TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Mahfud MD Jelaskan Pola Kecurangan Horizontal Pemilu Mirip Orde Baru yang Terjadi di 2024

Mahfud MD Jelaskan Pola Kecurangan Horizontal Pemilu Mirip Orde Baru yang Terjadi di 2024

By Joni Sitohang
19 Mei 2024
323
0
Mahfud MD Jelaskan Pola Kecurangan Horizontal Pemilu Mirip Orde Baru yang Terjadi di 2024

TIKTAK.ID – Mantan calon wakil presiden (Cawapres) Pemilu 2024 Mahfud MD., mengeklaim gelagat kecurangan Pemilu belakangan ini telah bergeser kembali bersifat vertikal atau melibatkan Pemerintah atau penguasa.

“Tren kecurangan Pemilu belakangan ditengarai sudah bergeser kembali menjadi vertikal, lewat mobilisasi aparat dan penggunaan fasilitas negara. Akan tetapi disamarkan, sehingga terjadi secara terstruktur, sistematis, dan massif,” ujar Mahfud ketika menjadi pembicara seminar nasional “Pelaksanaan Pemitu 2024: Evaluasi dan Gagasan ke Depan” di Fakultas Hukum UII Yogyakarta, pada Rabu (8/5/24), seperti dilansir Tempo.co.

Kemudian Guru Besar Hukum Tata Negara UII Yogyakarta tersebut menilai tren kecurangan Pemilu secara vertikal saat ini bentuknya mirip dengan Pemilu yang belangsung era Orde Baru. Dia menjelaskan bahwa pada masa itu, pemenang Pemilu ditengarai sudah diatur sesuai keinginan penguasa.

Baca juga : Prabowo-Gibran Bakal Tambah Menteri Jadi 40, Mahfud MD: Makin Banyak Sumber Korupsi, Negara Bisa Rusak

“Jika dulu di zaman Orde Baru (kecurangan) vertikal itu semuanya sudah diatur, yang menang harus ini, yang kalah ini, suaranya dibuat segini, lalu itu tren itu berhasil dihapus di masa Reformasi,” tutur Mahfud.

Padahal, kata Mahfud, pada awal Reformasi setidaknya sampai 2014 silam, kecurangan Pemilu mulai bergeser berpola horizontal.

“Kecurangan horizontal itu hanya melibatkan antarkontestan parpol (partai politik), kader dengan parpolnya, antarpasangan calon. Jadi Pemerintah tak ikut mencurangi,” ucap Mahfud.

Baca juga : Ganjar Deklarasi Oposisi, Politikus PDIP: Tak Wakili Partai

“Kita berhasil melakukannya dengan cukup baik (sehingga kecurangan Pemilu) terus bergeser menjadi horizontal. Tapi sejak 2019 bergeser lagi (ke vertikal),” terang Mahfud.

“Mobilisasi aparat dan fasilitas negara dipakai namun dipakai alasan-alasan, yang ada aturannya,” imbuh Mahfud.

Menurut Mahfud, upaya mengungkap dugaan kecurangan melalui lembaga negara seperti Mahkamah Konstitusi atau MK di pola pergeseran tren kecurangan vertikal ini, dapat terprediksikan menemui kegagalan.

Baca juga : Demokrat Hingga PDIP Ikut Bersuara Soal Presidential Club Ala Prabowo

“Karena hasilnya menurut MK, dugaan-dugaan kecurangan terstruktur sistematis dan massif tersebut tidak terbukti secara hukum,” jelas Mahfud.

Lantas Mahfud memberi catatan. Sebagai mantan Cawapres peserta Pemilu Presiden 2024, dirinya sudah tak dapat lagi mempersoalkan keputusan MK terkait hasil Pilpres 2024 yang sudah diputuskan. MK mengeklaim tidak ada bukti kecurangan Pemilu 2024.

Tagsmahfud mdOrde BaruPemilu 2024Pilpres 2024

Related articles More from author

  • Tolak Gubernur Jakarta Ditunjuk Presiden, PDIP: Sebaiknya Tetap oleh Rakyat
    Nasional

    Tolak Gubernur Jakarta Ditunjuk Presiden, PDIP: Sebaiknya Tetap oleh Rakyat

    9 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Prabowo-Anies Calon Terkuat Pilpres 2024 Versi Survei, Sandiaga: Tahan Diri, Banyak Masalah Lebih Mendesak Diselesaikan
    Nasional

    Jadi Kandidat Capres 2024, Ini Daftar Kekayaan Sandiaga, Prabowo hingga Anies Baswedan

    5 Juli 2022
    By Joni Sitohang
  • PBNU Nonaktifkan 63 Pengurus yang Jadi Caleg dan Timses Capres-Cawapres
    Nasional

    PBNU Nonaktifkan 63 Pengurus yang Jadi Caleg dan Timses Capres-Cawapres

    26 Januari 2024
    By Joni Sitohang
  • Panitia Sayangkan Absennya Prabowo dan Ganjar di Acara Dialog WALHI
    Nasional

    Panitia Sayangkan Absennya Prabowo dan Ganjar di Acara Dialog WALHI

    1 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Luhut Dijuluki 'Raja Angin Sorga', Pengamat: Bisa Buat Kuping Panas
    Nasional

    Luhut Dijuluki ‘Raja Angin Sorga’, Pengamat: Bisa Buat Kuping Panas

    5 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Cak Imin Optimis PKB Raih Juara Dua di Pemilu 2024
    Nasional

    Cak Imin Optimis PKB Raih Juara Dua di Pemilu 2024

    30 Agustus 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Waspadai Gejala Kekurangan Nutrisi yang Bisa Berdampak Buruk pada Kesehatan Tubuh
    Tips & Tutorial

    Waspadai Gejala Kekurangan Nutrisi yang Bisa Berdampak Buruk pada Kesehatan Tubuh

  • Tinggalkan Indonesia Selama 16 hari, Prabowo Kunjungi Negara Mana Saja?
    Nasional

    Tinggalkan Indonesia Selama 16 hari, Prabowo Kunjungi Negara Mana Saja?

  • Habib Rizieq Dikabarkan Tewas Ditabrak Unta, Hoaks atau Fakta?
    Nasional

    Segera Tiba di Indonesia, Ini Daftar Agenda Habib Rizieq

  • Sandiaga Uno Tegaskan Tak Akan Mundur dari Menteri dan Siap Dukung Pemerintah Sampai Akhir
    Nasional

    Sandiaga Uno Tegaskan Tak Akan Mundur dari Menteri dan Siap Dukung Pemerintah Sampai Akhir

  • Duel Comeback Jilid 3 Tyson vs Holyfield Bukan Sekadar Rumor?
    Olahraga

    Duel Comeback Jilid 3 Tyson vs Holyfield Bukan Sekadar Rumor?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.