TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Bos KPK Sebut Kepala Desa Korupsi Tak Usah Dipenjara, Kenapa?

Bos KPK Sebut Kepala Desa Korupsi Tak Usah Dipenjara, Kenapa?

By Joni Sitohang
3 Desember 2021
416
0
Bos KPK Sebut Kepala Desa Korupsi Tak Usah Dipenjara, Kenapa?

TIKTAK.ID – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata mengatakan bahwa kepala desa dapat mengembalikan uang yang dikorupsi yang jumlahnya kecil tanpa harus dipenjara melalui putusan pengadilan.

Alex mengklaim langkah tersebut bisa dilakukan bila uang yang dikorupsi tidak bernilai besar. Dia pun menganggap lebih tepat jika kepala desa itu dipecat berdasarkan musyawarah yang melibatkan masyarakat setempat.

“Jika ada kepala desa taruhlah betul terbukti mengambil duit tapi nilainya enggak seberapa, kalau diproses sampai ke pengadilan, biayanya lebih gede,” terang Alex di Peluncuran Desa Antikorupsi di Kampung Mataraman Panggungharjo, Bantul, Yogyakarta, seperti dilansir CNN Indonesia, Rabu (1/12/21).

Baca juga : Ternyata ini Alasan Az-Zikra Tak Izinkan Jadi Tempat Reuni 212

“Artinya tidak efektif, karena negara lebih banyak keluar duitnya dibandingkan apa yang nanti kita peroleh. Jadi sudah suruh kembalikan, dan kalau ada ketentuannya, pecat kepala desanya,” imbuh Alex.

Kemudian pria yang kini memasuki periode kedua sebagai Komisioner KPK tersebut menilai pemecatan kepala desa yang terbukti korupsi dapat menimbulkan efek jera bagi kepala desa lainnya. Dia mengklaim tolok ukur keberhasilan memberantas korupsi bukan dengan ukuran berapa banyak orang yang dipenjara.

“Kita sudah sepakat, kalau menyangkut kerugian negara, kerugian daerah, kerugian keuangan desa, maka bagaimana semaksimal mungkin uang itu bisa kembali ke kas daerah, kas negara, kas desa. Itu saya kira lebih efektif ketimbang memenjarakan orang. Dia punya istri, istrinya enggak kerja, anaknya tiga, bisa bubar semua,” tutur Alex.

Baca juga : Desak Jokowi Pecat Sri Mulyani, Pengamat Sebut MPR ‘Kelewat Batas’

“Ini adalah PR kita bersama dan desa antikorupsi ini tidak semata-mata menyangkut aparat desanya, melainkan juga masyarakatnya,” lanjutnya.

Sementara itu, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar menjelaskan, Pemerintah Pusat dan daerah berkomitmen bersama dalam mendorong pembangunan desa untuk semakin maju dan berkembang.

Menurut Halim, saat ini perhatian Pemerintah Pusat lewat kementerian dan lembaga kepada desa maupun kelurahan semakin meningkat melalui berbagai implementasi program dan kegiatan, seperti halnya peluncuran desa antikorupsi.

Baca juga : Dua Pekan Usai Ditegur Prabowo, Fadli Zon Berkicau dari Madrid

Dia pun menyatakan hal itu menjadi bukti bahwa desa mempunyai sumber daya dan potensi yang dapat terus dikembangkan dan dikelola dengan baik, sehingga memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

TagsKorupsiKPK

Related articles More from author

  • Tak Disangka, Isolasi Kurang dari 14 Hari Novel Baswedan dan Keluarganya Sembuh dari Corona
    Nasional

    Tak Disangka, Isolasi Kurang dari 14 Hari Novel Baswedan dan Keluarganya Sembuh dari Corona

    10 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Cak Imin Mangkir Di Panggil KPK
    Nasional

    Dipanggil KPK Terkait Korupsi Proyek PUPR 2016, Cak Imin Mangkir Tanpa Alasan Jelas

    20 November 2019
    By Adam Humain
  • Syahrul Yasin Limpo Ditahan KPK, Jusuf Kalla: Tentu Kita Prihatin
    Nasional

    Syahrul Yasin Limpo Ditahan KPK, Jusuf Kalla: Tentu Kita Prihatin

    18 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • TNI AL Terima Tanah Rampasan Kasus Korupsi Senilai 55 Miliar dari KPK
    Nasional

    TNI AL Terima Tanah Rampasan Kasus Korupsi Senilai 55 Miliar dari KPK

    24 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • KPK Tak Kunjung Temukan Harun Masiku, Demokrat Curiga Ada Orang Kuat dan Penting Terlibat
    Nasional

    KPK Tak Kunjung Temukan Harun Masiku, Demokrat Curiga Ada Orang Kuat dan Penting Terlibat

    28 April 2022
    By Joni Sitohang
  • 'Anies Effect' Mulai Bergulir, Bisakah Gubernur yang Lain Ikuti Jejaknya?
    Nasional

    KPK Rilis Daftar Kekayaan Anies Baswedan: Harta Melonjak Hampir Dua Kali Lipat, Utang Bengkak Jadi Rp7,6 M

    9 Mei 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kalah Telak dari Gregoria, Sindhu Akui Buat Banyak Kesalahan
    Olahraga

    Kalah Telak dari Gregoria, Sindhu Akui Buat Banyak Kesalahan

  • Dipo Alam Ungkap Perseteruan Habibie dan Benny Moerdani Soal Pesawat Tempur
    Nasional

    Dipo Alam Ungkap Perseteruan Habibie dan Benny Moerdani Soal Pesawat Tempur

  • Praveen/Melati Bakal Absen di Dua Turnamen Malaysia
    Olahraga

    Praveen/Melati Bakal Absen di Dua Turnamen Malaysia

  • Ledakan Bom di Kabul, Lima Orang Tewas
    Internasional

    Ledakan Bom di Kabul, Lima Orang Tewas

  • Awas, Terlalu Capek Kerja Bisa Ganggu Detak Jantung
    Tips & Tutorial

    Awas, Terlalu Capek Kerja Bisa Ganggu Detak Jantung

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.