
TIKTAK.ID – Rumah susun sederhana milik (rusunami) dengan down payment (DP) Rp 0 di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, baru terjual 100 unit. Padahal, rusunami DP Rp 0 yang dirancang Anies Baswedan tersebut memiliki 780 unit.
“(Penghuni) sekitar 100 orang dari 780 unit,” ujar Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Kelik Indriyanto di Gedung DPRD DKI Jakarta, dilansir Kontan.co.id, Selasa (3/12/19).
Kebanyakan pendaftar tidak lolos verifikasi bank sehingga tidak bisa menyicil rusunami DP Rp 0. Padahal menurut Kelik banyak warga yang mendaftar untuk membeli rusunami DP Rp 0 dan sudah dinyatakan memenuhi syarat administrasi oleh Dinas Perumahan.
Baca juga: Cerita Megawati Selamatkan Prabowo yang Dulu Sempat ‘Keleleran’
“(Jumlah penghuni) masih rendah itu memang ada beberapa persyaratan di Bank DKI belum bisa lolos, jadi peminat banyak,” kata dia.
Salah satu hal yang menyebabkan pendaftar tidak lolos verifikasi bank, yakni memiliki cicilan lain.
“Ada beberapa peminat hunian yang sudah punya kredit lain, ada kredit elektronik, kredit motor, ini mungkin BI checking istilahnya ya, itu enggak masuk (lolos verifikasi),” ucap Kelik.
Halaman selanjutnya…
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










