TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Mantan Direktur Komunikasi Gedung Putih Sebut Trump ‘Teroris Domestik’

Mantan Direktur Komunikasi Gedung Putih Sebut Trump ‘Teroris Domestik’

By Bagas F Sinaga
16 Januari 2021
663
0
Antony Scaramucci

TIKTAK.ID – Mantan Direktur Komunikasi Gedung Putih, Antony Scaramucci mengatakan bahwa dirinya akan senang jika Presiden Donald Trump “masuk penjara”. Dia membandingkan presiden AS itu dengan Timothy McVeigh, yaitu orang yang bertanggung jawab atas pemboman Kota Oklahoma pada 1995, sebuah aksi teroris terbesar di tanah AS sebelum 9/11, yang menewaskan 168 orang dan melukai lebih dari 680 lainnya.

Selama wawancara dengan Anderson Cooper dari CNN, Scaramucci mengatakan bahwa Trump menghasut kerusuhan dan “pemberontakan”, yang tampaknya mengacu pada peristiwa yang terjadi di gedung Capitol AS di Washington DC pada 6 Januari.

“Dia bisa dibilang, setidaknya di abad ke-21, Anda bisa mengatakan Timothy McVeigh untuk abad ke-20, tapi dia (Trump) adalah teroris domestik abad ke-21,” katanya, seperti yang dilansir Sputniknews.

Pria yang dipecat Trump pada 2017 itu menambahkan bahwa dia yakin Trump “akan dikenal sepanjang sejarah sebagai seseorang yang menghasut terorisme domestik”, dan bersikeras bahwa presiden yang akan lengser itu harus “dimintai pertanggungjawaban” dan “dihukum di Senat”.

“Dia harus dihukum, menurut pendapat pribadi saya, saya ingin melihatnya dipenjara, meski itu kemungkinan besar tidak akan terjadi, tetapi mencabut kekuasaan mantan presiden melalui hukuman, saya pikir akan menjadi awal yang baik,” dia berkomentar.

Juga, Scaramucci menduga bahwa Trump mungkin akan melakukan “satu pemberontakan besar lagi” jika dia bisa, sebelum Joe Biden dilantik sebagai Presiden ke-46 Amerika Serikat, tetapi agak tidak mungkin melakukannya “karena dia tidak bisa melakukannya” setelah tak memiliki komunikasi, pesan langsung yang diberikannya melalui media sosial”.

Pada 6 Januari lalu, pendukung Presiden Trump menyerbu gedung Capitol AS di Washington DC, mengganggu sesi Kongres AS yang ketika itu secara resmi menghitung suara yang diberikan oleh Electoral College.

Begitu polisi berhasil mengendalikan para pengunjuk rasa, para senator melanjutkan sesi mereka dan melanjutkan untuk mengonfirmasi Biden sebagai Presiden AS berikutnya dan Kamala Harris sebagai Wapresnya.

Pada 13 Januari, Dewan Perwakilan Rakyat AS memberikan suara 232 mendukung pemakzulan Donald Trump atas “hasutan pemberontakan”, sehingga menjadikannya satu-satunya presiden AS yang dimakzulkan dua kali.

Sejak itu, Twitter menutup akun Trump dan dia pun dibungkam di platform media sosial arus utama lainnya.

Trump sendiri, membantah bertanggung jawab atas penyerbuan ke Capitol, memberikan pernyataan menentang setiap kebrutalan pada hari-hari menjelang pelantikan Joe Biden.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniDonald TrumpGedung PutihMantan Direktur Komunikasi AS

Related articles More from author

  • Trio Badut Bersaudara Hibur Anak-anak di Puing-puing Bangunan yang Hancur di Gaza
    Internasional

    Trio Badut Bersaudara Hibur Anak-anak di Puing-puing Bangunan yang Hancur di Gaza

    4 Juni 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Parlemen Eropa Coret Aung San Suu Kyi dari Komunitas Penerima Penghargaan Sakharov
    Internasional

    Parlemen Eropa Coret Aung San Suu Kyi dari Komunitas Penerima Penghargaan Sakharov

    11 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • Baca juga : Sejumlah Perkara Hukum Habib Rizieq di Indonesia
    Nasional

    Media Asing Soroti Cuitan Netizen Indonesia yang Samakan Trump dan Prabowo

    7 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Ledakan Bom di Kabul, Lima Orang Tewas
    Internasional

    Ledakan Bom di Kabul, Lima Orang Tewas

    4 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Trump Ancam Mundur dari WHO
    Internasional

    Trump Ancam Mundur dari WHO

    21 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga
  • PM Israel Benjamin Netanyahu Diseret ke Meja Hijau Atas Kasus Penyuapan, Penipuan dan Pengkhianatan
    Internasional

    PM Israel Benjamin Netanyahu Diseret ke Meja Hijau Atas Kasus Penyuapan, Penipuan dan Pengkhianatan

    26 Mei 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Nasional

    Menyoal Cacat Administrasi dan Motif Terselubung di Balik Pansus Banjir yang Getol Didorong PDIP Lewat Ketua DPRD DKI

  • Rizky Hanggono Bintangi Film Komedi ‘Makelar Doa'
    Selebriti

    Rizky Hanggono Bintangi Film Komedi ‘Makelar Doa’

  • Pengamat Curigai Gugatan Batas Maksimal Usia Capres sebagai Upaya Jegal Prabowo
    Nasional

    Pengamat Curigai Gugatan Batas Maksimal Usia Capres sebagai Upaya Jegal Prabowo

  • Bahar bin Smith Ditetapkan Jadi Tersangka Lagi, Kuasa Hukumnya Curiga Ada Rekayasa
    Nasional

    Bahar bin Smith Ditetapkan Jadi Tersangka Lagi, Kuasa Hukumnya Curiga Ada Rekayasa

  • NasDem Gabung Koalisi Prabowo, Golkar Tak Khawatir Jatah Menteri Berkurang
    Nasional

    NasDem Gabung Koalisi Prabowo, Golkar Tak Khawatir Jatah Menteri Berkurang

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.