TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Kritik Pemerintah yang Langsung Cabut Izin ACT, Waketum MUI: Bukannya Membina Malah Membinasakan

Kritik Pemerintah yang Langsung Cabut Izin ACT, Waketum MUI: Bukannya Membina Malah Membinasakan

By Joni Sitohang
7 Juli 2022
589
0
Kritik Pemerintah yang Langsung Cabut Izin ACT, Waketum MUI: Bukannya Membina Malah Membinasakan

TIKTAK.ID – Waketum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menyoroti keputusan Pemerintah melalui Kementerian Sosial yang mencabut izin Aksi Cepat Tanggap (ACT). Pencabutan tersebut terkait usaha ACT mengumpulkan dana di publik, usai heboh dugaan penyelewengan dana umat.

Pria yang akrab disapa Buya Anwar ini menilai pendekatan Pemerintah kerap “memukul” atau “membinasakan” dibandingkan merangkul maupun membina.

“Saya lihat pendekatan yang kita lakukan lebih banyak memukul daripada merangkul. Bukannya membina, justru membinasakan. Ini menurut saya ketika mendengar ACT (dicabut izin donasi publik-red),” ungkap Buya Anwar di Sapa Indonesia Pagi KOMPAS TV, Rabu (6/7/22), seperti dilansir Kompas.tv.

Baca juga : Gerindra Disebut Sudah Kantongi Nama Cawapres Prabowo, Begini Prediksi Pengamat

Menurut Buya Anwar, secara organisasi ACT adalah nirlaba yang menolong, persis seperti Palang Merah.

“Sudah ada penjelasan dari ACT, kalau mereka mirip palang merah. Mereka juga menolong, jadi siapa saja ya ditolong,” ucap Buya Anwar.

“Ini yang menuduh ACT membela ISIS, karena ada orang ISIS ditolong, itu tidak logis menurut saya,” imbuhnya.

Namun Buya Anwar mengaku hatinya tersayat ketika melihat berita mengenai dugaan petinggi ACT menggunakan uang publik dengan jumlah tinggi, bahkan gaji dan fasilitasnya pun mewah.

Baca juga : Diminta Demokrat Tinggalkan KIB, Begini Respons Golkar

“Bagi saya, pimpinan seperti ini hedonis dan materialistik, tapi berlabelkan amal. Itu yang saya tak bisa terima, menoreh luka di hati saya,” tutur Buya Anwar.

Lebih lanjut, mengenai dugaan ke terorisme sendiri, Ketua PP Muhammadiyah tersebut memuji BNPT yang tidak langsung menyebut ACT sebagai organisasi yang berkaitan dengan terorisme.

“Saya senang dengan Pak Nurwakhid (BNPT) pagi ini, padahal biasanya tidak senang. Sebab, dia tidak langsung menyebut ACT itu teroris,” jelas Buya Anwar.

Baca juga : MUI Bela ACT, Gara-gara ACT Giat Sumbang Uang dan Kendaraan untuk Ulama?

Sementara itu, Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Ahmad Nurwakhid, mengaku dalam data mereka ACT belum masuk daftar terorisme. Namun dia menyebut BNPT sedang menelusuri hal itu berdasarkan data dari PPATK.

“Kita kan kerja dengan berdasarkan data dan fakta,” terang Nurwakhid.

Sebelumnya, Kementerian Sosial telah mencabut izin pengumpulan uang dan barang (PUB) oleh Yayasan ACT. Kemensos menilai dari hasil analisa, Yayasan ACT terbukti melebihi batas dalam ketentuan penggunaan dana operasional.

TagsACTAksi Cepat TanggapAnwar AbbasMUI

Related articles More from author

  • (CEK HOAKS atau FAKTA) Seruan MUI Agar Ulama Lawan Rapid Test Corona ala PKI
    Nasional

    (CEK HOAKS atau FAKTA) Seruan MUI Agar Ulama Lawan Rapid Test Corona ala PKI

    25 Mei 2020
    By Johan Arif
  • Ma'ruf Amin Ingin Ajarkan India Soal Toleransi
    Nasional

    Abaikan Jejak Digital tentang Fatwa Sesat Ahmadiah, Ucapan Natal dan Syiah Sampang, Kiai Ma’ruf Ajari India Soal Toleransi? Hallow..

    10 Maret 2020
    By Adam Humain
  • Dewan Pertimbangan MUI Minta Dubes Jerman Dipanggil Soal Peresmian Museum Holocaust di Minahasa
    Nasional

    Dewan Pertimbangan MUI Minta Dubes Jerman Dipanggil Soal Peresmian Museum Holocaust di Minahasa

    3 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • PKS Desak Pemerintah Setop Proyek Strategis Nasional PIK 2
    Nasional

    PKS Desak Pemerintah Setop Proyek Strategis Nasional PIK 2

    8 Januari 2025
    By Joni Sitohang
  • Minta DPR Cabut RUU HIP, MUI: Kalau Masih Ngotot, Ya Akan Terjadi Terus Seperti ini
    Nasional

    Minta DPR Cabut RUU HIP, MUI: Kalau Masih Ngotot, Ya Akan Terjadi Terus Seperti ini

    27 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Kejaksaan Buka Suara Soal Kelanjutan Kasus Penyelewengan Donasi ACT
    Nasional

    Kejaksaan Buka Suara Soal Kelanjutan Kasus Penyelewengan Donasi ACT

    23 Oktober 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Baru Saja Jadi Bos Pertamina, Ahok Sudah Bikin Masalah Gara-gara Pernyataannya
    Nasional

    Baru Saja Jadi Bos Pertamina, Ahok Sudah Bikin Masalah Gara-gara Pernyataannya

  • Dikait-kaitkan dengan Kasus Korupsi Menteri KKP, Ponakan Prabowo Tidak Terima
    Nasional

    Dikait-kaitkan dengan Kasus Korupsi Menteri KKP, Ponakan Prabowo Tidak Terima

  • Teknologi

    Lima Tahun Rugi USD 4,5 Miliar, LG Pertimbangkan Keluar dari Bisnis Ponsel?

  • Sidak, Anies Ngamuk Lihat Ibu Hamil Disuruh Kerja Saat PPKM Darurat
    Nasional

    Sidak, Anies Ngamuk Lihat Ibu Hamil Disuruh Kerja Saat PPKM Darurat

  • Usai Puasa 21 Bulan, Ronaldo Kembali Cetak Gol
    Olahraga

    Usai Puasa 21 Bulan, Ronaldo Kembali Cetak Gol

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.