventus

  • Pakar Hukum: Mahfud MD Harus Tegur Firli Soal Penonaktifan 75 Pegawai KPK
    Nasional

    Pakar Hukum: Mahfud MD Harus Tegur Firli Soal Penonaktifan 75 Pegawai KPK

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.