TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Survey Kepuasan terhadap Jokowi dan Kasus Covid-19 yang Sama-sama Meningkat Tinggi

Survey Kepuasan terhadap Jokowi dan Kasus Covid-19 yang Sama-sama Meningkat Tinggi

By Joni Sitohang
9 Februari 2021
586
0
Jokowi Jadi Muslim Peringkat ke-12 Paling Berpengaruh 2021

TIKTAK.ID – Lembaga NEW INDONESIA Research & Consulting mengungkapkan bahwa tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap tinggi dan terus meningkat, meski kasus konfirmasi virus Corona (Covid-19) masih tinggi.

Melalui siaran pers di Jakarta, Minggu(7/2/21), Direktur Eksekutif NEW INDONESIA Research & Consulting, Andreas Nuryono mengatakan kasus konfirmasi Covid-19 telah menembus 1 juta dan belum kunjung ada tanda-tanda penurunan. Hal itu pun mengakibatkan perekonomian sepanjang 2020 terkontraksi negatif. Meski begitu, kepuasan publik terhadap Jokowi dinilai tetap tinggi dan terus meningkat.

“Di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda, tingkat kepuasan publik terhadap Jokowi tetap meningkat,” ujar Andreas Nuryono, seperti dilansir Antara.com.

Baca juga : Disambangi Menpora, Kapolri Bahas Kegiatan Olahraga Bisa Terlaksana Saat Pandemi

Andreas memaparkan, tingkat kepuasan publik mencapai 62,8 persen pada survei Juni 2020. Ia menyebut angka itu bergerak naik menjadi 65,1 persen pada Oktober 2020, dan kini berada pada angka 70,3 persen.

Ia melanjutkan, ketidakpuasan publik turun dari 32,4 persen pada Juni 2020 menjadi 31,3 persen pada Oktober 2020. Kemudian angka tersebut kini turun menjadi 26,8 persen.

Andreas menganggap pilihan Jokowi untuk menjaga keseimbangan antara krisis kesehatan dan dampak ekonominya yang menyebabkan kepuasan publik tetap terjaga. Pasalnya, Jokowi telah berkali-kali menyatakan rasa syukur karena Indonesia tidak perlu sampai mengambil jalan lockdown atau karantina wilayah. Tidak hanya itu, ia berpendapat vaksinasi tahap pertama yang mulai digelar makin menaikkan kepuasan publik.

Baca juga : Arief Poyuono Sebut Gibran Putra Jokowi Pesaing Kuat Anies di Pilpres 2024

“Dengan tampilnya Jokowi di depan publik sebagai orang pertama yang mendapat suntikan vaksin, memberi pesan yang sangat kuat kepada masyarakat,” tutur Andreas.

Akan tetapi, kata Andreas, pembatasan sosial yang masih terus diberlakukan ikut berkontribusi terhadap masih tingginya ketidakpuasan publik.

“Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi terus berlaku di DKI Jakarta, lalu berlanjut lagi dengan kebijakan baru Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali,” terangnya.

Baca juga : Mobil yang Dipakai Jokowi Terjang Banjir di Kalsel Jadi Buruan di AS

Sementara itu, Andreas juga menyampaikan elektabilitas para Kepala Daerah seperti Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengalami kenaikan. Namun hal itu berkebalikan dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

“Publik beranggapan kegagalan penanganan Covid-19 yang terkonsentrasi di Jakarta, notabene adalah kesalahan Anies,” jelas Andreas.

TagsAniesCOVID-19Ganjar PranowoGubernur DKI JakartaGubernur Jawa BaratGubernur Jawa TengahGubernur Jawa TimurJokowiKhofifahRidwan Kamil

Related articles More from author

  • Ganjar Bertemu Anies Saat Haji di Makkah, PPP: Tak Bahas Politik
    Nasional

    Ganjar Bertemu Anies Saat Haji di Makkah, PPP: Tak Bahas Politik

    1 Juli 2023
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Jadi Muslim Peringkat ke-12 Paling Berpengaruh 2021
    Nasional

    Jokowi Jadi Muslim Peringkat ke-12 Paling Berpengaruh 2021

    15 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Hanya Berselang Sehari Ditolak Anak Buah Megawati, Menkumham Yasonna Laoly Langsung Hapus Sanksi Pidana Penolak Vaksinasi
    Nasional

    Hanya Berselang Sehari Ditolak Anak Buah Megawati, Menkumham Yasonna Laoly Langsung Hapus Sanksi Pidana Penolak Vaksinasi

    17 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Viral, Cuitan Jokowi Kutip Komentar Bank Dunia Soal Omnibus Law jadi Trending Topic
    Nasional

    Viral, Cuitan Jokowi Kutip Komentar Bank Dunia Soal Omnibus Law jadi Trending Topic

    19 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Sandiaga Uno Buka Suara Soal Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
    Nasional

    Sandiaga Uno Buka Suara Soal Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi

    26 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Pengamat: PDIP Lancarkan Kritik ke Prabowo karena Marah ke Jokowi
    Nasional

    Pengamat: PDIP Lancarkan Kritik ke Prabowo karena Marah ke Jokowi

    21 Agustus 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Resep Nasi Bakar dengan Isian Rica Ayam
    Nasional

    Resep Nasi Bakar dengan Isian Rica Ayam

  • Bea Balik Nama Jakarta Resmi Naik
    Nasional

    Bea Balik Nama Naik 12,5%, Bikin Harga Mobil DKI Lebih Mahal

  • Band Armada Gunakan Konsep Game dan Animasi di Video Klip Lagu 'Menjemput Jodoh'
    Selebriti

    Band Armada Gunakan Konsep Game dan Animasi di Video Klip Lagu ‘Menjemput Jodoh’

  • Mantan Bek PSG Disebut-sebut Bakal Gabung Persib
    Nasional

    Mantan Bek PSG Disebut-sebut Bakal Gabung Persib

  • Pengamat Ungkap Alasan Pemilih Jokowi Beralih ke Prabowo
    Nasional

    Pengamat Ungkap Alasan Pemilih Jokowi Beralih ke Prabowo

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.