TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›PBB Sebut 138 Orang Tewas Selama Kudeta Militer di Myanmar

PBB Sebut 138 Orang Tewas Selama Kudeta Militer di Myanmar

By Bagas F Sinaga
16 Maret 2021
1043
0
PBB Sebut 138 Orang Tewas Selama Kudeta Militer di Myanmar

TIKTAK.ID – PBB mencatat hingga Senin (15/3/21) setidaknya 138 pengunjuk rasa damai telah tewas di Myanmar sejak militer merebut kekuasaan melalui kudeta pada 1 Februari.

Juru Bicara PBB, Stephane Dujarric mengatakan jumlah itu termasuk 56 orang tewas selama akhir pekan kemarin. Mereka yang tewas mayoritas terjadi di daerah Hlaing Thayer di Yangon, di kota terbesar Myanmar.

“Ini termasuk 38 orang yang tewas kemarin, mayoritas di daerah Hlaing Thayer di Yangon, sementara 18 orang tewas pada Sabtu,” katanya dalam jumpa pers hariannya, seperti yang dikutip dari Anadolu Agency.

“Kami melihat akhir pekan yang penuh dengan pertumpahan darah,” tambah Dujarric.

Dujarric mengatakan bahwa Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres “mengutuk keras kekerasan yang sedang berlangsung terhadap pengunjuk rasa damai dan pelanggaran terus menerus terhadap hak asasi manusia rakyat Myanmar”.

Menurutnya, Sekretaris Jenderal juga menegaskan kembali seruannya kepada komunitas internasional untuk menunjukkan solidaritas terhadap rakyat Myanmar dan aspirasi demokrasi mereka.

Kantor Berita Reuters mengatakan respons komunitas internasional muncul setelah pasukan keamanan menembak mati 12 orang yang terlibat demonstrasi pro-demokrasi.

Sementara itu, junta militer Myanmar mencoba menutupi kabar kebrutalan mereka dengan memerintahkan untuk memblokir semua penyedia layanan telekomunikasi, memblokir semua data seluler secara nasional, tulis media Jerman, DW.

Junta militer telah memberlakukan darurat militer di beberapa bagian kota utama Yangon yang memberi kuasa para komandan junta kekuasaan luas untuk membasmi perbedaan pendapat.

Penyiar negara bagian MRTV mengatakan aturan baru berlaku untuk kota-kota seperti Yangon di Dagon Utara, Dagon Selatan, Dagon Seikkan, dan Okkalapa Utara.

Selain itu, juga dua kota lainnya, Hlaing Thar Yar dan tetangga Shwepyitha, yang diumumkan Minggu malam.

Seperti yang telah diketahui, pada 1 Februari lalu, tentara melakukan kudeta dengan merebut kekuasaan dari Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) Aung San Suu Kyi.

Militer menuduh partai tersebut telah melakukan kecurangan pada pemilu 8 November, namun tuduhan itu dibantah oleh komisi pemilihan.

Junta militer berjanji akan menggelar Pemilu baru, tapi belum menetapkan tanggal yang pasti.

Militer telah memerintah Myanmar sejak kemerdekaannya dari Inggris pada 1948, juga memberikan pengaruh kuat pada Pemerintahan Suu Kyi.

Suu Kyi (75), telah ditahan sejak kudeta dan menghadapi berbagai tuduhan, termasuk mengimpor radio walkie-talkie secara ilegal dan melanggar protokol virus Corona.

Suu Kyi dijadwalkan menghadapi sidang pengadilan virtual berikutnya pada Senin depan, namun pengacaranya, Khin Maung Zaw, mengatakan sesi tersebut telah ditunda hingga 24 Maret.

TagsBerita Dunia Hari IniDemonstrasiKonflik MyanmarKudeta militerMyanmarPBB

Related articles More from author

  • China Nyatakan Siap Berkomunikasi dengan Pemerintahan Baru di Afghansitan
    Internasional

    China Nyatakan Siap Berkomunikasi dengan Pemerintahan Baru di Afghansitan

    9 September 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Setelah Berbulan-bulan Suka Remehkan Pandemi seperti Trump, Presiden Brasil Akhirnya Positif Corona
    Internasional

    Setelah Berbulan-bulan Suka Remehkan Pandemi seperti Trump, Presiden Brasil Akhirnya Positif Corona

    9 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • Dukung Trump Terpilih Kembali, Taliban: Dia Konyol untuk Seluruh Dunia tapi Waras untuk Kami
    Internasional

    Dukung Trump Terpilih Kembali, Taliban: Dia Konyol untuk Seluruh Dunia tapi Waras untuk Kami

    14 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Lagi, 3 Orang Tewas dalam Serangan di Prancis
    Internasional

    Lagi, 3 Orang Tewas dalam Serangan di Prancis

    31 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Kejahatan Rasial di AS pada 2020 Tertinggi Sejak 12 Tahun Silam
    Internasional

    Kejahatan Rasial di AS pada 2020 Tertinggi Sejak 12 Tahun Silam

    7 September 2021
    By William Putra Wijaya
  • Agnes Callamard
    Internasional

    Ngeri! Pejabat Saudi Ancam Bunuh Penyelidik Independen PBB dalam Kasus Kematian Jamal Khashoggi

    26 Maret 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Demi Jaga Jarak di Masa New Normal, Begini Cara Tahu Data Kepadatan Penumpang di Stasiun KRL dan Transjakarta Lewat Google Maps
    NasionalTeknologi

    Demi Jaga Jarak di Masa New Normal, Begini Cara Tahu Data Kepadatan Penumpang di Stasiun KRL dan Transjakarta Lewat Google Maps

  • Berapa Sebenarnya Gaji Ahok Sebagai Komisaris Utama Pertamina?
    Nasional

    Berapa Sebenarnya Gaji Ahok Sebagai Komisaris Utama Pertamina?

  • Ancaman Reshuffle Tak Terbukti, Pengamat: Lama-lama Kemarahan Jokowi Hilang Kredibilitasnya
    Nasional

    Ancaman Reshuffle Tak Terbukti, Pengamat: Lama-lama Kemarahan Jokowi Hilang Kredibilitasnya

  • Jokowi Dipuji Jenius oleh Profesor Singapura, Begini Tanggapan Koalisi Hingga Oposisi
    Nasional

    Sikapi Polemik Maju-Mundur Jadwal Pilpres/Pilkada 2024, Jokowi Setuju Usulan KPU

  • Bintang 'Squid Game' Diundang The Tonight Show Starring Jimmy Fallon
    Selebriti

    Bintang ‘Squid Game’ Diundang The Tonight Show Starring Jimmy Fallon

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.