TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›PKS Kritik Label Halal Kemenag: Warna Tidak Islami, Tulisan Susah Dikenali

PKS Kritik Label Halal Kemenag: Warna Tidak Islami, Tulisan Susah Dikenali

By Joni Sitohang
16 Maret 2022
468
0
Kritik Menag Yaqut Ucapkan Selamat untuk Penganut Baha'i, Politisi PKS: Jangan Picu Polemik

TIKTAK.ID – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama, diketahui meluncurkan label halal baru yang secara bertahap bakal menggantikan label halal MUI di kemasan sebuah produk. Akan tetapi, sejumlah pihak menilai label halal baru sulit dikenali konsumen, termasuk Anggota Komisi VIII DPR, Bukhori Yusuf.

Bukhori memaparkan beberapa kelemahan label halal baru yang berisiko merugikan konsumen umat Islam. Dia mengatakan bahwa tingkat keterbacaan (readibility) kaligrafi “halal” dalam label baru kurang memadai, sehingga sulit dikenali oleh konsumen produk halal.

Padahal, kata Bukhori, dalam setiap label halal, elemen yang paling signifikan untuk diperhatikan supaya membuat konsumen mudah dan cepat mengidentifikasi produk yakni elemen kata “halal”.

Baca juga : Penyatuan Tanah Gusuran Ahok dan Tanah dari Rumah Pengasingan Bung Karno di IKN Nusantara

“Meski otoritas penerbit sertifikat halal di setiap negara di dunia punya karakteristiknya masing-masing, khususnya pada bagian label, tapi ada ciri khas yang sama antara satu dengan yang lainnya, yaitu penekanan pada unsur islami yang tercermin dari penggunaan kaligrafi halal,” ujar Bukhori Yusuf, Senin (14/3/22), seperti dilansir Sindonews.com.

Polikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengklaim mayoritas label halal di dunia memakai kaligrafi atau khat Kufi dan Nasakh sebagai ciri khas. Kemudian untuk ornamennya, hampir 80% label halal di dunia berbentuk melingkar yang secara filosofis bermakna siklus hidup manusia.

Bukhori menjelaskan, dengan ciri khas tersebut, terdapat semacam kesatuan tema dari label halal di seluruh dunia supaya produk halal mudah dikenali oleh umat Islam di seluruh dunia, terutama untuk orang yang kerap melakukan mobilitas lintas negara.

Baca juga : Dituntut 8 Tahun Penjara, Munarman Tertawa

“Esensi dari label yakni menyederhanakan. Idealnya, maksimal dalam dua detik konsumen sudah bisa mengidentifikasi produk tersebut,” tutur Bukhori.

Selain itu, Bukhori menganggap pemilihan warna ungu pada label halal yang baru tidak mencerminkan citra keislaman. Dia menyebut warna itu justru memberikan efek psikologis yang buruk bagi konsumen.

“Pemilihan warna ungu tidak relevan terhadap unsur keislaman. Sebab, mayoritas label halal di berbagai negara di dunia memakai unsur hijau sebagai salah satu paduan warnanya. Warna hijau identik dengan identitas Islam dan muslim, contohnya warna bendera sejumlah negara muslim seperti Arab Saudi, Palestina, dan Pakistan, salah satu unsur paduannya hijau,” terang Bukhori.

Baca juga : Waketum MUI Kritik Label Halal Kemenag: Makna Religiusnya Hilang dan Orang Tak Paham

Bukhori pun memaparkan kalau secara historis, penggunaan warna hijau tidak lepas dari anggapan bahwa warna itu merupakan warna yang paling disukai Nabi Muhammad s.a.w.

TagsKemenagLabel HalalPKS

Related articles More from author

  • Jokowi hingga Petinggi PKS Respons Mimpi SBY
    Nasional

    Jokowi hingga Petinggi PKS Respons Mimpi SBY

    23 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Tak Sejalan dengan Tommy Soeharto, Kader Partai Berkarya Dukung Jokowi
    Nasional

    Tak Sejalan dengan Tommy Soeharto, Kader Partai Berkarya Dukung Jokowi

    13 Maret 2020
    By Rusli Qomar
  • Meski Anjuran Poligami Sudah Dicabut, Komnas Perempuan Tuntut PKS Koreksi Internal
    Nasional

    Meski Anjuran Poligami Sudah Dicabut, Komnas Perempuan Tuntut PKS Koreksi Internal

    1 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Sempat Ditawari Jadi Cawapres Anies, Mahfud MD Kini Masuk Bursa Cawapres Ganjar
    Nasional

    Sempat Ditawari Jadi Cawapres Anies, Mahfud MD Kini Masuk Bursa Cawapres Ganjar

    9 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Soal Risiko Upaya Penghilangan Bukti Kasus Kuota Haji, Ini Respons KPK
    Nasional

    Soal Risiko Upaya Penghilangan Bukti Kasus Kuota Haji, Ini Respons KPK

    6 Januari 2026
    By Joni Sitohang
  • KAMI Dituduh Bakal Jadi Ancaman untuk Gibran di Pilkada Solo, Ruhut: Sebagai Anak Jokowi, Gibran Pasti Menang Telak
    Nasional

    KAMI Dituduh Bakal Jadi Ancaman untuk Gibran di Pilkada Solo, Ruhut: Sebagai Anak Jokowi, Gibran Pasti Menang Telak

    31 Agustus 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Begini Dampak Rutin Berolahraga terhadap Kesehatan Otak
    Tips & Tutorial

    Begini Dampak Rutin Berolahraga terhadap Kesehatan Otak

  • Partai Gelora Beri Kode Keras Ikut Usung Prabowo di Pilpres 2024
    Nasional

    Partai Gelora Beri Kode Keras Ikut Usung Prabowo di Pilpres 2024

  • Fahri Hamzah Tuding PKS: #OposisiMemble dan #OposisiPenakut
    Nasional

    Fahri Hamzah Cuit Soal ‘Ambisi Nyapres Pakai Fasilitas Negara’, Sentil Erick atau Sandiaga?

  • Agar Makanan Tak Terbuang Percuma, Kenali Beda Makna 'Used by Date' dan 'Best Before Date'
    Tips & Tutorial

    Agar Makanan Tak Terbuang Percuma, Kenali Beda Makna ‘Used by Date’ dan ‘Best Before Date’

  • Klarifikasi Shin Tae-yong dan PSSI tentang Absen Latihan Sejumlah Pemain Timnas Indonesia
    Olahraga

    Klarifikasi Shin Tae-yong dan PSSI tentang Absen Latihan Sejumlah Pemain Timnas Indonesia

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.