TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Menteri Garis Keras Israel Pamer Tempat Hukum Gantung Warga Palestina

Menteri Garis Keras Israel Pamer Tempat Hukum Gantung Warga Palestina

By Adam Humain
21 Agustus 2026
0
0
Itamar Ben-Gvir Menteri Keamanan Nasional Israel

Israel Bangun Fasilitas Hukuman Gantung bagi Warga Palestina

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, kembali menuai kontroversi setelah memamerkan pembangunan fasilitas hukuman gantung untuk warga Palestina. Ia menunjukkan lokasi tersebut melalui video yang diunggah di akun media sosialnya.

Pembangunan fasilitas itu dilakukan setelah Israel mengesahkan undang-undang yang mengatur hukuman mati bagi warga Palestina yang dinyatakan bersalah atas tindak pidana terorisme dalam sistem pengadilan militer. Aturan tersebut tidak diberlakukan terhadap ekstremis Yahudi yang dituduh melakukan kejahatan serupa.

Dalam video yang dilaporkan The Guardian pada Jumat (21/8/2026), Ben-Gvir terlihat mengunjungi sebuah lokasi yang identitasnya tidak diungkapkan. Ia menunjuk fondasi bangunan yang sedang dikerjakan sambil menyatakan bahwa tempat tersebut akan digunakan untuk mengeksekusi orang-orang yang disebutnya sebagai teroris.

“Di sinilah para teroris akan dieksekusi mati,” kata Ben-Gvir dalam video tersebut.

Ia juga mengatakan bahwa fasilitas itu akan memiliki ruangan khusus bagi keluarga korban untuk menyaksikan proses hukuman gantung. Pernyataan tersebut disampaikan saat pembangunan kompleks tiang gantungan masih berlangsung.

Klaim Ben-Gvir

Ben-Gvir menyebut pembangunan itu sebagai bagian dari pemenuhan janji politiknya. Ia mengatakan telah berkomitmen untuk memperberat kondisi para teroris yang ditahan di penjara dan mengesahkan undang-undang hukuman mati.

“Saya berjanji untuk memperberat kondisi para teroris di penjara, dan kami telah menepatinya,” ujar Ben-Gvir.

“Saya juga berjanji mengesahkan undang-undang hukuman mati bagi teroris, dan kami telah melakukannya. Kini, fasilitas hukuman mati serta fasilitas hukuman gantung mulai dibangun,” lanjutnya.

Foto-foto yang diterbitkan sejumlah media lokal Israel memperlihatkan keberadaan buldoser dan kegiatan konstruksi berat di area yang telah ditutup bagi masyarakat. Lokasi tersebut dikabarkan berada di sekitar sebuah penjara setempat.

Hanya Berlaku untuk Warga Palestina

Laporan mengenai pembangunan fasilitas ini muncul setelah undang-undang baru tentang hukuman mati bagi warga Palestina disahkan pada awal tahun. Aturan itu mewajibkan pengadilan militer Israel menjatuhkan hukuman mati sebagai satu-satunya vonis dalam kasus tertentu.

Pengecualian hanya dapat diberikan apabila pengadilan menilai terdapat keadaan khusus yang memungkinkan terdakwa dihukum penjara seumur hidup. Fasilitas hukuman gantung tersebut secara khusus disiapkan untuk warga Palestina yang dijatuhi hukuman mati setelah dinyatakan bersalah atas tindak pidana terorisme di pengadilan militer.

Ketentuan itu tidak berlaku bagi ekstremis Yahudi yang menjalani proses hukum atas dugaan tindak pidana serupa. Dalam praktiknya, warga Israel keturunan Yahudi terlindungi dari ancaman hukuman mati karena undang-undang tersebut hanya diterapkan pada pembunuhan yang dilakukan dengan “niat untuk menyangkal eksistensi negara Israel”.

Ben-Gvir dikenal sebagai politikus Yahudi garis keras. Berbagai tindakan dan pernyataannya selama ini telah memicu kecaman internasional serta sanksi dari sejumlah pihak.

Sumber: detik.

Related articles More from author

  • Tahap Pertama Gelombang Kedua, 200 Anggota Polda Jateng Ikuti Vaksinasi
    Nasional

    Tahap Pertama Gelombang Kedua, 200 Anggota Polda Jateng Ikuti Vaksinasi

    22 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Amini Mimpi 'Rekonsiliasi' SBY, Puan: Mudah-mudahan Jadi Kenyataan
    Nasional

    Amini Mimpi ‘Rekonsiliasi’ SBY, Puan: Mudah-mudahan Jadi Kenyataan

    24 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Mulan Jameela Protes Ahok, Diskon BBM Khusus Ojol Bikin Cemburu Supir Angkot dan Ojek Pangkalan
    NasionalSelebriti

    Mulan Jameela Protes Ahok, Diskon BBM Khusus Ojol Bikin Cemburu Supir Angkot dan Ojek Pangkalan

    29 April 2020
    By Johan Arif
  • Analis Politik Duga Gibran ‘Dilarang’ Tampil di Debat Publik
    Nasional

    Analis Politik Duga Gibran ‘Dilarang’ Tampil di Debat Publik

    3 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Baru Dilantik, Kapolda Metro Jaya Silaturahmi ke Anies di Balai Kota, Pertanda Apa?
    Nasional

    Baru Dilantik, Kapolda Metro Jaya Silaturahmi ke Anies di Balai Kota, Pertanda Apa?

    24 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Bom Bunuh Diri di Medan Bikin Galau Pengemudi Ojol
    Nasional

    Bom Bunuh Diri di Medan Bikin Galau Pengemudi Ojol

    13 November 2019
    By Johan Arif

Berita Menarik Lainnya

  • Dinosaurus Bakal Kembali Hidup dengan Teknologi Elon Musk
    Teknologi

    Dinosaurus Bakal Kembali Hidup dengan Teknologi Elon Musk

  • Nasional

    Usai Disambangi Fadli Zon, Ulama Terkemuka Suriah Doakan Prabowo Jadi Presiden

  • Aplikasi Gravel, Hubungkan Pemilik Proyek dengan Tukang Bangunan
    Teknologi

    Aplikasi Gravel, Hubungkan Pemilik Proyek dengan Tukang Bangunan

  • Rocky Gerung Tertawa Bahas Meme yang Sebut Jokowi dan Anies Baswedan Idiot
    Nasional

    Rocky Gerung Tertawa Bahas Meme yang Sebut Jokowi dan Anies Baswedan Idiot

  • Ahok: Kalau Pertamina Kaya Raya, Pemerintah Pasti Kaya, dan Rakyat juga Kaya
    Nasional

    Ahok: Kalau Pertamina Kaya Raya, Pemerintah Pasti Kaya, dan Rakyat juga Kaya

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.