TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›DPR Minta Polri Bentuk Tim Khusus Usut Kebocoran Data 279 Juta Penduduk Indonesia

DPR Minta Polri Bentuk Tim Khusus Usut Kebocoran Data 279 Juta Penduduk Indonesia

By Johan Arif
23 Mei 2021
519
0
DPR Minta Polri Bentuk Tim Khusus Usut Kebocoran Data 279 Juta Penduduk Indonesia

TIKTAK.ID – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni mendesak agar Direktorat Tindak Pidana Siber (Ditipidsiber) Bareskrim Polri membentuk tim khusus untuk mengusut dugaan kebocoran data 279 juta penduduk Indonesia. Ia mengatakan perkara perlindungan data pribadi ini harus mendapat perhatian khusus.

“Tugas Siber Polri selain mengusut tuntas penyelewengan data, juga terus memberi edukasi kepada masyarakat. Bahkan jika perlu, Siber Polri membentuk pasukan khusus, karena data ini hal yang sangat sensitif,” ujar Sahroni, Jumat (21/5/21), seperti dilansir CNN Indonesia.

Menurut Sahroni, fenomena kebocoran data ini sangat mengkhawatirkan. Pasalnya, ia menilai memungkinkan informasi sensitif dan penting warga Indonesia jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal itu pun sangat berbahaya dan merugikan negara jika disalahgunakan.

Sahroni menyatakan bahwa sering terjadinya fenomena kebocoran data pribadi menunjukkan otoritas maupun publik di Indonesia belum serius melindungi data penduduk.

“Isu kebocoran data pribadi penduduk ini bukan yang pertama kali. Kemarin juga sudah sempat ada isu jual data pasien Covid-19 di Indonesia,” ucap Sahroni.

“Artinya, Indonesia masih belum serius untuk melindungi data pribadi. Berbeda dengan negara-negara lain yang justru sangat serius memikirkan perlindungan data pribadi warganya. Selain itu, hal ini juga akibat kesadaran masyarakat yang masih rendah terhadap keamanan data pribadinya,” sambungnya.

Sementara itu, Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto mengklaim telah membentuk tim khusus di bawah Dirtipidsiber untuk mengusut perkara ini hingga tuntas.

“Saat ini tengah dipersiapkan mindik [administrasi penyidikan] untuk legalitas pelaksanaan anggota di lapangan. Kini dari Kominfo, Kependudukan, dan BPJS sedang mendalami hal kebocoran tersebut,” terang Agus.

Seperti diketahui, data sebanyak 279 juta penduduk Indonesia diduga bocor dan dijual di forum peretas Raid Forums pada 12 Mei 2021. Data yang diunggah oleh akun bernama kotz itu terdiri dari nama lengkap, KTP, nomor telepon, email, NID, dan alamat.

Kemudian akun itu memberikan 1 juta data sampel secara gratis untuk diuji dari 279 juta data yang tersedia. Tidak hanya itu, akun tersebut mengaku memiliki 20 juta data foto pribadi.

TagsDitipidsiberDPRKebocoran dataPolriTim Khusus

Related articles More from author

  • Benarkah PKS Tolak Setujui RUU HIP? Berikut Klarifikasinya
    Nasional

    Benarkah PKS Tolak Setujui RUU HIP? Berikut Klarifikasinya

    28 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Bahar bin Smith Ditetapkan Jadi Tersangka Lagi, Kuasa Hukumnya Curiga Ada Rekayasa
    Nasional

    Bahar bin Smith Ditetapkan Jadi Tersangka Lagi, Kuasa Hukumnya Curiga Ada Rekayasa

    28 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Pemerintah Dituntut Transparan dan Buka Data Influencer yang Bantu Pencitraan
    Nasional

    Pemerintah Dituntut Transparan dan Buka Data Influencer yang Bantu Pencitraan

    25 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Ditanya PKS Soal 16 Ribu Anggota TNI Terpapar Radikalisme, Menhan dan Panglima TNI Tak Bisa Jawab
    Nasional

    Ditanya PKS Soal 16 Ribu Anggota TNI Terpapar Radikalisme, Menhan dan Panglima TNI Tak Bisa Jawab

    29 November 2019
    By Rusli Qomar
  • Lolos Seleksi, 475 Casis Bintara Polda Jawa Tengah Siap Ikuti Pendidikan SPN
    Nasional

    Lolos Seleksi, 475 Casis Bintara Polda Jawa Tengah Siap Ikuti Pendidikan SPN

    15 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Resmi, Jokowi sudah Bubarkan 10 Lembaga Negara
    Nasional

    Resmi, Jokowi sudah Bubarkan 10 Lembaga Negara

    1 Desember 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Prabowo Bakal Beri Tugas Khusus Gibran Ngantor di Papua
    Nasional

    Prabowo Bakal Beri Tugas Khusus Gibran Ngantor di Papua

  • Hore! Token Gratis PLN Bulan Mei Datang Lagi, Buruan Dapatkan dengan Cara ini
    Nasional

    Hore! Token Gratis PLN Bulan Mei Datang Lagi, Buruan Dapatkan dengan Cara ini

  • Warganet Heboh, Ada SBY di Film 'The Tomorrow War'
    Nasional

    Warganet Heboh, Ada SBY di Film ‘The Tomorrow War’

  • Pemain Sepak Bola Bakal Kerepotan untuk Tak Melanggar Protokol Kesehatan Berikut ini Saat Bertanding di Masa Pandemi
    Olahraga

    Pemain Sepak Bola Bakal Kerepotan untuk Tak Melanggar Protokol Kesehatan Berikut ini Saat Bertanding di Masa Pandemi

  • Menkes Sebut Pria dengan Ukuran Celana 33 Lebih Cepat ‘Menghadap Allah’, Kenali Bahaya Visceral FatMenkes Sebut Pria dengan Ukuran Celana 33 Lebih Cepat ‘Menghadap Allah’, Kenali Bahaya Visceral Fat
    NasionalTips & Tutorial

    Menkes Sebut Pria dengan Ukuran Celana 33 Lebih Cepat ‘Menghadap Allah’, Kenali Bahaya Visceral Fat

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.