TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Tok! Senat AS Resmi Lanjutkan Pemakzulan Trump

Tok! Senat AS Resmi Lanjutkan Pemakzulan Trump

By William Putra Wijaya
12 Februari 2021
497
0
Tok! Senat AS Resmi Lanjutkan Pemakzulan Trump

TIKTAK.ID – Senat AS memutuskan untuk melanjutkan persidangan pemakzulan mantan Presiden Donald Trump dan menyatakan bahwa persidangan itu sesuai dengan aturan hukum. Putusan itu memungkinkan proses penuh untuk dimulainya pengadilan terhadap Trump.

Sebelumnya, tim pembela Trump berpendapat bahwa dia tidak dapat lagi diadili setelah keluar dari Gedung Putih.

Tetapi mayoritas senat memilih 56-44 untuk melanjutkan persidangan, dengan beberapa anggota Partai Republik yang mendukung pemakzulan itu, seperti yang dikutip dari BBC.

Trump dituduh “menghasut pemberontakan” ketika gedung Kongres diserbu bulan lalu.

Ribuan orang berkumpul untuk mendukung klaim kecurangan Pemilu yang terus meluas mengklaim kemenangan Trump dalam Pilpres AS.

Namun, sepertinya Trump sudah hampir pasti akan lolos dari tuduhan itu, sebab hanya enam senator Republik yang memilih untuk mendukung impeachment, sementara untuk dapat memakzulkan Trump dibutuhkan setidaknya 17 suara dari Partai Republik.

Partai Demokrat yang menuntut kasus ini membuka proses pemungutan suara dengan menunjukkan video dramatis ketika Trump berpidato pada 6 Januari dan kerusuhan mematikan oleh beberapa pendukungnya ke gedung Capitol.

“Itu kejahatan dan pelanggaran berat,” kata Perwakilan Demokrat Jamie Raskin dari Maryland tentang rekaman itu. “Jika itu bukan pelanggaran yang bisa dimakzulkan, maka tidak ada hal seperti itu.”

Sedangkan pengacara mantan presiden berpendapat bahwa inkonstitusional untuk menempatkan mantan presiden melalui proses itu dan menuduh Demokrat memiliki motivasi politik.

Mayoritas dua pertiga diperlukan untuk menghukum Trump di Senat dengan 100 kursi yang terbagi rata. Pemungutan suara hari Selasa menyiratkan kesetiaan terhadap mantan presiden di partainya tetap cukup tinggi untuk menghindari hukuman.

Namun, jika terbukti bersalah, maka Trump tidak akan bisa lagi maju untuk kembali mencalonkan diri sebagai presiden AS empat tahun mendatang.

Proses pengadilan pada Selasa (9/2/21) dibuka dengan upaya pemakzulan dengan alasan upaya mereka sah untuk melakukan itu.

Dalam video berdurasi 10 menit yang digunakan dalam presentasi Demokrat sebagai penuntut, Trump diperlihatkan menyerukan kepada pendukungnya untuk “berjuang sekuat tenaga” sebelum mereka menyerbu Capitol AS dengan menggunakan kekerasan yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia -termasuk seorang petugas polisi.

Anggota Partai Demokrat, Rep Raskin meneteskan air mata ketika dia menceritakan ketakutannya akan keselamatan keluarganya sendiri selama kerusuhan setelah dia terpisah dari putrinya yang sedang berkunjung.

“Ini mustahil masa depan Amerika,” katanya kepada para senator, yang bertindak sebagai juri pemakzulan.

“Kami tidak dapat memiliki presiden yang menghasut dan memobilisasi kekerasan massa terhadap Pemerintah kami dan institusi kami karena mereka menolak untuk menerima keinginan rakyat di bawah Konstitusi Amerika Serikat.”

Dia berargumen bahwa tidak ada “pengecualian pada Januari” untuk memberhentikan pejabat keluar tanpa mengambil risiko preseden yang berbahaya.

