TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Soal Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, Lembaga Survei Ungkap Penolakan Publik Bantah Big Data Luhut

Soal Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, Lembaga Survei Ungkap Penolakan Publik Bantah Big Data Luhut

By Joni Sitohang
16 Maret 2022
446
0
Soal Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, Lembaga Survei Ungkap Penolakan Publik Bantah Big Data Luhut

TIKTAK.ID – Wacana perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan Pemilu yang diusulkan oleh elite partai politik terus menimbulkan penolakan. Masyarakat pun menyebut Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan sebagai biang kerok, lantaran mengklaim terdapat dukungan big data, padahal memanipulasi informasi.

Kemudian Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno memaparkan temuan lewat survei pada Juni 2021 silam. Dia mengatakan mayoritas publik menolak perpanjangan masa jabatan presiden.

“69% menolak dalam survei bulan Juni 2021. Kecenderungan survei di Persepi temuannya hampir sama, yakni masyarakat menolak,” ujar Adi melalui diskusi #Safari24 Total Politik dengan tema “Polster Club: Perpanjangan Masa Jabatan Menyisip Suksesi 2024”, Senin (14/3/22), seperti dilansir Sindonews.com.

Baca juga : PKS Kritik Label Halal Kemenag: Warna Tidak Islami, Tulisan Susah Dikenali

Adi pun mendesak klaim big data yang digaungkan agar dibuka ke publik. Sebab, dia menilai klaim big data dukungan dari masyarakat untuk menunda Pemilu hanya menjadi alat pemulus kepentingan segelintir elite politik.

“Sebaiknya big data yang dijadikan alat legitimasi untuk melakukan penundaan Pemilu itu dibuka,” ucap Adi.

Adi menjelaskan, pembatasan masa jabatan presiden telah diatur dalam Undang-Undang agar menjabat tidak lebih dari dua periode. Untuk itu, Adi menilai isu perpanjangan masa jabatan eksekutif dan penundaan Pemilu tersebut hanya mengada-ada.

Baca juga : Penyatuan Tanah Gusuran Ahok dan Tanah dari Rumah Pengasingan Bung Karno di IKN Nusantara

“Tidak ada di UU mengatur mengenai Plt. Presiden. Kalau sudah habis masa jabatannya, maka dia harus mengikuti Pemilu kembali. Jika hal itu dilakukan teman-teman elite, maka demokrasi akan wassalam,” tegas Adi.

Perlu diketahui, Menko Luhut melalui Juru Bicara Kemenko Marves, Jodi Mahardi menepis tudingan yang dilontarkan oleh warganet bahwa Luhut menjadi sosok biang kerok penundaan Pemilu 2024. Dia menyebut Luhut tak pernah memprovokasi atau mengkoordinasi sejumlah pimpinan parpol untuk memunda kegiatan Pemilu.

“Enggak ada koordinasi penundaan (Pemilu) pada pimpinan parpol, kalau silaturahmi dengan pimpinan parpol mah biasa,” kilah Jodi, Rabu (2/3/22).

Baca juga : Dituntut 8 Tahun Penjara, Munarman Tertawa

Menurut Jodi, walaupun nama Luhut sedang ramai diperbincangkan di sejumlah media sosial atau tokoh masyarakat akibat penundaan Pemilu 2024, tapi Luhut bakal terus fokus menjalankan pekerjaannya sebagai menteri.

TagsLembaga surveiLuhutLuhut Binsar PandjaitanMenteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi

Related articles More from author

  • Astaga! Pasca Luhut Ketemu Trump, Indonesia Mendadak Buka 'Calling Visa' untuk Israel
    Nasional

    Astaga! Pasca Luhut Ketemu Trump, Indonesia Mendadak Buka ‘Calling Visa’ untuk Israel

    25 November 2020
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - PDIP: Kerja Pemerintah Urus TKA China Saat Wabah Corona, Amburadul dan Amatiran
    Nasional

    PDIP: Kerja Pemerintah Urus TKA China Saat Wabah Corona, Amburadul dan Amatiran

    21 Maret 2020
    By Rusli Qomar
  • Di Mata Najwa, Haris Azhar Dituding Minta Saham Freeport ke Luhut
    Nasional

    Di Mata Najwa, Haris Azhar Dituding Minta Saham Freeport ke Luhut

    1 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Ogah Lanjut Jadi Menteri, Luhut Pilih Jadi Penasihat
    Nasional

    Ogah Lanjut Jadi Menteri, Luhut Pilih Jadi Penasihat

    24 Mei 2024
    By Joni Sitohang
  • Gerah Terus-terusan Difitnah, SBY Desak Pemerintah Ungkap Dalang Demo Tolak UU Ciptaker, Jika Tidak...
    Nasional

    Gerah Terus-terusan Difitnah, SBY Desak Pemerintah Ungkap Dalang Demo Tolak UU Ciptaker, Jika Tidak…

    13 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Luhut Ke Prabowo Soal Pertahan Laut
    Nasional

    Pesan Khusus Luhut ke Prabowo: Kita Belum Berjaya di Laut

    11 Desember 2019
    By Adam Humain

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Analis Politik: Prabowo-Puan Bakal Dilawan Poros Golkar dan Demokrat di 2024
    Nasional

    Analis Politik: Prabowo-Puan Bakal Dilawan Poros Golkar dan Demokrat di 2024

  • Catat Sejarah, Elkan Baggott Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Main di Piala FA
    Olahraga

    Catat Sejarah, Elkan Baggott Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Main di Piala FA

  • Klaim Kubu Moeldoko Punya Bukti Video 'SBY Ngaku Bukan Pendiri Demokrat', Dibantah Rachland
    Nasional

    Klaim Kubu Moeldoko Punya Bukti Video ‘SBY Ngaku Bukan Pendiri Demokrat’, Dibantah Rachland

  • Pengamat Curigai Gugatan Batas Maksimal Usia Capres sebagai Upaya Jegal Prabowo
    Nasional

    Pengamat Curigai Gugatan Batas Maksimal Usia Capres sebagai Upaya Jegal Prabowo

  • Hasto Sebut PDIP Siap Umumkan Nama Cawapres Ganjar
    Nasional

    Hasto Sebut PDIP Siap Umumkan Nama Cawapres Ganjar

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.