TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Lawan Kudeta Militer, Rakyat Myanmar Bentuk ‘Pemerintah Persatuan’

Lawan Kudeta Militer, Rakyat Myanmar Bentuk ‘Pemerintah Persatuan’

By William Putra Wijaya
17 April 2021
532
0
Lawan Kudeta Militer, Rakyat Myanmar Bentuk 'Pemerintah Persatuan'

TIKTAK.ID – Komite Parlemen Myanmar yang dibubarkan oleh kudeta militer telah mengumumkan pembentukan “Pemerintah Persatuan” baru yang mencakup anggota parlemen yang dicopot, anggota kelompok etnis, dan sejumlah tokoh dalam protes anti-kudeta. Mereka mengatakan tujuan pembentukan “Pemerintah Persatuan” ini adalah untuk membasmi kekuasaan militer.

Pengumuman tersebut disampaikan pada Jumat (16/4/21) oleh Dr Sasa, yang telah ditunjuk oleh parlemen yang dibubarkan junta militer sebagai perwakilan untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Untuk pertama kalinya dalam sejarah kami, Myanmar memiliki Pemerintahan Persatuan,” katanya di media sosial, memposting dokumen yang menunjukkan Win Myint sebagai Presiden dan Aung San Suu Kyi sebagai Penasihat Negara, seperti yang dikutip dari Al Jazeera.

Penjabat Wakil Presiden Myanmar, Mahn Win Khaing Than diangkat sebagai Perdana Menteri Sementara. Dr Sasa sendiri telah ditunjuk sebagai Menteri Serikat Pekerja dalam kerja sama internasional.

Perkembangan terbaru muncul ketika ribuan orang melakukan berbagai bentuk protes di seluruh negeri -dari “pemogokan diam-diam” di Yangon hingga pawai protes di Mandalay dan di tempat lain- menentang kudeta 1 Februari dan mengutuk tindakan keras militer yang menewaskan lebih dari 700 orang.

Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan Ibu Kota lama Myanmar tampak seperti kota hantu karena jalanan dan persimpangan yang biasanya sibuk dibiarkan sepenuhnya kosong. Beberapa kendaraan terlihat lewat di pusat kota Yangon, yang konon dipadati orang-orang yang menandai festival Tahun Baru negara itu.

“Mari kita heningkan jalan,” kata pemimpin demonstrasi anti-kudeta militer, Ei Thinzar Maung dalam postingan di halaman Facebook-nya. “Kita harus melakukan ‘Serangan Diam’ untuk menunjukkan kesedihan kita bagi para martir yang telah mengorbankan nyawa mereka. Suara paling sunyi adalah yang paling keras.”

Jumat ini merupakan hari ketiga dari lima hari liburan Tahun Baru Buddha tradisional, yang dikenal sebagai Thingyan.

Kebanyakan orang tahun ini menghindari perayaan yang biasa menjadi fokus pada kampanye mereka melawan para jenderal yang menggulingkan Pemerintahan Aung San Suu Kyi dan mengurung banyak pejabat lainnya.

Sementara itu, di Mandalay, ribuan pengunjuk rasa dengan mengenakan masker berbaris membawa spanduk besar yang menyerukan agar militer mundur.

Di Hpakant, kota giok di Negara Bagian Kachin, ribuan orang juga berdemonstrasi.

Di wilayah Sagaing, ratusan pengunjuk rasa mengendarai kendaraan mereka dan mengibarkan bendera Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) dari pemimpin negara yang digulingkan junta militer, Aung San Suu Kyi.

Sementara itu, militer juga telah mengumpulkan para pengkritiknya dan telah menerbitkan lebih dari 200 nama orang yang dicari berdasarkan undang-undang yang menjadikannya bersalah karena mendorong pemberontakan atau melalaikan tugas di Angkatan Bersenjata.

Kamis malam, tentara menggerebek sebuah biara Buddha terkenal di Mandalay dan menangkap dua orang, tulis media Myanmar Now.

Tindakan keras berlanjut pada Jumat-nya, dengan laporan pasukan keamanan membawa warga sipil dari rumah mereka di distrik Aung Zaya di Yangon, dan menghentikan pengendara di Divisi Bago.

TagsBerita Dunia Hari IniDemonstrasiKonflik MyanmarKudeta militerMyanmarPemerintah PersatuanRakyat Myanmar

Related articles More from author

  • Putin: Sanksi Anti-Rusia Mirip Deklarasi Perang
    Internasional

    Putin: Sanksi Anti-Rusia Mirip Deklarasi Perang

    8 Maret 2022
    By William Putra Wijaya
  • Putin Tengarai Ada Motif Politik Pengadaan Vaksin di Sejumlah Negara
    Internasional

    Putin Tengarai Ada Motif Politik Pengadaan Vaksin di Sejumlah Negara

    5 Juni 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Media Jerman White Helmets Makan Uang Donor
    Internasional

    Media Jerman: White Helmets Makan Uang Donor

    20 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • Beijing Kecam Upaya AS Sanksi China Akibat Wabah Covid-19
    Internasional

    Beijing Kecam Upaya AS Sanksi China Akibat Wabah Covid-19

    16 Mei 2020
    By William Putra Wijaya
  • Petinggi Uni Eropa: Bantu Ukraina Hadapi Rusia, Persediaan Senjata Kami Habis
    Internasional

    Petinggi Uni Eropa: Bantu Ukraina Hadapi Rusia, Persediaan Senjata Kami Habis

    26 Mei 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Pasukan Elite AS dan Inggris Dilaporkan Siap Evakuasi Presiden Ukraina
    Internasional

    Pasukan Elite AS dan Inggris Dilaporkan Siap Evakuasi Presiden Ukraina

    8 Maret 2022
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Marcus Ungkap Alasan Paksa Main di Indonesia Open Meski Sakit
    Olahraga

    Marcus Ungkap Alasan Paksa Main di Indonesia Open Meski Sakit

  • Kerja Sama dengan Excelso, Chef Stefani Horison Bikin Dua Varian Kopi Unik
    Selebriti

    Kerja Sama dengan Excelso, Chef Stefani Horison Bikin Dua Varian Kopi Unik

  • Habib Rizieq Dianggap Hina Peradilan, Begini Penjelasan Mahfud MD
    Nasional

    Soal Keppres 1 Maret, Mahfud MD: Penentu Kebenaran Sejarah Bukan Fadli Zon

  • Tanggapi Aksi Kerusuhan oleh Pendukung Trump, China Sebut AS 'Runtuh dari Dalam'
    Internasional

    Tanggapi Aksi Kerusuhan oleh Pendukung Trump, China Sebut AS ‘Runtuh dari Dalam’

  • Reputasinya Rusak di Dunia Internasional, Arab Saudi Ditolak Jadi Anggota HAM PBB
    Internasional

    Reputasinya Rusak di Dunia Internasional, Arab Saudi Ditolak Jadi Anggota HAM PBB

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.