TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›AS dan Denmark Disinyalir Sekongkol Mata-matai Pejabat Eropa

AS dan Denmark Disinyalir Sekongkol Mata-matai Pejabat Eropa

By Bagas F Sinaga
2 Juni 2021
357
0
AS dan Denmark Disinyalir Sekongkol Mata-matai Pejabat Eropa

TIKTAK.ID – Dinas Rahasia Denmark membantu AS memata-matai politisi Eropa termasuk Kanselir Jerman Angela Merkel dari 2012 hingga 2014, kata media Denmark.

Defense Intelligence Service (FE) bekerja sama dengan Badan Keamanan Nasional AS (NSA) untuk mengumpulkan informasi, menurut penyiar layanan publik Denmark, DR.

Kegiatan intelijen diduga juga dilakukan pada pejabat lain dari Jerman, Prancis, Swedia, dan Norwegia.

Tuduhan semacam ini sebenarnya sudah pernah mencuat pada 2013.

Rahasia yang dibocorkan oleh whistleblower AS Edward Snowden menyebutkan, bahwa NSA diduga telah melakukan penyadapan telepon Kanselir Jerman, Angela Merkel.

Ketika tuduhan itu dipublikasikan, Gedung Putih tidak memberikan penyangkalan langsung tetapi mengatakan telepon Merkel tidak sedang disadap pada saat itu dan juga tidak akan dilakukan di masa depan.

Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier dan Jubir Angela Merkel mengatakan mereka tidak mengetahui keterlibatan Denmark hingga keluarnya laporan DR, dan kemudian dimuat oleh media Eropa lainnya selama akhir pekan.

Dugaan penyadapan, yang disebutkan dalam laporan itu diberi nama sandi “Operasi Dunhammer”, memungkinkan NSA memperoleh data menggunakan nomor telepon politisi sebagai parameter pencarian, menurut DR.

DR mewawancarai sembilan sumber, yang semuanya dikatakan memiliki akses ke informasi rahasia yang dimiliki oleh FE.

Selain Merkel, Menteri Luar Negeri Jerman Frank-Walter Steinmeier dan pemimpin oposisi Jerman, Peer Steinbrück, juga dikatakan telah menjadi sasaran penyadapan.

“Secara politis, saya melihat ini adalah skandal,” kata Steinbrück kepada media Jerman.

Menteri Pertahanan Denmark Trine Bramsen, yang dilaporkan sebelumnya telah diberitahu tentang spionase tersebut, mengatakan kepada DR bahwa “penyadapan sistematis dari sekutu dekat (AS) tidak dapat diterima”.

Baik FE maupun NSA belum mengomentari kabar penyadapan yang beredar luas tersebut.

Menyusul laporan baru itu, Snowden menuduh Presiden AS, Joe Biden “terlibat sangat dalam pada skandal ini bahkan sejak awal penyadapan”. Biden adalah Wakil Presiden AS pada saat pengawasan yang dilaporkan terjadi.

“Harus ada alasan eksplisit untuk menjelaskan ke publik tidak hanya dari Denmark, tapi juga mitra senior mereka (AS)”, cuitnya.

Pada 2013, Snowden -mantan kontraktor Badan Intelijen Pusat AS (CIA)- membocorkan ke media tentang pengawasan internet dan telepon yang ekstensif oleh intelijen AS.

AS kemudian memburunya dengan tuduhan pencurian properti Pemerintah, pengambilan informasi pertahanan nasional yang tidak sah dan membocorkan secara sengaja komunikasi rahasia dari intelijen.

TagsAmerika SerikatAngela MerkelDenmarkKanselir JermanMata-mataPejabat Eropa

Related articles More from author

  • Meksiko Tegaskan Siap Kawal Kelanjutan Program Perlindungan Imigran Anak di AS
    Internasional

    Meksiko Tegaskan Siap Kawal Kelanjutan Program Perlindungan Imigran Anak di AS

    21 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • Pejabat Tinggi Kampanye Trump Positif Covid-19
    Internasional

    Pejabat Tinggi Kampanye Trump Positif Covid-19

    6 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga
  • China Tuduh AS Seret Dunia ke ‘Era Hukum Rimba'
    Internasional

    China Tuduh AS Seret Dunia ke ‘Era Hukum Rimba’

    4 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • China: AS Adalah Pencuri Nomor Satu di Dunia
    Internasional

    China: AS Adalah Pencuri Nomor Satu di Dunia

    4 Juni 2021
    By William Putra Wijaya
  • Benarkah Pertemuan Retno Marsudi -Menlu AS Bahas Normalisasi RI-Israel?
    Nasional

    Benarkah Pertemuan Retno Marsudi -Menlu AS Bahas Normalisasi RI-Israel?

    27 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • Partai Republik Alami Krisis di Pemilihan Senat, Trump Turun Gunung Berkampanye
    Internasional

    Partai Republik Alami Krisis di Pemilihan Senat, Trump Turun Gunung Berkampanye

    6 Desember 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Dinilai Cocok Jadi Cawapres Ganjar, Pengamat Sebut Erick Punya Modal Usai Diendorse PBNU
    Nasional

    Dinilai Cocok Jadi Cawapres Ganjar, Pengamat Sebut Erick Punya Modal Usai Diendorse PBNU

  • Demokrat: Ada ‘Genderuwo’ yang Tak Hendaki Anies Jadi Capres
    Nasional

    Demokrat: Ada ‘Genderuwo’ yang Tak Hendaki Anies Jadi Capres

  • Survei Indikator: Mayoritas Responden Ingin Polisi Tetapkan Ketua PSSI Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan
    Nasional

    Survei Indikator: Mayoritas Responden Ingin Polisi Tetapkan Ketua PSSI Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan

  • Gregoria Tegang Tampil Perdana Olimpiade Tokyo
    Olahraga

    Gregoria Tegang Tampil Perdana Olimpiade Tokyo

  • Laporan 9/11 AS Bakal Ungkap Peran Kerajaan Saudi
    Internasional

    Laporan 9/11 AS Bakal Ungkap Peran Kerajaan Saudi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.