TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Fahri Hamzah Klaim Jokowi Bukan Petugas Partai PDIP, Kok Bisa?

Fahri Hamzah Klaim Jokowi Bukan Petugas Partai PDIP, Kok Bisa?

By Joni Sitohang
15 Juli 2023
263
0
Fahri Hamzah Klaim Jokowi Bukan Petugas Partai PDIP, Kok Bisa?

TIKTAK.ID – Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora), Fahri Hamzah mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) bukan petugas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Fahri menyampaikan hal itu dalam diskusi “Adu Perspektif” yang diadakan detikcom dan Total Politik, pada Rabu (12/7/23).

“Saya sebenarnya itu, di antara semua partai, saya suka menikmati kritik sistemnya itu adalah PDIP. Namun enggak tuntas kritik sistemnya,” ujar Fahri, seperti dilansir CNBC Indonesia.

Fahri menjelaskan bahwa alasan argumentasi dirinya yaitu Jokowi menjadi presiden bukan sumbangan suara dari satu partai. Dia mengeklaim partai pendukung Jokowi juga memiliki “saham” terhadap Jokowi.

Baca juga : Airlangga Respons Tegas Isu Munaslub Golkar

“Faktanya, Jokowi memang bukan petugasnya PDIP. Pertama-tama, karena dia memperoleh tiket dari banyak partai. Relakah partai yang telah menyumbang tiket kepada Pak Jokowi sampai akhir membiarkan Pak Jokowi dimainkan oleh satu partai, kan tidak bisa, dan ya enggak mungkin,” tutur Fahri.

“Makanya yang saya bilang kesalahan sistem, mestinya dari awal kita sadar kalau saham di badannya Jokowi itu dimiliki banyak partai. Enggak mungkin itu,” imbuh Fahri.

Fahri pun menegaskan bahwa Jokowi bukan petugas PDIP. Dia menilai saat Jokowi sudah menjadi presiden, maka yang bersangkutan telah menjadi petugas yang melayani seluruh masyarakat.

Baca juga : Soal Isu Munaslub, Nusron Wahid: Ada yang Ingin Tunggangi Golkar untuk Pilpres 2024

“Oleh sebab itu, konsep sebenarnya petugas partai itu tidak, bahwa seorang harusnya sudah dipilih menjadi petugas publik, baik di legislatif maupun di eksekutif, maka hilang partai politiknya,” jelas Fahri.

Sekadar informasi, hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA periode Juni 2023 menyebut sebagian besar masyarakat tidak setuju dengan sebutan Presiden RI sebagai petugas partai. Survei tersebut diadakan pada 30 Mei hingga 12 Juni 2023 lalu, dengan melibatkan sebanyak 1.200 responden. Sample survei diambil menggunakan metode multi-stage random sampling.

Hasilnya, sebanyak 69,9 persen responden menyatakan tidak setuju. Hanya 17,5 persen saja yang setuju dengan penyematan petugas partai ke presiden.

Baca juga : Ingin Ganti Airlangga, Senior Golkar Desak Munaslub

“Mayoritas masyarakat tak setuju presiden adalah petugas partai,” terang Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, pada Senin (19/6/23), mengutip CNN Indonesia.

TagsFahri HamzahJokowiPartai GeloraPDIP

Related articles More from author

  • Minta Maaf Soal Kader Partai yang Langgar Konstitusi dan Demokrasi, PDIP Siap Benahi Sistem Kaderisasi
    Nasional

    Minta Maaf Soal Kader Partai yang Langgar Konstitusi dan Demokrasi, PDIP Siap Benahi Sistem Kaderisasi

    6 Juni 2024
    By Joni Sitohang
  • Gak Ada Takutnya! Anak Buah Prabowo ini Berani Tantang Orang yang Teriak Turunkan Jokowi
    Nasional

    Gak Ada Takutnya! Anak Buah Prabowo ini Berani Tantang Orang yang Teriak Turunkan Jokowi

    26 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Buka Suara Soal Peluang Jadi Jurkam Pilkada
    Nasional

    Jokowi Buka Suara Soal Peluang Jadi Jurkam Pilkada

    8 November 2024
    By Joni Sitohang
  • LSM Desak Jokowi Hentikan Rencana Prabowo Belanja Alpalhankam Rp1.700 Triliun
    Nasional

    LSM Desak Jokowi Hentikan Rencana Prabowo Belanja Alpalhankam Rp1.700 Triliun

    5 Juni 2021
    By Johan Arif
  • Warga Dayak Berharap Jokowi Pilih Ahok Jadi Kepala Ibu Kota Baru, Ini Alasannya
    Nasional

    Warga Dayak Berharap Jokowi Pilih Ahok Jadi Kepala Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

    15 Maret 2020
    By Johan Arif
  • TIKTAK.ID - Maksud Terselubung Amerika Coret Indonesia dari Daftar Negara Berkembang
    InternasionalNasional

    Maksud Terselubung Amerika Coret Indonesia dari Daftar Negara Berkembang

    24 Februari 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TWS Nothing Ear (2), Punya Fitur Personal Sound Profile
    Teknologi

    TWS Nothing Ear (2), Punya Fitur Personal Sound Profile

  • ombudsman jatim
    Nasional

    Ombudsman Dapati Hasil Berbeda Soal Pelapor Kasus Hina Risma

  • Sindir Kaesang, Buni Yani: Pemimpin Depok Harus Saleh dan Bukan Plonga-plongo
    Nasional

    Sindir Kaesang, Buni Yani: Pemimpin Depok Harus Saleh dan Bukan Plonga-plongo

  • Tips Jaga Nafsu Makan Agar Tubuh Tetap Sehat Saat Pandemi
    Tips & Tutorial

    Tips Jaga Nafsu Makan Agar Tubuh Tetap Sehat Saat Pandemi

  • Ahok Yakin Mampu Angkat Pertamina Jadi Perusahaan Kelas Dunia
    Nasional

    Ahok Yakin Mampu Angkat Pertamina Jadi Perusahaan Kelas Dunia

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.