TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Dikritik Usman Hamid, Bamsoet: Memang KKB di Papua Pakai HAM?

Dikritik Usman Hamid, Bamsoet: Memang KKB di Papua Pakai HAM?

By Johan Arif
29 April 2021
458
0
Dikritik Usman Hamid, Bamsoet: Memang KKB di Papua Pakai HAM?

TIKTAK.ID – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Bambang Soesatyo menanggapi kritik Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid terkait mengesampingkan HAM untuk menumpas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau OPM di Papua.

Pria yang akrab disapa Bamsoet itu menyebut kelompok separatis dan teroris seperti KKB di Papua harus dihabisi, ditumpas, dan diratakan. Ia menegaskan, toleransi tidak boleh dibiarkan menyuburkan gerakan separatis dan teroris di Indonesia.

“Memangnya para separatis dan teroris itu menggunakan teori HAM saat membunuh rakyat dan aparat yang bertugas?” ujar pria yang akrab disapa Bamsoet itu kepada wartawan, Selasa (27/4/21), seperti dilansir CNN Indonesia.

Bamsoet pun mengklaim siap bertanggung jawab di hadapan hukum internasional atau hukum mana pun demi melindungi rakyat dan negara dalam menumpas KKB.

“Yang terpenting, para separatis dan teroris bisa musnah dari bumi Indonesia,” ucap Wakil Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Bamsoet mengatakan tidak boleh lagi ada toleransi terhadap para separatis dan teroris untuk meneror masyarakat hingga menimbulkan korban jiwa.

“Tidak boleh lagi ada toleransi terhadap para separatis dan teroris untuk melakukan aksi kejahatan yang meresahkan masyarakat serta menimbulkan korban jiwa,” terangnya.

Perlu diketahui, Usman sempat mengkritik Bamsoet yang meminta Pemerintah untuk menumpas habis KKB Papua tanpa memperhatikan HAM. Usman lantas menilai pernyataan Bamsoet itu berpotensi mendorong eskalasi kekerasan di Bumi Cendrawasih.

“Kami sangat menyayangkan pernyataan dari Ketua MPR RI yang mengesampingkan HAM. Sebab, pernyataan itu berpotensi mendorong eskalasi kekerasan di Papua dan Papua Barat,” tutur Usman dalam keterangannya, Senin (26/4/21).

Kemudian Usman menjelaskan, HAM adalah kewajiban konstitusi sehingga harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan negara. Ia menganggap mengesampingkan HAM bukan hanya melawan hukum internasional, melainkan juga tindakan yang inkonstitusional.

Untuk itu, ia pun mendesak negara agar menegakkan prinsip Negara Hukum dan HAM dengan menemukan dan mengadili pelaku penembakan Kepala Badan Intelijen Nasional Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny.

Ia berpendapat insiden tersebut harus menjadi yang terakhir dan tidak boleh dijadikan pembenaran untuk memperluas pendekatan keamanan yang selama ini terbukti tidak efektif untuk menyelesaikan masalah di Papua.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsBambang SoesatyoBamsoetHAMKetua MPRKKB PapuaUsman Hamid

Related articles More from author

  • Terkait Isu Masa Jabatan Presiden, Pengamat Ajak Masyarakat Kawal Wacana Amendemen UUD 1945
    Nasional

    Terkait Isu Masa Jabatan Presiden, Pengamat Ajak Masyarakat Kawal Wacana Amendemen UUD 1945

    22 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Politisi PDIP Tegaskan Tewasnya Laskar FPI Tak Ada Hubungannya dengan Jokowi
    Nasional

    Politisi PDIP Tegaskan Tewasnya Laskar FPI Tak Ada Hubungannya dengan Jokowi

    23 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Perintah Jokowi ke 19 Menteri Soal Pelanggaran HAM Berat
    Nasional

    Perintah Jokowi ke 19 Menteri Soal Pelanggaran HAM Berat

    18 Maret 2023
    By Joni Sitohang
  • Singgung Rekonsiliasi, MPR: Pak Harto dan Gus Dur Layak Diberi Gelar Pahlawan Nasional
    Nasional

    Singgung Rekonsiliasi, MPR: Pak Harto dan Gus Dur Layak Diberi Gelar Pahlawan Nasional

    27 September 2024
    By Joni Sitohang
  • 7 Tahun Pengusutan Kasus Munir Mangkrak, Suciwati: Jokowi Pembohong
    Nasional

    7 Tahun Pengusutan Kasus Munir Mangkrak, Suciwati: Jokowi Pembohong

    17 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • Soal Peluang Pilpres 2024, Arief Poyuono: Prabowo Menang Asal Lawan Tokoh yang Ada Sekarang, kecuali Muncul Satrio Piningit
    Nasional

    Poyuono Mulai Ungkit Lagi Pelanggaran HAM Prabowo, Habiburokhman: Orang Gak Paham Jangan Maksa Bicara Hukum

    18 September 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Jepang Luncurkan Kereta Shinkansen N700S, Pecahkan Rekor Kecepatan dan Tahan Gempa Bumi
    Teknologi

    Jepang Luncurkan Kereta Shinkansen N700S, Pecahkan Rekor Kecepatan dan Tahan Gempa Bumi

  • Namanya 2 Kali Disebut-sebut di Sidang Korupsi Benur, Fahri Hamzah Tantang KPK
    Nasional

    Namanya 2 Kali Disebut-sebut di Sidang Korupsi Benur, Fahri Hamzah Tantang KPK

  • Respons Jokowi Soal Hadiah Gelar 'King of Lip Service' dari BEM UI
    Nasional

    Respons Jokowi Soal Hadiah Gelar ‘King of Lip Service’ dari BEM UI

  • Cara Tampilkan Riwayat Imunisasi Anak di SATUSEHAT
    Teknologi

    Cara Tampilkan Riwayat Imunisasi Anak di SATUSEHAT

  • Kemunculan Bintang Tsurayya Tanda Berakhirnya Pandemi Corona, Kapan Tepatnya?
    Teknologi

    Kemunculan Bintang Tsurayya Tanda Berakhirnya Pandemi Corona, Kapan Tepatnya?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.