TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Moeldoko Klaim Pemeriksaan Hasto di KPK Tak Terkait Kritikan Keras ke Istana

Moeldoko Klaim Pemeriksaan Hasto di KPK Tak Terkait Kritikan Keras ke Istana

By Joni Sitohang
27 Juni 2024
235
0
Moeldoko Klaim Pemeriksaan Hasto di KPK Tak Terkait Kritikan Keras ke Istana

TIKTAK.ID – Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko menampik isu Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto diproses Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran sikap kerasnya terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Moeldoko menyebut pemeriksaan Hasto merupakan wewenang KPK sebagai penegak hukum. Dia mengeklaim tak ada kaitannya proses hukum tersebut dengan kritik-kritik Hasto terhadap Istana.

“Kalau saya melihatnya bukan di situ. Terdapat pertimbangan-pertimbangan hukum lain mungkin menjadi pertimbangan KPK,” ujar Moeldoko di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis (20/6/24), seperti dilansir CNN Indonesia.

Baca juga : Jelang Pilkada Jakarta, Rizieq Shihab Bakal Dukung Siapa?

Moeldoko pun membantah ada arahan dari Istana supaya KPK memproses hukum Hasto. Dia menjawab pertanyaan tersebut dengan guyonan.

“Arahan apa lagi?” ucap Moeldoko sambil tertawa.

Kemudian Moeldoko mengomentari langkah KPK memburu Harun Masiku dalam kasus yang sama dengan Hasto. Dia mengaku optimistis Harun dapat diringkus dalam waktu dekat.

“Mestinya, mestinya bisa,” kata Moeldoko.

Baca juga : Pilkada Jakarta, Gerindra Godok Peluang Usung Figur Selain Ridwan Kamil

Sebelumnya, KPK sempat memeriksa Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto dalam kasus dugaan suap yang menjerat mantan calon legislatif PDIP, Harun Masiku. Adapun dalam kasus tersebut, Harun menyuap Komisioner KPU, Wahyu Setiawan demi menjadi anggota DPR jalur pergantian antarwaktu. Harun ingin menggantikan Caleg terpilih Nazarudin Kiemas yang sudah meninggal dunia.

Kasus itu terjadi setelah Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 silam. KPK baru melanjutkan pemeriksaan Hasto usai Pemilu 2024. Namun KPK mengeklaim pemeriksaan itu tidak politis.

“Tidak dalam rangka agenda politik apa pun. Kegiatan yang dilakukan oleh penyidik, sekali lagi jika itu terjadi secara bersamaan, itu hanya kebetulan saja,” ungkap Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Jumat (14/6/24) petang.

Baca juga : Susi Pudjiastuti Masuk Radar PDIP untuk Pilkada Jabar

Lebih lanjut, Tim Kuasa Hukum staf Hasto, Kusnadi, kembali melaporkan penyidik KPK, Rossa Purbo Bekti kepada Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Kali ini, kubu Hasto melaporkan Rossa dengan tuduhan pemalsuan surat atau dokumen penyitaan saat penyidik menyita sejumlah barang dari tangan Kusnadi, ketika Hasto diperiksa sebagai saksi kasus suap eks Caleg PDIP, Harun Masiku.

“Hari ini kami melaporkan kepada Dewas, untuk kami lampirkan sebagai bukti tambahan, bagaimana oknum penyidik KPK ini tak profesional,” jelas kuasa hukum Kusnadi, Ronny Talapessy, di Gedung KPK lama, Jakarta, Kamis (20/6/24), mengutip Kompas.com.

TagsHasto KristiyantoJokowiKPKMoeldoko

Related articles More from author

  • Nasional

    100 Hari Jokowi-Ma’ruf Amin, Nilai Tukar Rupiah Kian Menguat

    3 Februari 2020
    By Rusli Qomar
  • Hasto Sebut Megawati Sudah Bisiki Jokowi Soal Nama Capres PDIP, Ganjar atau Puan?
    Nasional

    Capres PDIP Bakal Diumumkan Megawati pada April, Hasto Beri Penjelasan

    22 Maret 2023
    By Joni Sitohang
  • Ridwan Kamil Minta Warganya di Ibu Kota Tunda Mudik Agar Bisa Terima Subsidi dari Anies dan Jokowi
    Nasional

    Ridwan Kamil Minta Warganya di Ibu Kota Tunda Mudik Agar Bisa Terima Subsidi dari Anies dan Jokowi

    6 April 2020
    By Johan Arif
  • PKS Ngaku Temukan Penambahan dan Penghilangan Pasal di Draf Final UU Ciptaker
    Nasional

    PKS Ngaku Temukan Penambahan dan Penghilangan Pasal di Draf Final UU Ciptaker

    20 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Sebut Cawapres Ganjar akan Ditentukan 'Dewa-dewa', TPN: Ketum Partai dan Jokowi
    Nasional

    Sebut Cawapres Ganjar akan Ditentukan ‘Dewa-dewa’, TPN: Ketum Partai dan Jokowi

    23 September 2023
    By Joni Sitohang
  • Kades Ngotot Minta Jabatan 9 Tahun, Jokowi Beri Jawaban Begini
    Nasional

    Kades Ngotot Minta Jabatan 9 Tahun, Jokowi Beri Jawaban Begini

    26 Januari 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Waspadai Kebiasaan Penyebab Orang Asia Rentan Kena Diabetes Meski Tak Obesitas
    Tips & Tutorial

    Waspadai Kebiasaan Penyebab Orang Asia Rentan Kena Diabetes Meski Tak Obesitas

  • Pengamat Ungkap 6 Hal Terkait Kegaduhan yang Dibuat Gatot Nurmantyo, Ini Tujuan Akhirnya
    Nasional

    Pengamat Ungkap 6 Hal Terkait Kegaduhan yang Dibuat Gatot Nurmantyo, Ini Tujuan Akhirnya

  • Tragis, Laga Perpisahan Messi dan Ramos di PSG Kalah 2-3
    Olahraga

    Tragis, Laga Perpisahan Messi dan Ramos di PSG Kalah 2-3

  • Saling Tuding Demokrat vs PDIP Soal Kecurangan Pemilu di Masa Lalu
    Nasional

    Saling Tuding Demokrat vs PDIP Soal Kecurangan Pemilu di Masa Lalu

  • Realme Book Akan Rilis di Indonesia, Begini Bocoran Spesifikasinya
    Teknologi

    Realme Book Akan Rilis di Indonesia, Begini Bocoran Spesifikasinya

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.