TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Petinggi Uni Eropa: Bantu Ukraina Hadapi Rusia, Persediaan Senjata Kami Habis

Petinggi Uni Eropa: Bantu Ukraina Hadapi Rusia, Persediaan Senjata Kami Habis

By Bagas F Sinaga
26 Mei 2022
559
0
Petinggi Uni Eropa: Bantu Ukraina Hadapi Rusia, Persediaan Senjata Kami Habis

TIKTAK.ID – Kepala Urusan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borell memperingatkan agar blok tersebut mengambil tanggung jawab terhadap keamanannya dan mengompensasi defisit akibat konflik Rusia dan Ukraina.

“Contoh paling jelas” dari kekurangan tersebut adalah “stok yang habis akibat dukungan militer yang kami berikan ke Ukraina”, tulis Borrell di blognya pada Minggu (22/5/22), seperti yang dilansir Russian Today.

Tetapi ada banyak lainnya yang “diwarisi dari pemotongan anggaran dan kurangnya investasi di masa lalu,” tambahnya.

Menurut Borrell, pengeluaran pertahanan gabungan, di seluruh blok, telah meningkat hanya 20 persen dari 1999 hingga 2021, dibandingkan dengan 66 persen untuk AS, 292 persen untuk Rusia dan 592 persen untuk China.

Peristiwa di Ukraina telah mengakibatkan “pergeseran tektonik lanskap keamanan Eropa”, tegas diplomat itu. “Sekarang jelas bahwa Eropa dalam bahaya.”

Dalam keadaan seperti itu, “Uni Eropa perlu mengambil lebih banyak tanggung jawab terhadap keamanannya sendiri,” yang akan membutuhkan penciptaan “Angkatan Bersenjata Eropa yang modern dan dapat dioperasikan, dengan melihat spektrum yang lebih tinggi dan juga berusaha untuk meningkatkan kemampuan dan kekuatan,” katanya.

Investasi dalam bidang militer harus dikoordinasikan di antara negara-negara anggota UE karena tindakan sepihak oleh negara-negara tertentu dapat menjadi “buang-buang uang, dengan risiko melipatgandakan celah yang ada dan duplikasi yang tidak perlu”, Borrell memperingatkan.

Diplomat itu menyebutkan tiga tindakan utama yang pada akhirnya akan memungkinkan blok tersebut untuk menghapus kesenjangan saat ini terkait pertahanan blok tersebut.

Eropa bekerja pada kesiapan tempur pasukan mereka dan pengisian persediaan, modernisasi pertahanan udara, kemampuan berbasis dunia maya dan ruang angkasa dan untuk bersama-sama mengembangkan kemampuan utama masa depan seperti tank tempur utama.

“Sekarang adalah waktunya untuk mendorong pertahanan Eropa. Kita perlu memperkuat basis industri pertahanan Eropa dan beroperasi dengan kapasitas militer yang dibutuhkan. Untuk dapat meningkatkan kapasitas militer kami untuk membela diri, untuk membuat NATO lebih kuat dan untuk mendukung mitra kami dengan lebih baik kapan pun dibutuhkan,” tegas Borrell.

Moskow telah mengecam keterlibatan Uni Eropa dalam konflik Ukraina dan meningkatnya militerisasi. Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov mengatakan awal bulan ini bahwa blok tersebut “berubah dari platform ekonomi konstruktif yang awalnya dimaksudkan untuk menjadi pemain militan agresif yang berambisi jauh membentang melampaui benua Eropa.”

Lavrov bersikeras Uni Eropa “mengikuti jejak NATO”. Kedua entitas sedang dalam proses penggabungan dan di masa depan UE akan beroperasi hanya sebagai perpanjangan dari aliansi militer yang dipimpin AS, kata Lavrov.

Selain sanksi Rusia, Uni Eropa telah mengalokasikan 2 miliar Euro untuk bantuan militer ke Kiev di tengah konflik dengan Moskow.

Borrell mengatakan pada bulan lalu bahwa “perang ini harus dimenangkan di medan perang”. Dia juga berjanji bahwa “Uni Eropa tidak akan membiarkan Ukraina kehabisan peralatan [militer].”

TagsBerita Dunia Hari IniJosep BorellKepala Urusan Luar Negeri Uni Eropapasokan senjataperang Ukraina RusiaUni Eropa

Related articles More from author

  • Lagi, Trump Pecat Pejabat Pemilu yang Menentang Tuduhan Ngawurnya
    Internasional

    Lagi, Trump Pecat Pejabat Pemilu yang Menentang Tuduhan Ngawurnya

    23 November 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Washington Ancam Sanksi Negara yang Berkawan dengan Suriah
    Internasional

    Washington Ancam Sanksi Negara yang Berkawan dengan Suriah

    26 Juni 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Pembunuh George Floyd Diganjar 22,5 Tahun Penjara
    Internasional

    Pembunuh George Floyd Diganjar 22,5 Tahun Penjara

    26 Juni 2021
    By William Putra Wijaya
  • Internasional

    Diminta Pergi oleh Parlemen Irak, AS: Kami Hadir di Irak untuk Selamanya

    18 Januari 2020
    By William Putra Wijaya
  • Pyongyang Tolak Tawaran Washington untuk 'Bertemu Di Mana Saja, Kapan Saja'
    Internasional

    Pyongyang Tolak Tawaran Washington untuk ‘Bertemu Di Mana Saja, Kapan Saja’

    25 Juni 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Diduga akan Bocorkan Informasi Rahasia, Intelijen Australia Tewas
    Internasional

    Diduga akan Bocorkan Informasi Rahasia, Intelijen Australia Tewas

    23 Februari 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • China Klaim Perairan Natuna, Menhan Prabowo: Kita Santai Saja
    Nasional

    China Klaim Perairan Natuna, Menhan Prabowo: Kita Santai Saja

  • Prosedur Memakai BPJS untuk Pemeriksaan Kesehatan Mental
    Tips & Tutorial

    Prosedur Memakai BPJS untuk Pemeriksaan Kesehatan Mental

  • Asnawi Tetap Latihan Meski Puasa 16 Jam di Korea Selatan
    Olahraga

    Asnawi Tetap Latihan Meski Puasa 16 Jam di Korea Selatan

  • Fitur OPPO Reno5 F Hasilkan Foto Artistik
    Teknologi

    Fitur OPPO Reno5 F Hasilkan Foto Artistik

  • Sudah Tahu Bahaya Mencabut Uban Sembarangan?
    Tips & Tutorial

    Sudah Tahu Bahaya Mencabut Uban Sembarangan?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.