Pengacara Trump kemudian mengambil sikap untuk menguraikan argumen mereka dengan keluhan dan tuduhan rinci tentang proses hukum dan proses konstitusionalitas.

Mantan Jaksa Penuntut Pennsylvania, Bruce Castor membuka pembelaan dengan presentasi berkelok-kelok yang disambut dengan sambutan kritis bahkan oleh sekutu Trump.

Pengacara kedua, David Schoen, lebih tegas. Dia menunjukkan video yang berasal dari tahun 2017 sebagai bukti dari apa yang dia sebut sebagai “nafsu tak terpuaskan untuk pemakzulan” di antara anggota parlemen Demokrat.

“Apa yang benar-benar ingin mereka capai di sini atas nama Konstitusi adalah untuk melarang Donald Trump mencalonkan diri lagi dalam jabatan politik, tapi ini merupakan penghinaan terhadap Konstitusi, tidak peduli siapa yang mereka targetkan hari ini,” katanya kepada para senator.

Senator Republik Bill Cassidy, salah satu dari enam pemungutan suara dengan Demokrat, mengatakan, penuntutan DPR itu telah “membuat kasus yang meyakinkan dan tim presiden tidak”.

Laporan di media AS mengungkapkan kemarahan Trump atas kinerja pengacaranya saat menonton sidang di televisi dari Florida.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniDonald TrumpPemakzulan TrumpSenat AS

Related articles More from author

  • Tunangan Jamal Khasshoggi, Hatice Cengiz
    Internasional

    Tunangan Khasshoggi Tuntut Putra Mahkota Saudi Segera Dihukum

    3 Maret 2021
    By William Putra Wijaya
  • Serikat Buruh Jerman Anggap Penghentian Impor Energi dari Rusia Tak Masuk Akal
    Internasional

    Serikat Buruh Jerman Anggap Penghentian Impor Energi dari Rusia Tak Masuk Akal

    15 April 2022
    By William Putra Wijaya
  • Usai Bertemu Pompeo, Menteri Luar Negeri Saudi Isyaratkan Buka Blokade Qatar
    Internasional

    Usai Bertemu Pompeo, Menteri Luar Negeri Saudi Isyaratkan Buka Blokade Qatar

    17 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • AS Panik, Departemen Perdagangan dan Keuangannya Kena Retas
    Internasional

    AS Panik, Departemen Perdagangan dan Keuangannya Kena Retas

    15 Desember 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Aung San Suu Kyi Bantah Semua Tuduhan Junta Militer
    Internasional

    Aung San Suu Kyi Bantah Semua Tuduhan Junta Militer

    30 Oktober 2021
    By William Putra Wijaya
  • Tragis, Menteri Kesehatan Bolivia Malah Positif Corona
    Internasional

    Tragis, Menteri Kesehatan Bolivia Malah Positif Corona

    9 Juli 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Nasional

    Anies Potong 25 Persen Tunjangan PNS DKI Akibat Covid-19

  • Gugat AD/ART Demokrat, Kubu Moeldoko Minta Ganti Rugi 100 Miliar
    Nasional

    Gugat AD/ART Demokrat, Kubu Moeldoko Minta Ganti Rugi 100 Miliar

  • Kebetulan Bertemu, Ridwan Kamil Tiba-tiba Minta Maaf ke Prabowo, Ada Apa?
    Nasional

    Kebetulan Bertemu, Ridwan Kamil Tiba-tiba Minta Maaf ke Prabowo, Ada Apa?

  • Skenario Pilpres 2024: Jokowi Presiden, Prabowo Wapres
    Nasional

    Tolak Usulan Duet Prabowo-Jokowi untuk 2024, PKS: Masih Banyak yang Kredibel Pimpin Indonesia

  • Meski Penggugat Ditetapkan Tersangka, Sidang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Tetap Digelar
    Nasional

    Setelah Ditahan Polri, Bambang Tri Akhirnya Cabut Gugatan Ijazah Palsu Jokowi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.