TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›7 Tahun Pengusutan Kasus Munir Mangkrak, Suciwati: Jokowi Pembohong

7 Tahun Pengusutan Kasus Munir Mangkrak, Suciwati: Jokowi Pembohong

By Joni Sitohang
17 Oktober 2023
592
0
7 Tahun Pengusutan Kasus Munir Mangkrak, Suciwati: Jokowi Pembohong

TIKTAK.ID – Tujuh tahun sudah berlalu sejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Jaksa Agung RI saat itu, HM Prasetyo untuk mengusut kasus pembunuhan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir Said Thalib, pada 13 Oktober 2016 lalu.

Akan tetapi, Suciwati, istri Munir, sampai hari ini, pada Jumat, 13 Oktober 2023, mengaku tidak memperoleh kabar dan kejelasan soal janji Presiden Jokowi tersebut.

“Ya tidak ada, malah enggak lama kemudian dokumen Tim Pencari Fakta (TPF) hilang. Cara yang tidak bertanggung jawab negara menjawab komitmen itu,” ujar Suciwati, seperti dilansir Tempo.co, pada Jumat (13/10/23).

Baca juga : Golkar Tegaskan Buka Pintu PSI Masuk Koalisi Pendukung Prabowo

Kemudian Suciwati membeberkan tiga catatan terhadap ketidakseriuan Jokowi mengungkapkan kasus kematian Munir pada 7 September 2004 dengan cara diracun ketika melakukan penerbangan ke Belanda.

“Presiden Jokowi sungguh-sungguh berjanji memerintah Jaksa Agung agar menyelesaikan kasus Cak Munir, tapi ternyata enggak ada action. Berjanji di hadapan 22 orang pengacara hukum dan HAM yang dia undang untuk menuntaskan kasus Cak Munir, ternyata bohong,” tutur Suciwati.

“Presiden Jokowi tidak bertanggung jawab saat dokumen (TPF) Munir yang diserahkan kepada tujuh lembaga negara termasuk Sekretaris Negara (Setneg) malah dinyatakan tidak menguasai alias hilang. Tak ada usaha untuk melakukan pencarian, padahal oleh SBY, presiden sebelumnya bahkan dikirimkan copy-nya. Nyatanya terduga dalang pembunuh Cak Munir dijadikan sebagai penasihatnya. Bisa berharap apa dengan presiden macam ini?” sambung Suciwati.

Baca juga : Gelar Rakernas, Relawan Projo Undang Prabowo dan 2 Putra Jokowi

Suciwati menjelaskan bahwa hingga kini sebagian besar anggota TPF Munir masih hidup untuk konfirmasi terkait dokumen TPF Munir yang dikirimkan oleh SBY melalui Sudi Silalahi yang diterima Johan Budi, saat itu sebagai Jubir Kepresidenan.

“Presiden Jokowi pembohong,” tegas Suciwati.

Untuk diketahui, pada Oktober 2016 atau 7 tahun silam, Jokowi sempat memerintahkan Jaksa Agung saat itu, HM Prasetyo, supaya kembali mengusut kasus pembunuhan Munir. Perintah tersebut menyusul permintaan Komisi Informasi Publik atau KIP agar Pemerintah segera mengumumkan hasil penyelidikan (TPF) Munir kepada masyarakat.

Baca juga : Koalisi Indonesia Maju Sebut 2 Partai Bakal Merapat Dukung Prabowo

“Presiden menyatakan sudah memerintahkan Jaksa Agung untuk yang pertama menelusuri keberadaan hasil TPF itu,” jelas Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi, di Kantor Presiden, Jakarta, pada Rabu (13/9/23).

Menurut Keterbukaan Informasi Publik (KIP), hasil penyelidikan TPF Munir tersebut adalah informasi penting yang harus diketahui publik. Namun di sisi lain, Staf Khusus Bidang Hukum Kementerian Sekretariat Negara, Alexander Lay mengeklaim tidak mengetahui keberadaan dokumen, sehingga tak mungkin mengumumkan isi dokumen ke publik.

TagsHAMJokowiMunirSuciwati

Related articles More from author

  • Jokowi Umumkan Nama Pelaku Penyerangan Novel Baswedan
    Nasional

    Jokowi Gusar, Gaya Komunikasi Menteri Terawan Soal Corona Bikin Masyarakat Tambah Resah

    9 Maret 2020
    By Adam Humain
  • Tak Lagi Kritis Lagi ke Pemerintah, Ahmad Dhani Tegaskan Dirinya Petugas Partai
    Nasional

    Tak Lagi Kritis Lagi ke Pemerintah, Ahmad Dhani Tegaskan Dirinya Petugas Partai

    25 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Protes Penanganan Pandemi, Independensi KPK hingga UU Cipta Kerja, Aliansi Mahasiswa Kaltim Tolak Kedatangan Jokowi
    Nasional

    Protes Penanganan Pandemi, Independensi KPK hingga UU Cipta Kerja, Aliansi Mahasiswa Kaltim Tolak Kedatangan Jokowi

    25 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Dianggap Takut FPI, Ini Respons Istana dan Mahfud MD
    Nasional

    Jokowi Dianggap Takut FPI, Ini Respons Istana dan Mahfud MD

    29 November 2019
    By Johan Arif
  • Kritik Jokowi Soal Pertemuan Ketum Parpol di Istana, ICW: Tak Etis dan Timbulkan Konflik Kepentingan
    Nasional

    Kritik Jokowi Soal Pertemuan Ketum Parpol di Istana, ICW: Tak Etis dan Timbulkan Konflik Kepentingan

    8 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Hari ini Pemanggilan ke Istana, Rabu Pon Jokowi Bakal Umumkan Menteri Baru
    Nasional

    Hari ini Pemanggilan ke Istana, Rabu Pon Jokowi Bakal Umumkan Menteri Baru

    22 Desember 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • AHY Ungkap 3 Faktor Keberhasilan Tepis Manuver Politik Moeldoko Cs
    Nasional

    Demokrat Klaim Rakyat yang Ingin AHY Jadi Presiden Makin Banyak

  • Kontroversi Vaksin Nusantara Terawan: Ditolak BPOM, Didukung DPR
    Nasional

    Kontroversi Vaksin Nusantara Terawan: Ditolak BPOM, Didukung DPR

  • Risma Lakukan Perekaman e-KTP Suku Anak Dalam Jambi
    Nasional

    Risma Lakukan Perekaman e-KTP Suku Anak Dalam Jambi

  • Dokter Tirta Jelaskan Kabar Dirinya Bakal Divaksin Bareng Jokowi
    Nasional

    Dokter Tirta Jelaskan Kabar Dirinya Bakal Divaksin Bareng Jokowi

  • Temui Jokowi, Gugus Tugas Covid-19: Indonesia Mampu Uji 14 Ribu Spesimen per Hari
    Nasional

    Temui Jokowi, Gugus Tugas Covid-19: Indonesia Mampu Uji 14 Ribu Spesimen per Hari

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.