TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›KPU Tanggapi Komentar Jokowi Soal ‘Debat Capres Tak Mengedukasi dan Serang Personal’

KPU Tanggapi Komentar Jokowi Soal ‘Debat Capres Tak Mengedukasi dan Serang Personal’

By Joni Sitohang
16 Januari 2024
605
0
KPU Tanggapi Komentar Jokowi Soal ‘Debat Capres Tak Mengedukasi dan Serang Personal’

TIKTAK.ID – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy’ari buka suara mengenai kritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal debat ketiga Pilpres 2024 yang dinilai tidak edukatif lantaran banyak serangan yang bersifat personal. Hasyim mengeklaim pihak penyelenggara tidak berwenang untuk menilai substansi debat Pilpres 2024.

“Saya tidak komentar ya. KPU menyelenggarakan debat sudah dengan berbagai macam pertimbangan dan pembicaraan, kesepakatan dengan semua tim pasangan calon, termasuk dengan televisi,” ungkap Hasyim di Kantor KPU RI, Jakarta, Selasa (9/1/24), seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Hasyim menilai format yang disepakati yaitu debat dengan enam segmen. Dia memaparkan bahwa pembagiannya segmen pertama untuk penyampaian visi misi program, segmen kedua dan ketiga untuk menjawab pertanyaan dari panelis, segmen keempat dan kelima untuk calon saling tanya jawab, serta segmen keenam untuk calon menyampaikan penutup.

Baca juga : PHPB Laporkan Anies ke Bawaslu Buntut Debat Soal Lahan Prabowo dan Alutsista Bekas

“Jadi terkait strategi dan substansi jawaban, bukan ranah KPU untuk membuat penilaian. KPU menyiapkan forum untuk debatnya, sementara soal strateginya dan substansinya itu sepenuhnya menjadi hak dan wewenang calon dan tim pasangan calon,” tegas Hasyim.

Menurut Hasyim, debat termasuk salah satu metode kampanye. Dia menyebut rakyat yang punya kewenangan untuk menilai kualitas debat, debat itu edukatif ataupun tidak, hingga jawaban atau pertanyaan yang disampaikan sesuai tema debat atau tidak. Oleh sebab itu, dia menyatakan KPU tidak akan berkomentar mengenai substansi debat.

Lebih lanjut, Hasyim mengaku format debat keempat dan kelima Pilpres 2024 tidak akan berubah. Sebab, kata Hasyim, format debat Pilpres yang ada sudah disepakati oleh pihak tim pasangan calon dan televisi penyelenggara.

Baca juga : TPN Ganjar Sebut Tuduhan Prabowo Diserang secara Personal Saat Debat ‘Kurang Valid’

“Jadi memang modelnya seperti itu. Debat empat dan kelima juga akan begitu,” ucap Hasyim.

Hasyim pun tidak membuka kemungkinan adanya penambahan debat. Dia menganggap lima kali penyelenggaraan debat telah cukup, sedangkan perubahan akan menimbulkan pertanyaan.

Sebelumnya, Jokowi mengungkapkan bahwa debat ketiga Pilpres yang dihelat Minggu (7/1/24) itu tidak edukatif akibat banyak serangan yang bersifat personal. Jokowi lantas meminta agar format debat Pilpres 2024 dievaluasi.

Baca juga : PDIP Rayakan HUT ke-51 Tanpa Jokowi, Gibran dan Bobby

“Saya kira akan banyak yang kecewa. Jadi debatnya memang perlu diformat lebih baik lagi, ada rambu-rambu sehingga hidup,” jelas Jokowi di Serang, mengutip detik.com, Senin (8/1/24).

TagsDebat CapresJokowiKPUPemilu 2024Pilpres 2024

Related articles More from author

  • Pengamat: Imbauan Jokowi Tak Serang Personal Saat Debat Dilanggar Anaknya Sendiri
    Nasional

    Pengamat: Imbauan Jokowi Tak Serang Personal Saat Debat Dilanggar Anaknya Sendiri

    26 Januari 2024
    By Joni Sitohang
  • Imam Besar Istiqlal Respons Soal Dirinya 'Diincar' PDIP Jadi Pendamping Ganjar
    Nasional

    Imam Besar Istiqlal Respons Soal Dirinya ‘Diincar’ PDIP Jadi Pendamping Ganjar

    23 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Survei: Pendukung Jokowi Pilih Ganjar Jadi Capres 2024, Bukan Puan Maharani
    Nasional

    Survei: Pendukung Jokowi Pilih Ganjar Jadi Capres 2024, Bukan Puan Maharani

    3 April 2021
    By Johan Arif
  • Jokowi Keluhkan Sosok Di Balik Impor Migas, Fahri Hamzah: Ada Orang Lebih Kuat dari Presiden
    Nasional

    Jokowi Keluhkan Sosok Di Balik Impor Migas, Fahri Hamzah: Ada Orang Lebih Kuat dari Presiden

    25 Desember 2019
    By Johan Arif
  • Tren Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Jokowi Merosot, Apa Sebabnya?
    Nasional

    Tren Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Jokowi Merosot, Apa Sebabnya?

    9 Maret 2024
    By Joni Sitohang
  • Ungkit Jasa SBY yang Pro Buruh dan Industri, Ibas Anggap Omnibus Law Bukti Jokowi Tergesa-gesa dan Hanya Mikir Investasi
    Nasional

    Ungkit Jasa SBY yang Pro Buruh dan Industri, Ibas Anggap Omnibus Law Bukti Jokowi Tergesa-gesa dan Hanya Mikir Investasi

    4 September 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Diisukan Bayar Yusril 100 Miliar, Kubu Moeldoko: Wajar Lah, Kan Tidak Ada Makan Siang Gratis
    Nasional

    Diisukan Bayar Yusril 100 Miliar, Kubu Moeldoko: Wajar Lah, Kan Tidak Ada Makan Siang Gratis

  • WHO Apresiasi Upaya BTS Army di Sentra Vaksinasi Covid-19
    Selebriti

    WHO Apresiasi Upaya BTS Army di Sentra Vaksinasi Covid-19

  • Makin Panas, Putri Gus Dur Sebut Cak Imin Bisanya Ambil Partai Orang Lain
    Nasional

    Makin Panas, Putri Gus Dur Sebut Cak Imin Bisanya Ambil Partai Orang Lain

  • Pilkada Serentak 2024, Masa Jabatan Anies Baswedan Bisa Diperpanjang
    Nasional

    Pilkada Serentak 2024, Masa Jabatan Anies Baswedan Bisa Diperpanjang

  • Klaim Sudah Evaluasi Peretasan PDNS, Jokowi: Ini Terjadi di Negara Lain, Bukan Kita Saja
    Nasional

    Klaim Sudah Evaluasi Peretasan PDNS, Jokowi: Ini Terjadi di Negara Lain, Bukan Kita Saja

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.