TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Pada 2020 Serangan Teror Turun, Namun Korban Lebih Banyak dari 2019

Pada 2020 Serangan Teror Turun, Namun Korban Lebih Banyak dari 2019

By William Putra Wijaya
10 Maret 2021
564
0
Pada 2020 Serangan Teror Turun, Namun Korban Lebih Banyak dari 2019

TIKTAK.ID – Data index Serangan Global mencatat ada penurunan serangan terorisme pada 2020 dibandingkan pada tahun sebelumnya. Namun korban tewas akibat serangan teroris lebih banyak pada 2020 dibandingkan dengan 2019. Alasannya, karena serangan teror pada 2020 lebih mematikan.

Data yang dianalisis oleh konsultan keamanan Janes dan dirilis pada Selasa (9/3/21), menunjukkan bahwa 17.122 orang tewas di seluruh dunia akibat serangan teror pada 2020. Jumlah itu lebih banyak 2.543 daripada tahun sebelumnya atau meningkat 17,4 persen, seperti yang dilansir RTnews.

Peningkatan korban jiwa itu terjadi meskipun terdapat penurunan serangan oleh kelompok teroris sebanyak 3,7 persen di seluruh dunia.

“Penurunan keseluruhan serangan sebagian besar dapat dikaitkan dengan gencatan senjata pada Juli lalu di wilayah Donbass Ukraina, yang mengakibatkan turunnya sepertiga serangan dalam konflik separatis bertempo tinggi,” kata Kepala Urusan Terorisme dan Keamanan di Janes, Matthew Henman.

“Penurunan ini menutupi perubahan besar kekerasan yang terjadi di Afghanistan dan zona konflik utama di sub-Sahara Afrika, di mana serangan dan korban jiwa meningkat secara dramatis,” tambahnya.

Sepertiga lebih dari semua kematian akibat teror pada 2020 terjadi di Afghanistan, dengan 6.627 orang meninggal dalam 2.373 insiden teror. Negara itu, ditambah dengan Suriah dan Ukraina, secara kumulatif menyumbang lebih dari setengah dari semua serangan teror di seluruh dunia, kata Henman.

Janes mencatat bahwa meningkatnya kekerasan di Afghanistan didorong hampir secara eksklusif oleh serangan kelompok Taliban yang menargetkan pasukan keamanan, menyusul kesepakatan damai yang ditandatangani dengan Pemerintah AS pada Februari 2020.

Janes juga mencatat dua kali lipat jumlah serangan pada 2019 hingga tahun lalu terjadi di Republik Demokratik Kongo (DRC) dengan jumlah kematian tiga kali lipat. Data menunjukkan peningkatan serangan dan kematian ini disebabkan oleh Pasukan Sekutu Demokratik yang menargetkan warga sipil di provinsi Nord Kivu dan Ituri.

Serangan di Suriah dan Ukraina tercatat menurun masing-masing sebesar 29,1 persen dan 36,5 persen antara 2019 dan 2020.

Sementara itu di Irak, dilaporkan terjadi peningkatan serangan hingga 50 persen, menjadi 1.466 pada 2020. Sebagian besar serangan didorong oleh Wilayat Al Irak, atau provinsi Negara Islam Irak, yang menyumbang setengah dari semua serangan ISIS yang tercatat di seluruh dunia pada 2020.

Janes mengatakan peningkatan kematian akibat terorisme berasal dari “operasi korban massal” yang dilakukan oleh militan Negara Islam Afrika Barat di lembah Danau Chad dan daerah tiga perbatasan Sahel.

Perusahaan keamanan itu juga mencatat peningkatan yang signifikan dalam tempo operasional di provinsi Afrika Tengah yang dikuasai ISIS di timur laut Mozambik, di mana militan lokal terus menantang pasukan keamanan untuk menguasai lokasi utama perkotaan dan komersial di provinsi Cabo Delgado.

TagsBerita Dunia Hari Iniindex Serangan Globalserangan terorTerorisme

Related articles More from author

  • PBB: Usir Paksa Warga Palestina, Israel Langgar Hukum Internasional
    Internasional

    PBB: Usir Paksa Warga Palestina, Israel Langgar Hukum Internasional

    4 Juni 2021
    By William Putra Wijaya
  • Protes Pemerintah, Ribuan Warga Brasil Turun ke Jalan
    Internasional

    Protes Pemerintah, Ribuan Warga Brasil Turun ke Jalan

    24 Juni 2021
    By William Putra Wijaya
  • Taliban Kembali Bantah Tuduhan Berkolusi dengan Intelijen Rusia dalam 'Memburu' Tentara Amerika
    Internasional

    Taliban Kembali Bantah Tuduhan Berkolusi dengan Intelijen Rusia dalam ‘Memburu’ Tentara Amerika

    20 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Internasional

    HRW: Biden Harus Izinkan Investigasi Seluruh Kejahatan Trump

    14 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Dokumen Pengadilan Ungkap Aksi Putra Mahkota Saudi Kirim Pasukan Pembunuh ke Kanada
    Internasional

    Dokumen Pengadilan Ungkap Aksi Putra Mahkota Saudi Kirim Pasukan Pembunuh ke Kanada

    7 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Sebuah Mobil Tabrak Parade Natal di AS, 5 Orang Tewas
    Internasional

    Sebuah Mobil Tabrak Parade Natal di AS, 5 Orang Tewas

    24 November 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Penyakit Antraks Mewabah di Gunung Kidul, Kenali Gejalanya
    Tips & Tutorial

    Penyakit Antraks Mewabah di Gunung Kidul, Kenali Gejalanya

  • Top! IMF Bilang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Terbaik Kedua setelah China
    Nasional

    Top! IMF Bilang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Terbaik Kedua setelah China

  • Selebriti

    Tak Hanya Anies dan Ahok, Jokowi dan Maruf Amin Ikut Hadiri Pernikahan Tsamara

  • Nasional

    Dicap Koalisi Orang Kalah di Pilpres 2019, KAMI: Yang Kalah itu Prabowo Subianto

  • Simak Penjelasan Medis Delirium yang Diangkat dalam Drama Korea ‘Light Shop’
    Tips & Tutorial

    Simak Penjelasan Medis Delirium yang Diangkat dalam Drama Korea ‘Light Shop’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.