TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Tolak Usulan Duet Prabowo-Jokowi untuk 2024, PKS: Masih Banyak yang Kredibel Pimpin Indonesia

Tolak Usulan Duet Prabowo-Jokowi untuk 2024, PKS: Masih Banyak yang Kredibel Pimpin Indonesia

By Joni Sitohang
24 April 2022
389
0
Skenario Pilpres 2024: Jokowi Presiden, Prabowo Wapres

TIKTAK.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diketahui mengkritik Sekretariat Bersama (Sekber) yang mendukung Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto untuk maju sebagai calon presiden dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dengan didampingi Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai wakil. PKS menilai dukungan tersebut terlalu dipaksakan.

Kemudian PKS menyebut Jokowi juga seharusnya bisa menyatakan dengan tegas kalau dirinya tidak akan maju sebagai calon presiden maupun calon wakil presiden di 2024 nanti. Pasalnya, PKS menganggap regenerasi kepemimpinan 2024 harus tetap berjalan demi menjaga kesehatan demokrasi Indonesia.

“Masih ada banyak tokoh-tokoh bangsa yang kredibel dan layak untuk memimpin Indonesia,” ujar Jubir PKS, Pipin Sopian, melalui keterangan tertulis, pada Sabtu (23/4/22), seperti dilansir Tempo.co.

Baca juga : Masinton Klaim Punya Info Korupsi CPO untuk Danai Isu Penundaan Pemilu

Pipin mengklaim masyarakat menginginkan pemimpin baru yang mampu menyelesaikan berbagai persoalan bangsa. Terutama, kata Pipin, dalam menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Sekadar informasi, sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan dirinya sebagai Sekber Prabowo-Jokowi, telah mendorong Jokowi untuk maju menjadi calon wakil presiden di 2024 untuk mendampingi Prabowo. Sekber Prabowo-Jokowi beralasan kalau Indonesia telah menunjukkan kemajuan di periode kedua kepemimpinan Jokowi.

Lebih lanjut, PKS mendesak wacana penundaan Pemilu maupun perpanjangan masa jabatan presiden tiga periode juga harus diakhiri. PKS menyatakan bahwa wacana tiga periode dipaksakan, di tengah berbagai kebijakan Pemerintah saat ini yang membuat masyarakat semakin sulit. Di antaranya kenaikan harga BBM, minyak goreng, kenaikan pajak, sampai adanya rencana menaikkan tarif listrik dan LPG 3 kg.

Baca juga : Partai Idaman Resmi Terdaftar di Kemenkumham: Rhoma Irama Ketua, Istri Bendahara, Anak Sekjen

“Wacana untuk memperpanjang jabatan presiden tiga periode harus endgame atau berakhir pada 2024,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, PKS turut menyoroti beberapa kebijakan lain yang bermasalah, seperti memaksakan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN). PKS menuding Pemerintah dan DPR tampak tidak empati dan tidak punya skala prioritas pembangunan.

PKS menjelaskan, mega proyek pemindahan IKN terkesan dipaksakan untuk dikerjakan di tengah pandemi dan utang Pemerintah yang semakin membengkak.

Baca juga : Ketua NU dan Muhammadiyah Jatim Doakan Demokrat dan AHY untuk 2024

“Per Maret 2022, utang Pemerintah sudah menyentuh Rp7.052 triliun,” tutur Pipin.

TagsJokowiJokowi-PrabowoPemilu 2024PKSPrabowo

Related articles More from author

  • Jokowi Peringatkan Kepala Daerah: Kebebasan Beragama Dijamin Konstitusi
    Nasional

    Jokowi Peringatkan Kepala Daerah: Kebebasan Beragama Dijamin Konstitusi

    23 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • Yusril: PP Soal Penugasan Polri di Jabatan Sipil Bakal Rampung Januari 2026
    Nasional

    Yusril: PP Soal Penugasan Polri di Jabatan Sipil Bakal Rampung Januari 2026

    24 Desember 2025
    By Joni Sitohang
  • Istana Tuding Aksi Pendukung Ganjar Saat Kunker Jokowi Disengaja
    Nasional

    Istana Tuding Aksi Pendukung Ganjar Saat Kunker Jokowi Disengaja

    2 Februari 2024
    By Joni Sitohang
  • Demokrat-PKS-Nasdem Makin Mesra, Pertanda Koalisi?
    Nasional

    Demokrat-PKS-Nasdem Makin Mesra, Pertanda Koalisi?

    20 Juli 2022
    By Joni Sitohang
  • Jenderal Idham Azis Kirim Surat Permohonan Pengganti Kapolri ke Jokowi
    Nasional

    Jenderal Idham Azis Kirim Surat Permohonan Pengganti Kapolri ke Jokowi

    7 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia: Sekarang Jokowi Seenaknya Sengaja Menghina Kami
    Nasional

    Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia: Sekarang Jokowi Seenaknya Sengaja Menghina Kami

    28 September 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Malas Sikat Gigi Sebelum Tidur, Waspadai Masalah Kesehatan Ini
    Tips & Tutorial

    Malas Sikat Gigi Sebelum Tidur, Waspadai Masalah Kesehatan Ini

  • Inikah Penyebab Utama Arief Poyuono Akhirnya Ditendang Keluar oleh Gerindra?
    Nasional

    Usulkan Jabatan Presiden 3 Periode, Poyuono Ngaku Niat Jerumuskan Jokowi

  • Ketum PKN Beri Respons Menohok Usai Demokrat Desak Anas Urbaningrum Minta Maaf ke SBY
    Nasional

    Ketum PKN Beri Respons Menohok Usai Demokrat Desak Anas Urbaningrum Minta Maaf ke SBY

  • ICW Rilis Nama 22 Koruptor Kakap yang Bakal Bebas Jika Menkumham Ngotot Revisi Aturan dengan Dalih Corona
    Nasional

    ICW Rilis Nama 22 Koruptor Kakap yang Bakal Bebas Jika Menkumham Ngotot Revisi Aturan dengan Dalih Corona

  • Prabowo Ikut Bersuara Usai Jokowi Sebut Presiden Boleh Memihak di Pilpres
    Nasional

    Prabowo Ikut Bersuara Usai Jokowi Sebut Presiden Boleh Memihak di Pilpres

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.