TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Biden Putuskan Tarik Pasukan AS dari Afghanistan pada 11 September

Biden Putuskan Tarik Pasukan AS dari Afghanistan pada 11 September

By William Putra Wijaya
16 April 2021
506
0
Biden Putuskan Tarik Pasukan AS dari Afghanistan pada 11 September

TIKTAK.ID – Presiden Joe Biden pada Rabu (14/4/21) secara resmi mengumumkan keputusannya untuk menarik pasukan Amerika dari Afghanistan sebelum 11 September. Yaitu bertepatan dengan peringatan 20 tahun serangan teroris di World Trade Center dan Pentagon yang membawa AS ke dalam perang terpanjangnya.

“Kami tidak dapat melanjutkan siklus untuk memperpanjang atau memperluas kehadiran militer kami di Afghanistan dengan harapan dapat menciptakan kondisi yang ideal untuk penarikan kami, mengharapkan hasil yang berbeda,” katanya, seperti yang dilansir CNN.

“Saya sekarang adalah Presiden Amerika keempat yang memimpin kehadiran pasukan Amerika di Afghanistan. Dua Republik. Dua Demokrat,” tambahnya. “Saya tidak akan menyerahkan tanggung jawab ini kepada yang kelima.”

Biden memandang keputusannya itu akan menjadi keputusan bersejarah bagi konflik berkepanjangan bagi Amerika. Ia menyampaikan pernyataannya itu dari tempat yang persis sama ketika Presiden George W. Bush mengumumkan dimulainya perang pada 7 Oktober 2001, yaitu di Ruang Perjanjian Gedung Putih.

Usai menyampaikan peryataannya itu, Biden akan mengunjungi bagian Pemakaman Nasional Arlington yang memakamkan banyak korban perang Amerika yang tewas di Afghanistan.

Meski demikian, Biden mengatakan bahwa upaya diplomatik dan kemanusiaan Amerika akan berlanjut di Afghanistan dan akan mendukung upaya perdamaian antara Pemerintah Afghanistan dan Taliban. Namun ia menegaskan bahwa setelah dua dekade, perang Afghanistan kini berakhir.

“Ini adalah waktu untuk mengakhiri perang terlama Amerika. Sudah waktunya pasukan Amerika pulang,” katanya.

Biden mengatakan penarikan secara bertahap akan dimulai pada 1 Mei, sejalan dengan kesepakatan yang dibuat Pemerintahan Presiden Donald Trump dengan Taliban. Namun, penarikan secara keseluruhan akan dilakukan pada 11 September.

Tenggat waktu yang ditetapkan Biden bersifat mutlak, tanpa potensi perpanjangan berdasarkan kondisi yang memburuk di lapangan. Para pejabat mengatakan setelah dua dekade perang, jelas bagi Presiden bahwa membuang lebih banyak waktu dan uang untuk masalah Afghanistan tidak akan berhasil.

“Ini bukan berdasarkan kondisi,” kata seorang pejabat senior pemerintahan yang sangat terlibat dalam musyawarah tersebut pada Selasa kemarin. “Presiden telah menilai bahwa pendekatan berbasis kondisi, yang telah menjadi pendekatan dalam dua dekade terakhir, adalah resep untuk posisi di Afghanistan selamanya.”

Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani mengatakan pada Rabu ini bahwa dia berbicara dengan Biden dan bahwa dia “menghormati keputusan AS”.

“Pasukan keamanan dan pertahanan yang dibanggakan Afghanistan sepenuhnya mampu membela rakyat dan negaranya, yang telah mereka lakukan selama ini, dan yang untuknya bangsa Afghanistan akan selamanya berterima kasih”, cuit Ghani di Twitter.

TagsAfghanistanAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahJoe BidenPasukan AS

Related articles More from author

  • Kandidat Presiden Prancis Tuding AS Sengaja Terus Adu Domba Eropa dan Rusia
    Internasional

    Kandidat Presiden Prancis Tuding AS Sengaja Terus Adu Domba Eropa dan Rusia

    29 Januari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Ribuan Orang Ikuti Pemakaman Korban Demonstrasi Kudeta Militer di Myanmar
    Internasional

    Ribuan Orang Ikuti Pemakaman Korban Demonstrasi Kudeta Militer di Myanmar

    23 Februari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Gambarkan Parlemen Kulit Hitam sebagai Budak, Majalah di Prancis Banjir Kecaman
    Internasional

    Gambarkan Parlemen Kulit Hitam sebagai Budak, Majalah di Prancis Banjir Kecaman

    31 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Iran Tangkap Pembunuh Ilmuwan Nuklir Syahid Fakhrizadeh
    Internasional

    Iran Tangkap Pembunuh Ilmuwan Nuklir Syahid Fakhrizadeh

    10 Desember 2020
    By William Putra Wijaya
  • Abbas Ultimatum Israel Hengkang dari Tanah Palestina
    Internasional

    Abbas Ultimatum Israel Hengkang dari Tanah Palestina

    30 September 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Biden Sebut Trump Tak Bertanggung Jawab dan Bahayakan Nyawa Warga Amerika
    Internasional

    Biden Sebut Trump Tak Bertanggung Jawab dan Bahayakan Nyawa Warga Amerika

    22 November 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Buntut Pernyataan 'Allah Bukan Orang Arab', Koalisi Ulama Laporkan KSAD Dudung ke Puspomad
    Nasional

    Buntut Pernyataan ‘Allah Bukan Orang Arab’, Koalisi Ulama Laporkan KSAD Dudung ke Puspomad

  • KPK Buka Suara Usai Novel Baswedan Beberkan ‘Permintaan Khusus' Firli
    Nasional

    KPK Buka Suara Usai Novel Baswedan Beberkan ‘Permintaan Khusus’ Firli

  • Beredar Isu Ormas Bakal Geruduk Kantor PSI Sulsel, Ini Kata Keluarga JK
    Nasional

    Beredar Isu Ormas Bakal Geruduk Kantor PSI Sulsel, Ini Kata Keluarga JK

  • TIKTAK.ID - Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Kamarudin Amin
    Nasional

    Kemenag Rombak 155 Buku Pelajaran Agama Bermuatan Wacana Khilafah

  • Kena Retas, Akun Kedubes China di AS Re-Tweet Status Provokatif Donald Trump
    Internasional

    Kena Retas, Akun Kedubes China di AS Re-Tweet Status Provokatif Donald Trump

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.