TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›AAPP: Militer Myanmar Bunuh 80 Demonstran dalam Sehari

AAPP: Militer Myanmar Bunuh 80 Demonstran dalam Sehari

By William Putra Wijaya
13 April 2021
421
0
AAPP: Militer Myanmar Bunuh 80 Demonstran dalam Sehari

TIKTAK.ID – Puluhan orang diduga tewas setelah pasukan keamanan di Myanmar menembaki pengunjuk rasa anti-kudeta di kota Bago, dekat Ibu Kota Yangon, seperti yang dilaporkan media, pada Sabtu (10/4/21).

Para saksi menyatakan bahwa pasukan mengepung para demonstran pada Jumat pagi, menggunakan senjata api dan granat senapan terhadap demonstran.

“Ini seperti genosida. Mereka menembaki setiap bayangan,” kata salah satu penyelenggara protes kepada outlet Myanmar Now.

Menurut Asosiasi Bantuan Tahanan Politik (AAPP) Myanmar, kekerasan di Bago, sekitar 90 km timur laut Yangon, mengakibatkan sedikitnya 80 orang tewas. Namun, jumlah pasti korban tewas sulit ditentukan karena para tentara tersebut diduga menolak dan mengusir tim penyelamat yang berusaha mendekati mayat-mayat tersebut, seperti yang dilaporkan RTnews.

Koran Global New Light of Myanmar yang dikelola Pemerintah memberikan laporan kejadian yang sama sekali berbeda. Media itu mengatakan bahwa hanya satu “perusuh” yang terbunuh dan dua lainnya terluka, dengan dua petugas juga terluka.

Surat kabar tersebut menegaskan bahwa para demonstran lah yang diduga menyerang pasukan keamanan dengan senjata rakitan, bom molotov, panah, perisai, dan granat darurat, sehingga petugas tidak punya pilihan selain membela diri.

Myanmar dilanda kerusuhan sejak 1 Februari, ketika tentara menangkap pemimpin yang terpilih secara demokratis Aung San Suu Kyi dan pejabat tinggi lainnya atas klaim kecurangan Pemilu. Banyak orang di negara Asia Tenggara itu menolak kudeta dan turun ke jalan sebagai protes, tetapi menghadapi tindakan keras dari militer yang kejam.

Jika korban terakhir dikonfirmasi, maka korban tewas selama dua bulan demonstrasi bisa mencapai sekitar 700 orang, seperti yang dicatat oleh AAPP, yang dibantah oleh Pemerintah militer, bahwa tidak ada lebih dari 250 korban jiwa yang meninggal.

Pada Sabtu itu, antara 10 hingga 14 petugas dilaporkan tewas setelah aliansi milisi etnis Myanmar, yang mendukung pengunjuk rasa anti-kudeta, menyerang sebuah kantor polisi di daerah Naungmon di Negara Bagian Shan timur.

Ketegangan telah meningkat antara Pemerintah baru dan kelompok etnis bersenjata dalam beberapa pekan terakhir. Militer telah melancarkan serangan udara di daerah-daerah di bawah kendali mereka, yang mengakibatkan krisis pengungsi.

TagsAAPPBerita Dunia Hari IniDemonstrasiKonflik MyanmarKudeta militerMiliter MyanmarMyanmar

Related articles More from author

  • Taliban Tolak Tawaran Gencatan Senjata Selama Bulan Ramadan
    Internasional

    Taliban Tolak Tawaran Gencatan Senjata Selama Bulan Ramadan

    28 April 2020
    By William Putra Wijaya
  • Ini Alasan Warga dan Senat AS Anggap RUU Reformasi Kepolisian yang Diteken Trump 'Setengah Hati' dan Tak Memadai
    Internasional

    Ini Alasan Warga dan Senat AS Anggap RUU Reformasi Kepolisian yang Diteken Trump ‘Setengah Hati’ dan Tak Memadai

    17 Juni 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Menteri Dalam Negeri Libya Lolos dari Percobaan Pembunuhan
    Internasional

    Menteri Dalam Negeri Libya Lolos dari Percobaan Pembunuhan

    25 Februari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Resolusi Indonesia di PBB yang Sudah Disetuji 14 Negara Langsung Diveto Amerika, Balas Dendam Gagal Tekan Iran?
    Internasional

    Resolusi Indonesia di PBB yang Sudah Disetuji 14 Negara Langsung Diveto Amerika, Balas Dendam Gagal Tekan Iran?

    3 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • Setelah Berbulan-bulan Suka Remehkan Pandemi seperti Trump, Presiden Brasil Akhirnya Positif Corona
    Internasional

    Setelah Berbulan-bulan Suka Remehkan Pandemi seperti Trump, Presiden Brasil Akhirnya Positif Corona

    9 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • PBB Serukan Distribusi Vaksin dan Perawatan Covid-19 Secara Global
    Internasional

    PBB Serukan Distribusi Vaksin dan Perawatan Covid-19 Secara Global

    6 Mei 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Survei Denny JA: Jokowi Jadi Presiden Paling Disukai, Soekarno hingga Soeharto Lewat
    Nasional

    Survei Denny JA: Jokowi Jadi Presiden Paling Disukai, Soekarno hingga Soeharto Lewat

  • Jokowi Sumbang Biaya Berobat Istri Pengawal Bung Karno yang Sedang Dirawat di RSPAD Gatot Soebroto
    Nasional

    Jokowi Sumbang Biaya Berobat Istri Pengawal Bung Karno yang Sedang Dirawat di RSPAD Gatot Soebroto

  • Katy Perry Ungkap Aktivitas Barunya sebagai Ibu
    Selebriti

    Katy Perry Ungkap Aktivitas Barunya sebagai Ibu

  • Shin Tae Yong Minta Pemain Pertaruhkan Nyawa
    Olahraga

    Shin Tae Yong Minta Pemain Pertaruhkan Nyawa

  • Reza Rahadian Sampaikan Hak Pekerja Film ke Menteri Ketenagakerjaan
    Selebriti

    Reza Rahadian Sampaikan Hak Pekerja Film ke Menteri Ketenagakerjaan

Artikel Terbaru

  • Rano Karno: Guruh Soekarnoputra Mencintai Indonesia dengan Cara Indah 26 September 2026
  • Apa Itu Jaringan 5G di HP dan Apa Bedanya dengan 4G 26 September 2026
  • Mary Jane Menghirup Udara Bebas Usai Dapat Grasi 26 September 2026
  • PSI Soal Wacana Pemisahan Pileg-Pilpres: Inkonsistensi Pembuat UU 26 September 2026
  • 8 Cara Mengatasi HP Vivo Lemot dengan Mudah (Update 2026) 26 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (55)
  • Keuangan (9)
  • Kuliner (1,057)
  • Nasional (7,936)
  • Olahraga (1,132)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,214)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.