TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Bentrokan Antarsuku di Sudan Tewaskan 48 Orang

Bentrokan Antarsuku di Sudan Tewaskan 48 Orang

By William Putra Wijaya
18 Januari 2021
506
0
Bentrokan Antarsuku di Sudan Tewaskan 48 Orang

TIKTAK.ID – Bentrokan antarsuku di wilayah Darfur, Sudan menewaskan sedikitnya 48 orang dalam sebuah aksi kekerasan terbaru, tulis media Pemerintah.

“Korban tewas akibat serangan milisi di al-Geneina kemarin mencapai 48 orang,” kata kantor berita SUNA pada Minggu (17/1/21).

Laporan itu mengacu pada Ibu Kota Negara Bagian Darfur Barat dan mengutip cabang lokal dari serikat dokter negara itu, seperti yang dilansir Aljazeera.

Peristiwa berdarah yang terus berlangsung sejak Sabtu pagi itu, juga menyebabkan 97 orang lainnya luka-luka.

Bentrokan yang berawal pada Sabtu itu terjadi antara suku Massalit melawan pengembara Arab di al-Geneina, sekitar dua minggu setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Uni Afrika mengakhiri misi penjaga perdamaian selama 13 tahun di Darfur.

Kekerasan berubah menjadi pertempuran yang lebih luas dengan melibatkan milisi bersenjata di daerah tersebut, yang menyebabkan beberapa bangunan, termasuk rumah, hangus terbakar.

Perdana Menteri Sudan, Abdalla Hamdok mengatakan di akun Twitter-nya pada hari itu bahwa dia telah memerintahkan delegasi “profil tinggi”, termasuk layanan keamanan, untuk dikirim ke Darfur Barat guna menindaklanjuti situasi tersebut.

Dari catatan PBB, wilayah Darfur yang luas adalah pusat konflik paling pahit yang meletus pada 2003, dan menyebabkan sekitar 300.000 orang tewas dan 2,5 juta orang mengungsi.

Pada saat itu, pertempuran meletus ketika pemberontak etnis minoritas bangkit melawan Pemerintah yang didominasi Arab di Khartoum. Pemerintah menanggapi dengan merekrut dan mempersenjatai milisi terkenal yang didominasi Arab yang dikenal sebagai “Janjaweed”.

Konflik utama telah mereda selama bertahun-tahun, namun bentrokan antara etnis dan suku masih berkobar secara berkala, sebagian besar mengadu domba penggembala Arab nomaden dengan petani menetap dari kelompok etnis non-Arab.

Kekerasan seringkali terjadi karena tanah dan akses ke air.

Sudan sendiri saat ini sedang mengalami transisi politik yang kacau setelah penggulingan Presiden Omar al-Bashir pada April 2019 dan mengakibatkan meletusnya protes massa menentang Pemerintah.

Pemerintah transisi, kini mengatur pembagian kekuasaan yang terdiri dari para jenderal dan tokoh sipil, telah mendorong untuk membangun perdamaian dengan kelompok pemberontak di zona konflik utama Sudan, termasuk Darfur.

Tetapi dua kelompok pemberontak menolak untuk bergabung dalam kesepakatan damai baru-baru ini, termasuk faksi Gerakan Pembebasan Sudan (SLM) yang dipimpin oleh Abdelwahid Nour, yang diyakini memiliki dukungan yang cukup besar di Darfur.

TagsAksi kekerasanBentrokan AntarsukuBerita Dunia Hari IniSudan

Related articles More from author

  • Jenderal Militer Sebut Keputusan AS di Afghanistan sebagai ‘Kegagalan Strategis’
    Internasional

    Jenderal Militer Sebut Keputusan AS di Afghanistan sebagai ‘Kegagalan Strategis’

    1 Oktober 2021
    By William Putra Wijaya
  • Israel Tembakkan Rudal ke Pelabuhan Suriah
    Internasional

    Israel Tembakkan Rudal ke Pelabuhan Suriah

    31 Desember 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Myanmar Penjarakan Pendeta Pelanggar Protokol Kesehatan
    Internasional

    Myanmar Penjarakan Pendeta Pelanggar Protokol Kesehatan

    7 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Dampak Paling Ngeri Bagi Indonesia Bila Terjadi Perang Dunia III
    Berita Unik

    Dampak Paling Ngeri Bagi Indonesia Bila Terjadi Perang Dunia III

    7 Januari 2020
    By Burhan Adiatma
  • Trump Tinggalkan Gedung Putih tapi Berjanji untuk Kembali
    Internasional

    Trump Tinggalkan Gedung Putih tapi Berjanji untuk Kembali

    21 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Pentagon Berani Langgar Tradisi, Tegaskan Tak Ada Upacara Perpisahan Militer untuk Trump sebagai Panglima Tertinggi
    Internasional

    Pentagon Berani Langgar Tradisi, Tegaskan Tak Ada Upacara Perpisahan Militer untuk Trump sebagai Panglima Tertinggi

    20 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • ‘Ratu Rom-Com’ Han Ji Min Bintangi Drama Baru ‘Behind Your Touch’
    Selebriti

    ‘Ratu Rom-Com’ Han Ji Min Bintangi Drama Baru ‘Behind Your Touch’

  • Dari 780 Unit, Rumah DP Nol Rupiah Anies Baswedan Baru Laku 100 Unit
    Nasional

    Dari 780 Unit, Rumah DP Nol Rupiah Anies Baswedan Baru Laku 100 Unit

  • Direktur BEI Sebut Pernyataan yang Dilontarkan Jokowi Bikin Pasar Modal Kembali Bergairah
    Nasional

    Direktur BEI Sebut Pernyataan yang Dilontarkan Jokowi Bikin Pasar Modal Kembali Bergairah

  • Dorong Transformasi Digital Sektor Pendidikan, Lenovo Gagas Program EdVision
    Teknologi

    Dorong Transformasi Digital Sektor Pendidikan, Lenovo Gagas Program EdVision

  • Beberkan Alasan Kenapa Gabung Koalisi Prabowo, Demokrat: Kami Pilih yang Akan Menang
    Nasional

    Beberkan Alasan Kenapa Gabung Koalisi Prabowo, Demokrat: Kami Pilih yang Akan Menang

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.