TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›KontraS: 3 Capres Belum Tunjukkan Komitmen Perlindungan HAM

KontraS: 3 Capres Belum Tunjukkan Komitmen Perlindungan HAM

By Joni Sitohang
16 Desember 2023
325
0
KontraS: 3 Capres Belum Tunjukkan Komitmen Perlindungan HAM

TIKTAK.ID – Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengungkapkan bahwa momentum debat masih belum maksimal untuk menggali “isi kepala” para calon presiden (Capres) dan menyentuh substansi isu Hak Asasi Manusia (HAM).

Menurut Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, ketiga Capres, yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo masih belum memperlihatkan komitmen mereka dalam perlindungan HAM.

“Pemaparan awal ketiga calon presiden masih belum sepenuhnya menunjukkan komitmen soal perlindungan, penghormatan, dan pemenuhan HAM,” ujar Dimas dalam keterangan tertulisnya, pada Rabu (13/12/23), seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Baca juga : Hasto Sebut Aksi Gibran di Debat Capres ‘Upaya Mengompori’

Dimas menjelaskan bahwa berdasarkan pengamatan KontraS, Anies dalam waktu yang diberikan selama empat menit berfokus pada prinsip negara hukum. Anies mengungkit fenomena pelaporan kepada aparat yang tidak ditindaklanjuti dan peristiwa 21-23 Mei 2019 silam.

Kemudian dalam paparan Prabowo, KontraS mengeklaim tidak cukup bisa menangkap gagasan Capres nomor urut 2 itu. Prabowo dianggap lebih banyak bercerita mengenai kisahnya berkarier sebagai prajurit, bahkan tidak menyentuh tema yang seharusnya.

Sementara Ganjar berangkat dari permasalahan di berbagai daerah di Indonesia seperti akses kesehatan, hak atas pekerjaan, hingga hak atas fasilitas pendidikan. Ganjar turut menyinggung intimidasi terhadap kebebasan berekspresi, serta pemerintahan bersih dan akomodatif.

Baca juga : Bidik Swing Voters, Upaya Ganjar Usai Fenomena ‘Eksodus’ Pemilih Jokowi ke Prabowo

Dimas menilai dari pemaparan di sesi awal tersebut, ketiga Capres tidak menunjukkan komitmennya dalam memimpin arah gerak kemajuan dan peradaban HAM di Indonesia, melalui sejumlah langkah strategis.

“Kami juga tidak menemukan visi besar dalam penegakan HAM. Padahal dalam sistem negara presidensialisme, otoritas-kewenangan yang diberikan presiden sangatlah besar,” tutur Dimas.

Dimas mengatakan dari debat tersebut juga memperlihatkan nihilnya komitmen dan strategi konkret dari setiap Capres dalam agenda penuntasan kasus pelanggaran HAM Berat.

Baca juga : Prabowo-Gibran Pimpin Hasil Survei Poltracking, AMIN di Bawah Ganjar-Mahfud

Dimas menganggap diskursus soal penegakan hukum atas kasus pelanggaran HAM berat menjadi isu panas di tengah debat calon presiden, utamanya antara Ganjar dan Prabowo. Dia mencontohkan saat sesi tanya jawab di segmen kelima, Ganjar sempat menanyakan komitmen Prabowo Subianto dalam penuntasan kasus Penghilangan Aktivis 1997/1998.

Menanggapi hal itu, KontraS menyoroti sejumlah persoalan yang mencuat. Pertama, KontraS menyayangkan kasus pelanggaran HAM Berat yang disebutkan oleh Ganjar hanya menyebutkan 12 kasus pelanggaran HAM Berat yang sudah diakui oleh Presiden Jokowi pada 11 Januari 2023 lalu. Padahal, ada 17 kasus pelanggaran HAM Berat yang telah ditetapkan oleh Komnas HAM.

Kedua, KontraS menyatakan tidak muncul keberanian dari Prabowo untuk berkomitmen dalam menyelesaikan kasus pelanggaran HAM Berat.

TagsCapres 2024HAMKontraSPemilu 2024Pilpres 2024

Related articles More from author

  • Hasil Survei KedaiKOPI: Elektabilitas Prabowo Tertinggi Kalahkan Jokowi
    Nasional

    Hasil Survei KedaiKOPI: Elektabilitas Prabowo Tertinggi Kalahkan Jokowi

    14 April 2021
    By Johan Arif
  • Anies Berharap Demokrat-NasDem-PKS Jadi Satu Poros Capai Ambang Batas
    Nasional

    Anies Berharap Demokrat-NasDem-PKS Jadi Satu Poros Capai Ambang Batas

    9 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Erick Unggah Foto Bareng Prabowo Subianto, Netizen: Capres-Cawapres 2024
    Nasional

    Pengamat Nilai Duet Prabowo-Erick Thohir Mampu Lanjutkan Misi Jokowi

    23 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Gatot Nurmantyo Akui KAMI Belum Tentukan Capres Mana yang Akan Didukung
    Nasional

    Gatot Nurmantyo Akui KAMI Belum Tentukan Capres Mana yang Akan Didukung

    9 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Ganjar Ungguli Prabowo dalam Simulasi Dua Nama Capres 2024 Versi Survei SMRC
    Nasional

    Ganjar Ungguli Prabowo dalam Simulasi Dua Nama Capres 2024 Versi Survei SMRC

    10 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Menohok, Bambang Pacul Sebut Kader PDIP Deklarasi Ganjar Capres 'Bukan Banteng tapi Celeng'
    Nasional

    Menohok, Bambang Pacul Sebut Kader PDIP Deklarasi Ganjar Capres ‘Bukan Banteng tapi Celeng’

    11 Oktober 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • AHY: Ada Pihak yang Tak Ingin Koalisi Demokrat-NasDem-PKS Terjadi
    Nasional

    AHY: Ada Pihak yang Tak Ingin Koalisi Demokrat-NasDem-PKS Terjadi

  • Olvah Alhamid Ajak Perempuan Indonesia Berani Hadapi Diskriminasi
    Selebriti

    Olvah Alhamid Ajak Perempuan Indonesia Berani Hadapi Diskriminasi

  • Gatot Nurmantyo Minta Jokowi Tegakkan Konstitusi dan Segera Terbitkan Perppu Cabut Omnibus Law
    Nasional

    Gatot Nurmantyo Minta Jokowi Tegakkan Konstitusi dan Segera Terbitkan Perppu Cabut Omnibus Law

  • AS Hadapi Dua Pandemi Sekaligus, Covid-19 dan Gerakan Anti-Vaksin
    Internasional

    AS Hadapi Dua Pandemi Sekaligus, Covid-19 dan Gerakan Anti-Vaksin

  • Anies Kembali Perpanjang Masa PSBB Transisi hingga 22 November, Apa Alasannya?
    Nasional

    Anies Kembali Perpanjang Masa PSBB Transisi hingga 22 November, Apa Alasannya?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.