TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Kenapa Koalisi Perubahan Masih Ajak Golkar Meski Sudah Penuhi Syarat Pilpres?

Kenapa Koalisi Perubahan Masih Ajak Golkar Meski Sudah Penuhi Syarat Pilpres?

By Joni Sitohang
12 Februari 2023
450
0
Apresiasi Rencana Safari Politik Puan, Demokrat Siap Sambut PDIP

TIKTAK.ID – Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai NasDem kini sedang menjajaki sebuah koalisi untuk ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Koalisi Perubahan tersebut memutuskan untuk mengusung Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (Capres). Ketiga partai politik (parpol) itu pun telah memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold, bahkan angkanya sudah melebihi.

Untuk diketahui, Pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum menyatakan bahwa pasangan calon diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta Pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20% dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25% dari suara sah secara nasional pada Pemilu anggota DPR sebelumnya.

“Sudah lebih, tiga partai ini untuk jumlah kursinya di DPR sebesar 28%. Syarat pencalonan sesuai presidential threshold hanya sebesar 20%,” ungkap Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, seperti dilansir SINDOnews, pada Jumat (10/2/23).

Baca juga : Pengamat Wanti-wanti Potensi Kudeta Jika Perpanjangan Jabatan Presiden Tak Muncul dari Rakyat

“NasDem 10,2% atau 59 kursi, Demokrat 9,4% setara dengan 54 kursi, dan PKS 8,7% atau 50 kursi, jadi total 163 kursi atau 28,3%,” imbuhnya.

Kemudian saat ditanya alasan Koalisi Perubahan melalui PKS masih mengajak Partai Golkar untuk bergabung, Kamhar menjawab silaturahmi dan komunikasi politik lintas partai merupakan sesuatu yang wajar. Dia menilai hal itu menjadi keniscayaan pada sistem politik multi partai.

“Koalisi Perubahan pun bersifat terbuka bagi parpol lain, sepanjang bisa menambah kekuatan dan saling menguatkan, bukan melemahkan,” tutur Kamhar.

Baca juga : Bandingkan Sistem Pileg Proporsional Terbuka dan Tertutup, PKB: Sama-sama Punya Celah Politik Uang

Menurut Kamhar, belajar dari pengalaman, dalam perjalanannya rekonfigurasi koalisi senantiasa terjadi apalagi bila Pilpres sampai dua putaran.

“Bahkan satu putaran saja juga terjadi rekonfigurasi koalisi pascapemilu. Yang sudah-sudah seperti itu, sehingga menjaga silaturahmi dan komunikasi politik lintas partai mutlak untuk dilakukan,” ucap Kamhar.

Lantas Kamhar menampik ajakan kepada Golkar untuk bergabung dengan Koalisi Perubahan itu untuk menduetkan Anies Baswedan dengan Airlangga Hartarto.

“Enggak,” ucapnya singkat.

Baca juga : Paspamres Beri Bantahan Usai Pria Ngaku Dianiaya Saat Ingin Ketemu Jokowi

Sebelumnya, PKS mengajak langsung Partai Golkar bergabung ke dalam Koalisi Perubahan yang digagasnya bersama Partai NasDem dan Partai Demokrat. Ajakan itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PKS, Aboe Bakar Alhabsy, setelah mengadakan pertemuan tertutup dengan jajaran pengurus pusat Partai Golkar.

TagsGolkarPemilu 2024Pilpres 2024

Related articles More from author

  • Tak Ingin Paksakan Usung Sandiaga Maju Pilpres, Internal PPP Usulkan Mardiono atau Erick Thohir
    Nasional

    Tak Ingin Paksakan Usung Sandiaga Maju Pilpres, Internal PPP Usulkan Mardiono atau Erick Thohir

    25 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • Pengamat Prediksi PAN Bakal Prioritaskan Duet Ganjar-Erick Jelang Pilpres 2024
    Nasional

    Polling The Matchmaker: Duet Ganjar-Erick Paling Favorit

    8 Maret 2023
    By Joni Sitohang
  • Soal Cak Imin Dulu Dukung IKN Kini Tidak, Budiman Sudjatmiko: Pemahaman Beliau Belum Sempurna
    Nasional

    Soal Cak Imin Dulu Dukung IKN Kini Tidak, Budiman Sudjatmiko: Pemahaman Beliau Belum Sempurna

    30 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Minta Warga NU Dukung Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024, Kiai Ulil Albab Kudus: Hukumnya Wajib!
    Nasional

    Minta Warga NU Dukung Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024, Kiai Ulil Albab Kudus: Hukumnya Wajib!

    11 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • Airlangga-Anies Paling Potensial, Gabungan Nasionalis-Islam yang Lagi Digandrungi di 2024
    Nasional

    Terus Rayu Golkar, PKS Sebut Airlangga Bisa Jadi Cawapres Anies

    3 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • TKN Klaim Prabowo Bisa Wujudkan Kriteria Pemimpin Islam yang Baik
    Nasional

    TKN Klaim Prabowo Bisa Wujudkan Kriteria Pemimpin Islam yang Baik

    5 Januari 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Minta 'Restu' Karantina Wilayah Jakarta, Anies Kirim Surat ke Pusat
    Nasional

    Minta ‘Restu’ Karantina Wilayah Jakarta, Anies Kirim Surat ke Pusat

  • Bisma Karisma Puas Dengan Hasil Film ‘Romantik Problematik'
    Selebriti

    Bisma Karisma Puas Dengan Hasil Film ‘Romantik Problematik’

  • Tom Hanks dan Rita Wilson Positif Corona
    Selebriti

    Tom Hanks dan Rita Wilson: Pasangan Hollywood Pertama Positif Idap Corona

  • Pengakuan Luhut: Sayalah yang Mulai Mencetuskan Omnibus Law Cipta Kerja
    Nasional

    Pengakuan Luhut: Sayalah yang Mulai Mencetuskan Omnibus Law Cipta Kerja

  • Gelar Pisah Sambut dengan Retno Marsudi, Menlu Sugiono Tegaskan Lanjut Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
    Nasional

    Gelar Pisah Sambut dengan Retno Marsudi, Menlu Sugiono Tegaskan Lanjut Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.