TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Moskow Siap Balas Langkah Prancis Usir Puluhan Diplomat Rusia

Moskow Siap Balas Langkah Prancis Usir Puluhan Diplomat Rusia

By Bagas F Sinaga
6 April 2022
301
0
Moskow Siap Balas Langkah Prancis Usir Puluhan Diplomat Rusia

TIKTAK.ID – Kementerian Luar Negeri Prancis mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada Senin (4/4/22), bahwa mereka akan mengusir “banyak” diplomat Rusia dari Prancis. Merespons pernyataan Prancis tersebut, Moskow, menurut media Rusia, telah berjanji untuk menanggapi keputusan Paris mengusir diplomat Rusia.

Menurut Kementerian Luar Negeri Prancis, “tindakan ini adalah bagian dari pendekatan Eropa”, dan kegiatan diplomat yang ditargetkan oleh tindakan ini bertentangan dengan kepentingan keamanan Prancis. Menurut saluran TV BFM, “sekitar 30 diplomat Rusia” akan terpengaruh oleh keputusan tersebut.

Dalam sebuah komentar kepada RIA Novosti, Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan akan menanggapi tindakan Paris tersebut.

Beberapa negara Uni Eropa meluncurkan keputusan baru untuk mengusir diplomat Rusia pada Senin kemarin, di tengah dampak dari tuduhan pembunuhan massal yang diklaim terjadi di Bucha, sebuah kota kecil di barat laut Kiev.

Ukraina dengan cepat menuding pembantaian warga sipil tersebut pada pasukan Rusia, yang telah menduduki Bucha sampai baru-baru ini, namun Moskow dengan tegas membantah keterlibatan apa pun, menunjukkan bahwa seluruh peristiwa itu merupakan “provokasi” yang direncanakan Barat, seperti yang dilansir RT.

Lithuania memerintahkan Duta Besar Rusia untuk meninggalkan negara itu secepatnya, mengutip “tindakan agresif tanpa henti Moskow di Ukraina”.

Negara Baltik itu mengatakan telah memberi tahu mitra UE dan NATO tentang langkah tersebut, mendesak mereka untuk mengikutinya. Tak lama setelah pengumuman itu, Latvia mengatakan akan menurunkan hubungan diplomatiknya dengan Moskow, mengutip dugaan “kejahatan yang dilakukan oleh Angkatan Bersenjata Rusia di Ukraina”.

Berikutnya Jerman mengikutinya, dengan Menteri Luar Negeri negara itu, Annalena Baerbock mengumumkan pengusiran “sejumlah besar” diplomat Rusia.

“Staf diplomatik yang terkena dampak telah bekerja setiap hari melawan kebebasan kita, melawan kohesi masyarakat kita,” katanya.

Rusia sendiri dengan tegas menolak tuduhan pembantaian di Bucha, dan Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Senin kemarin menuntut dilakukannya penyelidikan atas pembantaian di kota tersebut.

“Fakta dan timeline juga berbicara menentang kebenaran klaim tersebut,” tambahnya.

Pasukan Rusia sudah sejak pekan lalu mundur dari Bucha, setelah kemajuan yang dicapai dalam pembicaraan damai Rusia-Ukraina.

Namun, beberapa hari kemudian, para pejabat Ukraina mengklaim bahwa pasukan Rusia bersalah atas kejahatan perang yang diduga dilakukan terhadap warga sipil yang tinggal di Bucha.

TagsBerita Dunia Hari IniPengusiran Diplomatperang Ukraina RusiaPrancisRusia

Related articles More from author

  • Mustafa al-Kadhimi: Irak Tak Butuh Pasukan Asing
    Internasional

    Mustafa al-Kadhimi: Irak Tak Butuh Pasukan Asing

    27 Juli 2021
    By William Putra Wijaya
  • FIFA Izinkan Pemain Asing di Rusia dan Ukraina Tangguhkan Kontrak
    Olahraga

    FIFA Izinkan Pemain Asing di Rusia dan Ukraina Tangguhkan Kontrak

    9 Maret 2022
    By Mahdi Yahya
  • Tolak Pertahankan Kekuasaan dengan Korbankan Darah Rakyat, Presiden Kirgistan Mundur di Tengah Marak Unjuk Rasa di Negaranya
    Internasional

    Tolak Pertahankan Kekuasaan dengan Korbankan Darah Rakyat, Presiden Kirgistan Mundur di Tengah Marak Unjuk Rasa di Negaranya

    16 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Kedubes AS Diamuk Massa, Trump Perintahkan Tambah Serdadunya di Timur Tengah
    Internasional

    Kedubes AS Diamuk Massa, Trump Perintahkan Tambah Serdadunya di Timur Tengah

    2 Januari 2020
    By William Putra Wijaya
  • Trump Tinggalkan Gedung Putih tapi Berjanji untuk Kembali
    Internasional

    Trump Tinggalkan Gedung Putih tapi Berjanji untuk Kembali

    21 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Rusia-Ukraina Setuju Negosiasi Damai
    Internasional

    Rusia-Ukraina Setuju Negosiasi Damai

    2 Maret 2022
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Polri Tindak Lanjuti Info Munculnya Buronan Harun Masiku di Kamboja
    Nasional

    Polri Tindak Lanjuti Info Munculnya Buronan Harun Masiku di Kamboja

  • Budiman Sudjatmiko Dipecat PDIP karena Dukung Prabowo, Bagaimana dengan Gibran?
    Nasional

    Budiman Sudjatmiko Dipecat PDIP karena Dukung Prabowo, Bagaimana dengan Gibran?

  • Legenda MU Ungkap Alasan Bruno Fernandes Kembali Gacor Usai Ronaldo Pergi
    Olahraga

    Legenda MU Ungkap Alasan Bruno Fernandes Kembali Gacor Usai Ronaldo Pergi

  • Mensos Korupsi Dana Bansos Covid-19, KPK Ancam Eksekusi Mati
    Nasional

    Era Firli Disebut Periode Terburuk KPK Sejak Berdiri

  • Diklaim Mampu Deteksi Covid-19, Cara Kerja Apple Watch ini Jadi Perhatian
    Teknologi

    Diklaim Mampu Deteksi Covid-19, Cara Kerja Apple Watch ini Jadi Perhatian

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.