TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Puan Bebas dari Sanksi PDIP karena Dianggap Tak Terkait Dewan Kolonel, Kok Bisa?

Puan Bebas dari Sanksi PDIP karena Dianggap Tak Terkait Dewan Kolonel, Kok Bisa?

By Joni Sitohang
28 Oktober 2022
239
0
Puan Bebas dari Sanksi PDIP karena Dianggap Tak Terkait Dewan Kolonel, Kok Bisa?

TIKTAK.ID – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diketahui tak memberikan sanksi apa pun kepada Puan Maharani soal terbentuknya Dewan Kolonel. PDIP menganggap wanita yang menjabat sebagai Ketua DPR tersebut tidak ikut terlibat dalam pembentukan Dewan Kolonel.

“Mbak Puan sendiri tak terlibat dalam proses itu, mereka berinisiatif untuk melakukan itu,” ungkap Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP, Komarudin Watubun di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu, (26/10/22), seperti dilansir Sindonews.com.

Oleh sebab itu, Komarudin mengatakan PDIP tidak berencana memanggil untuk melakukan klarifikasi, apalagi menjatuhkan sanksi kepada Puan yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PDIP tersebut.

Baca juga : KPU Bakal Tolak Paslon Capres-Cawapres Tunggal yang Diusung Seluruh Parpol

Kemudian soal Dewan Kolonel, Komarudin menyatakan sejauh ini PDIP sudah memberikan sanksi keras kepada Trimedya Panjaitan, Johan Budi Sapto Pribowo, Masinton Pasaribu, dan Hendrawan Supratikno.

“Dewan Kolonel menyampaikan itu (dukungan untuk Puan maju sebagai calon presiden) resmi di publik, itu organisasi di luar organisasi partai. Berat sanksinya, keras dan terakhir,” tutur Komarudin.

Perlu diketahui, Dewan Kolonel berisi beberapa anggota Fraksi PDIP di DPR dan dibentuk pada September lalu. Mereka adalah loyalis Puan Maharani. Mereka hendak mempromosikan Puan di daerah pemilihan (dapil) masing-masing dari anggotanya, demi menjadikan Puan sebagai calon presiden (Capres) dari PDIP pada Pilpres 2024.

Baca juga : Jokowi Bakal Dilibatkan Pemilihan Capres Koalisi Indonesia Bersatu

“Kadang-kadang teman-teman ini kan terlalu kreatif untuk mencari muka. Itu bukan menolong pemimpin, justru kadang menjerumuskan pemimpin,” tegas Komarudin.

Menurut Komarudin, PDIP masih akan memanggil dan memberikan sanksi kepada kader yang terlibat dalam pembentukan Dewan Kolonel.

“Ini kita sedang persiapan untuk manggil, ini kita harus tertibkan semuanya,” sambung Komarudin.

Baca juga : Buntut Dukung Ganjar Nyapres, FX Rudy Ikut Kena Sanksi PDIP

Tidak hanya terkait Dewan Kolonel, PDIP juga sudah memberikan sanksi kepada Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyanto lantaran mengumumkan kepada publik soal dukungan untuk Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo maju di Pilpres 2024.

Mantan Wali Kota Surakarta itu pun mendapat sanksi keras dan terakhir. Sementara itu, Ganjar Pranowo memperoleh sanksi teguran lisan karena menyatakan siap maju menjadi Capres 2024 ketika ditanya wartawan di salah satu stasiun televisi swasta.

TagsDewan KolonelPDIPPuanPuan Maharani

Related articles More from author

  • Jelang Debat, Gibran Jokowi Makan Soto Bareng Ganjar Pranowo
    Nasional

    Jelang Debat, Gibran Jokowi Makan Soto Bareng Ganjar Pranowo

    7 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Komisi I: Pengunduran Diri Kabais TNI Tak Boleh Hentikan Penyelidikan Kasus Andrie Yunus
    Nasional

    Komisi I: Pengunduran Diri Kabais TNI Tak Boleh Hentikan Penyelidikan Kasus Andrie Yunus

    30 Maret 2026
    By Joni Sitohang
  • Quick Count PRC: PKS Unggul di DKI, Kalahkan Gerindra dan PDIP
    Nasional

    Quick Count PRC: PKS Unggul di DKI, Kalahkan Gerindra dan PDIP

    19 Februari 2024
    By Joni Sitohang
  • Ganjar Tanggapi Kaesang Gabung PSI: Semua Punya Hak Berdemokrasi, Jadi Silakan
    Nasional

    Ganjar Tanggapi Kaesang Gabung PSI: Semua Punya Hak Berdemokrasi, Jadi Silakan

    27 September 2023
    By Joni Sitohang
  • Sebut Anies Tak Konsisten Soal Reklamasi, PDIP: Ojo Esok Tempe Sore Dele!
    Nasional

    Sebut Anies Tak Konsisten Soal Reklamasi, PDIP: Ojo Esok Tempe Sore Dele!

    13 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Tolak Kedatangan Presiden di Kendari, Sejumlah Mahasiswa Bentrok dengan Pendukung Jokowi
    Nasional

    Tolak Kedatangan Presiden di Kendari, Sejumlah Mahasiswa Bentrok dengan Pendukung Jokowi

    2 Juli 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Spotify Hapus Puluhan Ribu Lagu yang Dibuat Startup AI Boomy
    Teknologi

    Spotify Hapus Puluhan Ribu Lagu yang Dibuat Startup AI Boomy

  • Kushal Punjabi Tewas Gantung Diri
    Selebriti

    Aktor Bollywood Kushal Punjabi Ditemukan Tewas Gantung Diri

  • Ini Alasan Prabowo Ingin Ada Lembaga Baru untuk Percepatan Pembangunan RumahIni Alasan Prabowo Ingin Ada Lembaga Baru untuk Percepatan Pembangunan Rumah
    Nasional

    Ini Alasan Prabowo Ingin Ada Lembaga Baru untuk Percepatan Pembangunan Rumah

  • Manfaat Jahe Merah Bagi Kesehatan, Salah Satunya Cegah Virus Corona?
    Tips & Tutorial

    Manfaat Jahe Merah Bagi Kesehatan, Salah Satunya Cegah Virus Corona?

  • TIKTAK.ID - Setelah Teleponan dengan Trump Soal Ventilator, Jokowi Komunikasi dengan Rouhani: Iran Siap Pasok Alat Medis Lawan Corona
    Nasional

    Setelah Teleponan dengan Trump Soal Ventilator, Jokowi Komunikasi dengan Rouhani: Iran Siap Pasok Alat Medis Lawan Corona

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.