TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Militer Sudan Bunuh 15 Demonstran Anti-Kudeta

Militer Sudan Bunuh 15 Demonstran Anti-Kudeta

By Bagas F Sinaga
23 November 2021
435
0
Militer Sudan Bunuh 15 Demonstran Anti-Kudeta

TIKTAK.ID – Ribuan orang turun ke jalan menentang kudeta militer bulan lalu di Sudan, dengan pasukan keamanan menembak mati sedikitnya 15 orang dan melukai puluhan lainnya, kata petugas medis.

Korban tewas -semuanya di Ibu Kota Khartoum, terutama distrik utaranya- menambah jumlah korban tewas menjadi 39 jiwa dan ratusan lainnya terluka, menyusul protes sejak militer merebut kekuasaan, kata serikat dokter pro-demokrasi.

Para pengunjuk rasa berbaris di Khartoum dan kota kembarnya Bahri dan Omdurman pada Rabu (17/11/21) ketika pasukan keamanan menembakkan peluru tajam dan gas air mata setelah komunikasi telepon seluler diputus militer pada hari sebelumnya, seperti yang dilansir Al Jazeera.

Polisi membantah menggunakan peluru tajam dan televisi Pemerintah mengumumkan penyelidikan atas peristiwa tersebut.

Serikat dokter mengatakan sebagian besar korban menderita luka tembak di “kepala, leher atau dada”, dan menambahkan bahwa para demonstran, tak terpengaruh dan terus melakukan protes.

Dalam sebuah pernyataannya, Komite Sentral Dokter Sudan (CCSD) mengatakan pasukan keamanan “menggunakan peluru tajam di berbagai wilayah Ibu Kota” dan ada “puluhan luka tembak, beberapa di antaranya dalam kondisi serius”.

CCSD juga mengatakan pasukan keamanan telah menangkap orang-orang yang terluka di dalam rumah sakit Khartoum.

Asosiasi Profesional Sudan, payung serikat pekerja yang berperan dalam protes 2019, mengecam “kejahatan besar terhadap kemanusiaan” dan menuduh pasukan keamanan melakukan “pembunuhan terencana”.

“Pembantaian hari itu memperkuat slogan kami: tidak ada negosiasi, tidak ada kemitraan, tidak ada kompromi dengan militer,” kata penyelenggara protes dari SPA.

Para demonstran turun ke jalan menentang tindakan keras mematikan oleh pasukan keamanan yang telah menewaskan puluhan orang sejak militer merebut kekuasaan bulan lalu.

Para pengunjuk rasa menuntut penyerahan penuh kekuasaan kepada Pemerintahan sipil dan agar para pemimpin kudeta diadili di pengadilan.

Jenderal tertinggi Sudan, Abdel Fattah al-Burhan mengumumkan keadaan darurat pada 25 Oktober, membubarkan Pemerintah dan menahan para pemimpin sipil.

Pekan lalu, al-Burhan menunjuk Dewan Kedaulatan Pemerintahan baru, menggantikan Pemerintah transisi negara itu, yang terdiri dari tokoh-tokoh sipil dan militer.

Dewan itu dibentuk pada 2019 sebagai bagian dari perjanjian pembagian kekuasaan antara militer dan warga sipil dengan tugas mengawasi transisi Sudan ke demokrasi setelah pemberontakan rakyat yang menyebabkan penggulingan penguasa lama, Omar al-Bashir.

Beberapa pengunjuk rasa pada Rabu kemarin membawa foto-foto orang yang terbunuh dalam protes sebelumnya dan Abdalla Hamdok, Perdana Menteri sipil yang ditempatkan berada dalam tahanan rumah selama kudeta, dengan slogan: “Legitimasi datang dari jalan, bukan dari meriam.”

Gambar protes di kota-kota besar termasuk Port Sudan, Kassala, Dongola, Wad Madani dan Geneina terus diposting di media sosial.

TagsBerita Dunia Hari IniKudeta militermiliter SudanSudan

Related articles More from author

  • Abaikan Saran Pakar Kesehatan, Trump Ogah Buat Aturan Wajib Kenakan Masker secara Nasional
    Internasional

    Abaikan Saran Pakar Kesehatan, Trump Ogah Buat Aturan Wajib Kenakan Masker secara Nasional

    20 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Uji Coba Vaksin Covid-19 AS Ditangguhkan, Ada Apa?
    Internasional

    Uji Coba Vaksin Covid-19 AS Ditangguhkan, Ada Apa?

    14 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Bila Berhasil Lalui Tahap Uji Coba, Vaksin Anti Covid-19 Akan Dijual Murah ke Seluruh Dunia
    Internasional

    Bila Berhasil Lalui Tahap Uji Coba, Vaksin Anti Covid-19 Akan Dijual Murah ke Seluruh Dunia

    17 Mei 2020
    By William Putra Wijaya
  • Bandel Hadiri Pesta Ilegal, 2.500 Orang Langgar Protokol Kesehatan di Prancis
    Internasional

    Bandel Hadiri Pesta Ilegal, 2.500 Orang Langgar Protokol Kesehatan di Prancis

    3 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Hari Kedua Perang Armenia vs Azerbaijan Tewaskan 21 Orang
    Internasional

    Hari Kedua Perang Armenia vs Azerbaijan Tewaskan 21 Orang

    29 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • TIKTAK.ID - Status Negaranya Terparah Kedua setelah AS, Presiden Brasil Anggap Lockdown Bunuh Perekonomian
    Internasional

    Presiden Bolsonaro Umpat ‘Anak Jalang’ Kepala Mahkamah Pemilihan Agung Brasil

    12 Agustus 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • BIN Perkuat Kerja Sama Intelijen dengan Australia dan Timor Leste
    Nasional

    BIN Perkuat Kerja Sama Intelijen dengan Australia dan Timor Leste

  • Stop Gunakan Label Halal MUI, Menag Tegaskan Sertifikasi Bukan oleh Ormas
    Nasional

    Stop Gunakan Label Halal MUI, Menag Tegaskan Sertifikasi Bukan oleh Ormas

  • Jadikan Mo Salah Eksekutor Kelima, Jamie Carragher: Mesir Blunder
    Olahraga

    Jadikan Mo Salah Eksekutor Kelima, Jamie Carragher: Mesir Blunder

  • TIKTAK.ID - Eks Penyidik KPK Sekarang Jadi Anak Buah Anies Baswedan
    Nasional

    Eks Penyidik KPK Sekarang Jadi Anak Buah Anies Baswedan

  • Kritik Pemain Timnas, Asisten Pelatih: Cari Nyaman dan Tak Mau Lari
    Olahraga

    Kritik Pemain Timnas, Asisten Pelatih: Cari Nyaman dan Tak Mau Lari

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.