TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Fahri Hamzah: Aturan Dana Kampanye Perlu Diperjelas Supaya Tak Jadi Lahan Korupsi

Fahri Hamzah: Aturan Dana Kampanye Perlu Diperjelas Supaya Tak Jadi Lahan Korupsi

By Joni Sitohang
21 Februari 2023
447
0
Respons Pemberhentian Novel Baswedan dkk oleh KPK, Fahri Hamzah Curhat dan Beri Semangat

TIKTAK.ID – Aturan soal dana kampanye yang diatur dalam Undang-Undang (UU) No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, Peraturan KPU (PKPU) dan Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) dianggap masih longgar. Hal itu pun dinilai menyebabkan peluang terjadinya korupsi.

“Peraturan yang dibuat oleh KPU dan Bawaslu terkait biaya kampanye, kita belum terlalu ketat,” ujar Wakil Ketua Umum DPN Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah, pada Selasa (21/2/23), seperti dilansir Sindonews.com.

Fahri menjelaskan, bila memang ingin bebas dari budaya korupsi yang berpotensi massif terjadi jelang pesta politik, maka Indonesia harus mengatur aliran dana kepada peserta Pemilu. Mantan Wakil Ketua DPR RI tersebut mengatakan yang paling penting untuk diatur adalah sumber uang calon yang berkontestasi.

Baca juga : Hasil Survei SPIN: Kepuasan Publik atas Kinerja Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Meningkat

“Hal itu penting sekali, karena tidak ada negara di dunia ini yang bebas dari korupsi, kalau pengaturan biaya Pemilu tersebut tidak transparan,” tutur Fahri.

Menurut Fahri, aliran dana kampanye, dapat bersumber dari swasta dan pemerintah. Meski begitu, ia menyarankan supaya porsi biaya kampanye dari pemerintah lebih besar daripada swasta. Dia menyatakan hal itu penting demi mencegah atau meminimalkan politik uang berkedok balas budi.

“Makanya saya sebetulnya berbicara mengenai sistemnya dulu. Sebab, kalau kita ingin serius memberantas korupsi, berarti pengaturan dana kampanye harus jelas, berapa persen yang diatur swasta dan pemerintah. Tapi kalau teori saya sih sebaiknya lebih banyak yang ditanggung oleh pemerintah,” ucap Fahri.

Baca juga : Hasto Klaim Banyak Menteri Jokowi Ingin Gabung PDIP

Perlu diketahui, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Rahmat Bagja sempat meminta seluruh peserta Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024 agar melaporkan sumber aliran dana kampanye. Dia memaparkan bahwa dengan adanya pelaporan yang transparan tersebut, Bawaslu bisa menyelidiki dan menindak dugaan pelanggaran Pemilu soal dana kampanye para peserta Pemilu.

“Kami mengimbau kepada para peserta Pemilu supaya membuat laporan dana kampanye dengan baik dan melaporkan seluruh dana kampanye yang diterima, baik dalam bentuk sumbangan maupun lain-lain,” tegas Rahmat setelah Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Bawaslu RI di Jakarta, beberapa waktu lalu.

TagsDana KampanyeFahri HamzahKPUPemilu 2024Pilpres 2024

Related articles More from author

  • Pakar Mikro Ekspresi Sebut Gibran Tiru Gaya Jokowi saat Debat Cawapres
    Nasional

    Pakar Mikro Ekspresi Sebut Gibran Tiru Gaya Jokowi saat Debat Cawapres

    25 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Gibran dan Erick Thohir Mencuat di Bursa Cawapres Usai PAN-Golkar Usung Prabowo
    Nasional

    Gibran dan Erick Thohir Mencuat di Bursa Cawapres Usai PAN-Golkar Usung Prabowo

    15 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • Survei The Matchmaker: Duet Prabowo-Erick Thohir Paling Dipilih Rakyat
    Nasional

    Survei The Matchmaker: Duet Prabowo-Erick Thohir Paling Dipilih Rakyat

    20 April 2023
    By Joni Sitohang
  • Ketum PAN Jalan Bareng Ganjar sebelum Muktamar Muhammadiyah Dimulai
    Nasional

    Ketum PAN Jalan Bareng Ganjar sebelum Muktamar Muhammadiyah Dimulai

    12 September 2022
    By Joni Sitohang
  • Waduh, TKN Ngaku Tak Tahu Asal-usul Susu yang Dibagikan Gibran di CFD
    Nasional

    Waduh, TKN Ngaku Tak Tahu Asal-usul Susu yang Dibagikan Gibran di CFD

    10 Januari 2024
    By Joni Sitohang
  • Kader Heboh Usai Rakernas PAN Munculkan Anies dan Ganjar Jadi Bakal Capres 2024
    Nasional

    Kader Heboh Usai Rakernas PAN Munculkan Anies dan Ganjar Jadi Bakal Capres 2024

    29 Agustus 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ini 12 Item Gratifikasi Raja Salman untuk Jokowi Senilai 8,7 Miliar yang Jadi Barang Milik Negara
    Nasional

    Ini 12 Item Gratifikasi Raja Salman untuk Jokowi Senilai 8,7 Miliar yang Jadi Barang Milik Negara

  • Zelensky Tuntut Jawaban Uni Eropa
    Internasional

    Zelensky Tuntut Jawaban Uni Eropa

  • Batalkan Rencana Pembatasan Selama Libur Paskah, Kanselir Jerman: Ini Salah Saya
    Internasional

    Batalkan Rencana Pembatasan Selama Libur Paskah, Kanselir Jerman: Ini Salah Saya

  • Ibrahim Raisi Menangi Pilpres Iran, Ucapan Selamat Mengalir dari Sejawatnya di Seluruh Dunia
    Internasional

    Ibrahim Raisi Menangi Pilpres Iran, Ucapan Selamat Mengalir dari Sejawatnya di Seluruh Dunia

  • KIB Siap Sampaikan Nama Capres yang Diusung ke Jokowi
    Nasional

    KIB Siap Sampaikan Nama Capres yang Diusung ke Jokowi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.