TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Sudan Terima Imbalan 1 Miliar Dolar dari AS Pascanormalisasi dengan Israel

Sudan Terima Imbalan 1 Miliar Dolar dari AS Pascanormalisasi dengan Israel

By William Putra Wijaya
8 Januari 2021
460
0
Sudan Terima Imbalan 1 Miliar Dolar dari AS Pascanormalisasi dengan Israel

TIKTAK.ID – Kantor Perdana Menteri Sudan, pada Rabu (6/1/21) mengatakan bahwa Menteri Kehakiman, Nasredeen Abdulbari menandatangani perjanjian dengan Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin yang berkunjung ke Sudan.

Penjabat Menteri Keuangan Sudan Hiba Ahmed dan Mnuchin juga “menandatangani nota kesepahaman di Khartoum untuk memberikan fasilitas pembiayaan dan pada hari yang sama juga membayar tunggakan utang Sudan ke Bank Dunia”, kata kantornya melalui sebuah rilis, seperti yang dilaporkan Aljazeera.

“Langkah ini akan memungkinkan Sudan untuk mendapatkan kembali akses lebih dari $ 1 miliar dalam pembiayaan tahunan dari Bank Dunia untuk pertama kalinya dalam 27 tahun”, tambah pernyataan itu.

Imbalan itu diberikan AS setelah Sudan meneken “Abraham Accords” dengan Amerika Serikat meskipun ketika pertama kali diumumkan pada Oktober tahun lalu, langkah itu ditolak oleh partai politiknya.

“Abraham Accords” merupakan sebutan untuk pembukaan hubungan diplomatik dengan Israel.

Kedutaan Besar AS di Khartoum mengatakan perjanjian itu akan “membantu Sudan lebih jauh dalam jalur transformatifnya menuju stabilitas, keamanan, dan peluang ekonomi”.

Penandatanganan itu dilakukan lebih dari dua bulan setelah Presiden AS, Donald Trump mengumumkan bahwa Sudan akan mulai menormalisasi hubungan dengan Israel.

Partai politik Sudan menolak keputusan Pemerintah untuk menormalisasi hubungan dengan Israel pada saat diumumkan, dengan para pejabat mengatakan mereka akan membentuk front oposisi untuk menentang perjanjian tersebut.

Partai Kongres Populer Sudan, komponen paling menonjol kedua dari koalisi politik Pasukan Kebebasan dan Perubahan (FFC), dalam sebuah pernyataan mengatakan pada Oktober lalu bahwa rakyat Sudan tidak diwajibkan untuk menerima kesepakatan normalisasi itu.

Mantan Perdana Menteri Sudan, Sadiq al-Mahdi juga mengecam pengumuman tersebut, menambahkan bahwa dia menarik diri dari konferensi yang diselenggarakan Pemerintah pada saat itu sebagai bentuk protes.

Tahun lalu, pemerintahan Trump merekayasa pakta diplomatik antara Israel dan Uni Emirat Arab serta Bahrain -yang pertama sejak Yordania mengakui Israel pada 1990-an dan Mesir pada 1970-an. Kemudian diikuti oleh Maroko yang juga menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

Semua kesepakatan itu dilakukan dengan negara-negara yang secara geografis jauh dari Israel dan hanya memainkan peran kecil, jika terjadi konflik Arab-Israel.

Kesepakatan itu juga berkontribusi pada isolasi parah dan melemahnya rakyat Palestina dengan mengikis konsensus Arab yang telah lama ada bahwa pengakuan Israel hanya boleh diberikan sebagai imbalan atas konsesi dalam proses perdamaian.

TagsAmerika SerikatASBerita Dunia Hari IniIsraelMenteri Keuangan ASNormalisasiSteven MnuchinSudan

Related articles More from author

  • Suriah-Israel Berbalas Roket
    Internasional

    Suriah-Israel Berbalas Roket

    20 November 2019
    By William Putra Wijaya
  • Putin Sebut Rencana Finlandia Bergabung dengan NATO adalah Kesalahan
    Internasional

    Putin Sebut Rencana Finlandia Bergabung dengan NATO adalah Kesalahan

    18 Mei 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Pompeo Sebut China dan Korea Utara 'Ancaman Terbesar Keamanan Siber' AS
    Internasional

    Pompeo Sebut China dan Korea Utara ‘Ancaman Terbesar Keamanan Siber’ AS

    18 Desember 2020
    By William Putra Wijaya
  • Uni Eropa Terbelah Soal Larangan Impor Minyak dan Gas dari Rusia
    Internasional

    AS Khawatir Krisis Gas Akan Pecah Uni Eropa

    31 Juli 2022
    By Bagas F Sinaga
  • The Intercept Sebut AS Lancarkan Lusinan Proxy War di Timur Tengah dan Asia Pasifik
    Internasional

    The Intercept Sebut AS Lancarkan Lusinan Proxy War di Timur Tengah dan Asia Pasifik

    8 Juli 2022
    By Bagas F Sinaga
  • TIKTAK.ID - Militer AS Tuduh Rusia Tembak Drone AS di Libya
    Internasional

    Militer AS Tuduh Rusia Tembak Drone AS di Libya

    8 Desember 2019
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Polda Jateng Ikut Siapkan Tenaga Tracer dan Vaksinasi Covid-19
    Nasional

    Polda Jateng Ikut Siapkan Tenaga Tracer dan Vaksinasi Covid-19

  • Kader Heboh Usai Rakernas PAN Munculkan Anies dan Ganjar Jadi Bakal Capres 2024
    Nasional

    Kader Heboh Usai Rakernas PAN Munculkan Anies dan Ganjar Jadi Bakal Capres 2024

  • Amien Rais Duga Pelaku Pembakaran Kantor Kejagung Orang Dalam, Atas Suruhan 'MTC'
    Nasional

    Amien Rais Duga Pelaku Pembakaran Kantor Kejagung Orang Dalam, Atas Suruhan ‘MTC’

  • Rossa Ungkap Semua Lagu yang Dinyanyikannya Punya Cerita Masing-masing
    Selebriti

    Rossa Ungkap Semua Lagu yang Dinyanyikannya Punya Cerita Masing-masing

  • Politisi PDIP Tanggapi Usulan Abraham Samad Jadi Cawapres Ganjar
    Nasional

    Politisi PDIP Tanggapi Usulan Abraham Samad Jadi Cawapres Ganjar

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.